Tampilkan postingan dengan label wejangan dan nasehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wejangan dan nasehat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Januari 2013

Sumber Ilmu Assalamu'alaikum Wr.Wb. Keutamaan Salam vs Selamat Natal
Salam (Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wa Barokatuh) adalah sebagian Sunna Nabi
Apabila kita mengucapkan Salam maka kita akan mendapat pahala dari ALLAH SWT
Arti dari Salam (Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wa Barokatuh) "adapun keselamatan dan rahmat beserta barokah ALLAH atas kalian.
Menurut Ilmu Nahwu dalam kalimat Salam ini namanya Mubtad' dan Khabar
Mubtada' dan Khabar seperti Salam ini adalah Mubtada' Liddu'a'
Salam atau Mengeucapkan Salam Sunnah Hukumnya,namun Menjawab Salam wajib hukumnya.
Namun siapa sangka,hanya mengucapkan Salam rasanya berat sekali,tidak sedikit orang enggan mengucapkan salam,begitu juga untuk menjawab salam.
Tidak di desa ataupun perkotaan banyak orang yang enggan mengucapkan salam dan menjawab salam.
Namun Ironisnya,orang islam malah lebih suka mengucapkan Selamat Natal kepada kaum nasrani,apa itu tidak kebalik?
Mengucapkan Selamat Natal kepada kaum nasrani ulama' sudah sepakat menghukumi haram,walaupun ada sebagian orang islam yang menghukumi mubah,namun yang menyatakan mubah masih belum mencapai maqam ulama' atau faqih/fuqaha',ditambah lagi masih berdasarkan dalil yang tidak kuat.
sedangkan yang masuk katagori ulama' ada juga yang memperbolehkan,namun masih banyak syaratnya.
dari pada repot dan untuk lebih menjaga syara' alangkah baiknya mengikuti yang haram saja,dan lebih kita lebih membiasakan diri untuk mengucapkan salam kepada sesama muslim dan menjawab ucapan salam dari saudara seiman kita.
Ingat! Pegangan kaum muslim hanyalah alqur'an dan alhadits,yang nantinya alqur'an dan hadits tersebut dijelaskan oleh para ulama'.
Kita Ummat Islam itu bersaudara,saling menghormati dan mencintai.
Kita Juga dilarang mengganggu kaum kafir,selama mereka tidak mengganggu kita,namun kita tidak boleh berserikat dengan mereka atau tolong menolong dengan mereka dalam urusan agama (Syara' dan I'tiqad) dan boleh saling tolong menolong dalam urusan dunia.

Sabtu, 17 November 2012

 http://mughits-sumberilmu.blogspot.com Penyesalan dan Harapan (Siraman Hati)
Siraman Hati,Belajar Membenahi dan Mensucikan Hati Bagian Pertama.
Sudah 2 hari kita memasuki tahun baru Islam,dan seharusnya kita lebih baik akan datangnya tahun baru islam ini.
Mengengat kita sudah memasuki tahun baru islam,apakah kita sudah mempunyai yang lebih baik,hati yang lebih bersih dan ibadah yang lebih murni?
Ibadah kepada Allah SWT adalah kewajiban kita sebagai makhluk yang tahu diri dan beriman kepada tuhan yang sesungguhnya.
namun semua itu akan sangat berat,bahkan bisa kita tinggalkan dengan begitu saja apabila hati kita masih kotor dan terus bertambah kotor.
Untuk mensucikan hati ada banyak cara,namun dari semua cara tidak akan lepas dari upaya dan latihan dari diri kita sendiri.
Dan latihan latihan dari diri kita sendiri akan ada pengaruhnya apabila kita sudah memahami bagaimana cara caranya.
dan semua itu juga tidak lepas dari nasehat dan saling menasehati.

al-Ghazali berkata :
????? ???? ??? ?????? ??????? ???????
Mintalah fatwa hati kecilmu walaupun mereka (orang lain) telah menasihatimu, menasehatimu dan menasehatimu.
Siraman Hati,Belajar Membenahi dan Mensucikan Hati Bagian Pertama ini akan membahas Penyesalan dan Harapan (Siraman Hati)

Pertama kita harus mengingat "Waktu"
Waktu adalah sesuatu yang sangat kuat pengaruhi kehidupan kita,Waktu mempunyai peran yang sangat penting bagi seluruh 'alam.
Namun kita malah sering menyia nyiakan waktu.
Dengan Hilangnya waktu yang tlah berlalu seharusnya kita bisa berfikir,bagaimana caranya kita memanfaatkan waktu yang akan datang.
Disini saya akan sedikit mengulas Renungan dan Harapan melalui kajian Khatbah.
semoga sedikit Khatbah ini memberikan Manfaat buat kita semua.
Ma�ruf al-Karhi berkata bahwa manusia itu seringkali orang-orang mengakui tiga hal, tetapi sesering itu pula mereka menyalahinya.
� ????? ?????? ????? ?????, ??? ??????? ????????"
Pertama 
?????? ??? ???? ???? ??? ????? ??? ??????? 
 mereka mengaku sebagai hamba Allah, tetapi kelakukannya sangat tercela.

Marilah kita raba diri kita bersama, apakah kita termasuk di dalamnya? Kalau tahun kemaren kita akui termasuk di dalam golongan ini. Maka sejak hari ini marilah kita berjanji akan segera keluar dari kelompok ini dan menjadi orang yang benar-benar �abidullah�.

Kedua, 
???????? ?? ???? ???? ???????? ???????? ?????? ??? ??????? ???? ?????? 
 mereka menegaskan bahwa Allahlah yang mencukupi kehidupannya, tetapi perhatian dan hati mereka terborgol dengan keduniawian.

Nah inilah yang kedua saudara. Betapa berat kita tidak mengakuinya. Namun demikian, kita wajib berusaha melatih diri untuk meninggalkan kelompok ini. Dan setahap demi setahap belajar menyandarkan kehidupan ini kepada Allah Yang Maha Kaya. Latihan itu dapat kita awali dengan hal-hal yang ringan semenjak bangun tidur. Misalkan semenjak mata melek hindari berpikir mengenai bendawi. Biasakan bertanya terlebih dahulu kepada istri sudah shalat subuh belum, lalu kepada anak sudah subuh belum. Lalu membaca al-qur�an semampunya, baru kita melakukan aktifitas segalanya. Itu adalah langkah terkecil yang dapat dikembangkan oleh masing-masing pribadi sesuai keadaannya.

Ketiga,
??????? ???? ??? ?? ????? ??? ?????? ????? ?? ??????
mereka mengetahui bahwa kematian itu pasti, tetapi mereka bekerja seolah-olah akan hidup selamanya.

Jika kita berhasil keluar dari da golongan di atas, insya allah langkah terakhir ini akan terasa lebih mudah. Minimal apa yang pernah terjadi pada Nabi Ya�kub as. ini akan menjadi teladan bagi kita semua.
Dikisahkan dalam Irsyadul Ibad bahwa Nabi Ya�kub as. sedang asyik berbincang dengan Malaikat Maut. Diantara perbincangan itu membahas mengenai kematian. Dengan nada santai Nabi Ya�kub berkata �aku tahu tugasmu sebagai pencabut nyawa. Alangkah baiknya, jika engkau mengabariku terlebih dahulu sebelum menjemput ajalku nanti. �Gimana caranya?� Tanya Malaikat Maut. �Ya gampanglah, masak gitu aja bingung, kirim surat atau kirim utusan kan bisa!� jawab Nabi Ya�kub. Malaikat Mautpun menjawab �oke� nanti akan ku kirimkan kepadamu dua atau tiga kabar�

Selang beberapa lama datanglah kemudian Malaikat Maut menemui Nabi Ya�kub as. Sambil menyapa sekaligus bertanyalah Nabi Ya�kub �kali ini kamu kesini mau mejemput ajalku, atau sekedar bertamu seperti biasanya?�. �Ya mencabut nyawa� jawaban singkat Malaikat maut. �lho bukankah aku pernah memesanmu untuk mengingatkanku sebelum kau mencabut nyawaku�? tuntut Nabi Ya�kub. �Udah, Aku sudah kirimkan kepadamu pesan itu, tidak hanya satu bahkan tiga;pertama rambutmu yang mulai memutih, dua badanmu yang mulai melemah dan ketiga badanmu yang mulai membungkuk. Itulah pesan yang ku kirimkan kepada semua manusia sebelum aku mendatangi mereka.
Begitulah sejatinya Allah telah memberikan peringatan kepada segenap manusia akan datangnya kematian, akan tetapi manusia lebih suka berpura-pura melupakannya.

Sepasang syair Arab patut disitir dalam khutbah kali ini

??? ????? ??????? ?????? ???? * ???? ???? ????? ?????? ????

????? ?? ?????? ???? ?????????? * ?????? ?? ??????? ?????? ??????

Masa telah berlalu dan dosa-dosa semakin menumpuk, datanglah tanda-tanda kematian, namun hati tidak mempedulikan.
Nikmatmu di dunia menjadi kesesatan dan kesalahan, dan hidupmu di dunia adalah sebuah kebathilan
Siraman Hati,Belajar Membenahi dan Mensucikan Hati Bagian Pertama ini akan membahas Penyesalan dan Harapan (Siraman Hati) ini semoga bermanfaat.dan silahkan anda simak tulisan berikutnya.
Semoga Kajian ini bermanfaat buat saya pribadi dan juga bermanfaat buat anda amin amin ya rabbal 'alamin.

Siraman Hati,Belajar Membenahi dan Mensucikan Hati Bagian Pertama ini akan membahas Penyesalan dan Harapan (Siraman Hati)
Khatbah renungan
Khatbah siraman hati
Khatbah penyejuk jiwa
belajar mensucikan hati,belajar tashawwuf,belajar membenahi hati,membenahi jiwa dan ketakwaan kepada allah SWT.

Cari Artikel Terkait lainnya di Label:
siraman hati, wejangan dan nasehat, tashawwuf, ilmu islam, bacaan muslim

Kamis, 19 Juli 2012

Alhamdulillah,Wal Mulku lillah,Wats Tsanau lillah,Bulan Ramadlan Sudah Dekat,Bulan Ramadlan adalah bulan yang penuh dengan ampunan dan rahmat.

Bulan Ramadlan adalah bulan yang mana di dalamnya akan dilipatkan semua amal.

Yaa Ramadlan Yaa Ramadlan...

Kami Rindu padamu Ya..Ramadlan..

Ayyuhal Muslimun rahimukumullah.

Sebagai ungkapan bahwa saya merasa bahagia karna sudah hampir memasuki bulan Puasa,saya memosting artikel ini,mudah mudah saya beserta anda semua sama sama masuk kepada golongan orang orang yang bahagia akan kedatangan bulan ramadlan,karna dengan bahagia dengan kedatangan bulan ramadlan insya allah kita akan masuk surga,allah SWT akan mengharamkan kepada api neraka untuk membakar tubuh kita kelak di hari kiamat,amin amin..ya rabbal 'alamin.

Agar kita Khitmat dan shahih berpuasa,tidak hanya mendapatkan lapar dan dahaga,mari kita perbagus amal kita,terutama puasa dan shalat kita.

Untuk Lebih sempurnanya silahkan anda baca juga artikel WAHAI YANG BERPUASA

Dan insya allah saya juga akan menambah postingan mengenai bulan suci Ramadlan,Semoga saja bisa menjadi wasilah buat kita semua untuk tambahan keyakinan dan kemauan dalam memperbaiki amal ibadah di bulan suci ramadlan amin amin yaa robbal'alamin.
hukum membaca dan menulis al-qur'an dengan bahasa ajam saja
SYARAT SYARAT MENUNTUT ILMU
BAGAIMANA HUKUMNYA MEMBACA ALQUR�AN DENGAN BAHASA AJAM SAJA?
pengertian Administrator dan Administrasi
pengertian Fonem, Akulturasi dan Artikulasi
ALQUR'AN & HADITS HARAM DIBACA DAN DITULIS
cara waqaf pada kalimat yang sebelum huruf terakhirnya bersukun
para qari' yang bagus cara membacanya
pengertian Asimilasi dan Fenomena
waqaf dan ibtida' 
AL-QUR'AN
AL-ILMU DAN AL-MA'RIFAH
anda blogger muslim
email gratis terbaik
waqaf binnaql
pacaran yang islami
salah kaprah dalam bahasa arab
hukum menyambung rambut
AL HADITS
definisi al-qur'an bagian 2
definisi al-qur'an
apa itu definisi
macam macam hadits
cara membaca alqadru
definisi ahlus sunnah wal jama'ah
download gratis buku karya ulama' nu disini
partisipasi
hukum menerangkan allah dan agama allah
macam macam hadits
cara membaca alqadru
Hukum Nikah Mut'ah/Kawin Kontrak Bagian Ke2
NIKAH MUT'AH (KAWIN KONTRAK)
Ilmu Hadits Diroyah
hadits Riwayah
shahabat
tabi'in dan tabi'it tabi'in
salah kaprah dalam bahasa arab bagian 2
islam adalah agama kasih sayang
Imperialisme
MUHAMMAD
ISLAM
hukumnya memakai email gratis yahoo
Hukum Zakat Pengertian Sabilillah Dalam Ayat Zakat
YA RAMADLAN YA SHAHRU GHUFRAN

menyambut bulan suci ramadlan,menyambut bulan puasa ramadlan,kumpulan hadits bulan ramadlan,hadits bulan suci ramadlan,keutamaan bulan ramadlan,kebaikan bulan ramadlan,selamat datang bulan ramadlan
Artikel Mengenai Puasa,Baik Di Bulan Puasa Maupun Di Luar Bulan Puasa: 
mustajabun dengan puasa
Niat dalam Puasa Ramadhan
Fadhilah Puasa Asyura
Pesepakbola Top yang tetap berpuasa
riadlatut tammah
wahai yang berpuasa

Jumat, 01 Juni 2012

kemaren sumber ilmu membahas kesalahan dalam menjawab syukron dengan jawaban afwan dalam artikel yang berjudul salah kaprah dalam bahasa arab namun sedikit mendapat teguran,mungkin dikarenakan kekurang jelasan dalam postingannya atau karna apa saya kurang faham.
dalam kesempatan kali ini saya mendapat tugas menjawab dengan postingan ini,semoga saja postingan saya ini bisa difaham.
pertanyaan
benarkah apabila saya menjawab afwan ???? kepada orang yang mengatakan syukron ???? kepada saya?

jawab
tidak tepat atau kurang tepat,karna itu tidak sesuai dengan qaidah yang ada dilughatul arabiyah.
untuk menjawab syukron dengan baik dan menggunakan tata bahasa yang sangat halus,untuk menunjukkan kita merendah dan tidak sombong tidak boleh hanya dengan mengucap afwan,karna alasannya tidak sesuai dengan qaidah lughatil arabiyah,namun cara menjawabnya haruslah lengkap,contohnya:
???? ?? ???
jawabnya  ???? , ????? ??? ????
di potong hanya afwan saja tidak boleh karna itu tidak mufid.
dalam nahwu memang ada istilah khadaf,mustatir ataupun selainnya dari itu,namun itu tidak bisa digunakan untuk afwan karna terlalu jauh untuk dinalar,dan biasanya kalimat "afwan" digunakan apabila kita melakukan kesalahan lalu meminta maaf,maka ungkapan kalimatnya memakai "afwan"
jadi kalimat "afwan" itu kalimat untuk meminta maaf atau permisi,kalau untuk jawaban syukron haruslah lengkap seperti yang telah saya tulis diatas.
cara menjawab syukron yang lain biasanya juga langsung na'am ??? atau wakadzalika aidlan atau bisa juga  sawa' atau bisa juga laba'sa,atau mungkin masih ada yang lain.
salah kaprah dalam bahasa arab bagian 2 ini saya sempatkan juga untuk menyentil kebiasaan masyarakat maupun netter yang sepengamatan saya sangat gampang memberi laqab ustadz.
menurut saya hal itu sangat menurunkan kemulyaan ustadz.
seharusnya orang yang kita panggil ustadz haruslah memang mempunyai ilmu dan akhlak yang sesuai dengan ustadz,sehingga nama ustadz tetap baik.
gara gara kebanyakan masyarakat gampang memberi laqab ustadz pada sembarang orang akhirnya laqab ustadz tidak luhur lagi,sampai sampai dizaman sekarang ini ustadz pacaran udah biasa,ustadz bergandengan tangan dengan wanita bukan muhrimnya juga sudah biasa.
siapa yang salah?
untuk mengetahui ustadz itu bagaimana silahkan anda lihat di pengertian guru dan ustadz atau di pengertian kyai,ustadz dan Penceramah
sekian dari saya,mohon maaf kalau ada kesalahan atau kekurangan dalam tulisan saya ini.
salam ta'dim dari saya (alhabib) buat anda dan buat akhi mughits