Tampilkan postingan dengan label ubuntu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ubuntu. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Agustus 2016



Learn and Know Cloud Computing - We are now in the era of the Internet, Cloud Computing terms that we've heard. Do you already know what is Cloud Computing? Let us learn and find out about cloud computing.

Definition of Cloud Computing.
Cloud computing may still faintly audible to the layman. But the existence of cloud computing in the digital era has now actually been felt in the community in

Kamis, 17 April 2014

Untuk membuat parisi NTFS milik windows terbaca secara otomatis saat pertama kali linux dihidupkan, berikut caranya:

melihat lokasi partisi yang akan di mount otomatis

$ sudo fdisk -l



kemudian buatlah direktori didalam folder /media/
$ sudo mkdir /media/D
Setelah folder untuk menyimpan partisi NTFS selesai dibuat, lalu ketikan perintah

$ sudo gedit /etc/fstab

kemudian tambahkan perintah seperti dibawah ini dan letakkan di baris paling bawah
/dev/sdax /media/D ntfs defaults 0 0 ( tanda "x" dibelakang sda untuk memilih partisi yang akan di mount otomatis )

Setalah perintah diatas selesai dimasukkan, langkah selanjutnya dengan mengetekian perintah :

$ sudo mount -a

Perintah diatas untuk mengaktifkan partisi yg di mount

Selesai dan restart linux untuk memastikan partisi yang telah kita mount berjalan otomatis saat linux dihidupkan.








source: http://rifiyansah.blogspot.com/2012/05/cara-mudah-membuat-auto-mount-partisi.html

Sabtu, 09 November 2013

Dalam pencarian untuk menemukan klien VOIP yang keren yang berjalan di atas sistem operasi GNU/Linux, saya bertemu dengan Zoiper. Sebelumnya saya sempat mendengar atau membaca review X-Lite yang dari segi tampilan sangat menarik, sayangnya saat ini sudah tidak tersedia lagi untuk Linux. Zoiper sendiri sebenarnya bukan perangkat lunak open source, namun kita dapat menggunakannya secara gratis dengan beberapa keterbatasn fitur jika dibandingkan dengan versi berbayar. Baiklah, tanpa berpanjang lebar lagi mari kita mulai instalasi klien VOIP Zoiper ini di Ubuntu Linux 64 bit.

Baca selengkapnya �

Jumat, 11 Oktober 2013

Menonton film mungkin menjadi salah satu favorit banyak orang. Apalagi sekarang semakin marak situs penyedia download film di dalam negeri. Namun sering kali kita kesulitan memahami alur cerita film karena tidak adanya subtitle alias terjemahan. Kadang kala kita juga menemukan subtitle yang tidak sinkron dengan pembicaraan aktor/aktris film tersebut.

Nah di Linux sebenarnya ada aplikasi yang dapat kita gunakan untuk mengunduh file subtitlesuatu film secara otomatis. Pengertian otomatis dalam hal ini adalah kita tidak perlu mencari sendiri file yang akan diunduh. Aplikasi ini akan mencari subtitle paling cocok menggunakan metode hash. Hebatnya lagi kita dapat memilih beberapa bahasa sesuai dengan kebutuhan. Aplikasi yang saya maksud itu bernama SubDownloader.

Di Ubuntu, kita dapat memasang aplikasi ini dari terminal dengan mengetik perintah:
sudo apt-get install subdownloader
Jika tidak terlalu mahir menggunakan konsole/terminal, kita juga dapat memasangnya melalui Synaptic atau Ubuntu Software Center yang berbasis GUI.

Selanjutnya kita dapat menjalankan SubDownloader dari menu Applications -> Video -> Subdownloader. Saat pertama kali dijalankan, aplikasi ini tampak seperti pada gambar di bawah.


Pencarian subtitle suatu film dapat kita lakukan dengan memilih direktori di mana film tersebut disimpan dari folder tree yang terdapat di panel kiri. Kita juga dapat menggunakan tombol Select Videos atau Select directories yang letaknya di atas folder tree.



Setelah menentukan file film, SubDownloader akan mencari subtitle yang cocok di server. Tampak pada gambar berikut ini ada tiga bahasa yang tersedia untuk film yang kita pilih di atas.


Pilihlah salah satu atau beberapa subtitle yang hendak kita unduh, kemudiaan klik tombol Download di pojok kanan bawah.

Sekarang kita dapat memutar film tersebut menggunakan video player seperti VLC lengkap dengan subtitle yang cocok.

Kamis, 10 Oktober 2013

Bosan dengan sensorsip Internet yang diberlakukan Depkominfo? Merasa putus asa dengan pemblokiran berbagai situs favoritmu? Salah satu cara mengatasi hal ini sudah pernah saya bahas dengan mengubah pengaturan DNS ke Google. Sayangnya trik tersebut hanya berlaku jika pada provider AHA/Esia. Namun tak perlu khawatir, ada banyak jalan menuju Roma. Dalam artikel ini saya akan membahas penggunaan Ultrasurf di Ubuntu untuk menembus blok internet. Karena aplikasi ini sesungguhnya berbasis Windows maka kita harus menggunakan emulator Wine untuk menjalankannya.

Baca selengkapnya �

Kamis, 30 Mei 2013

Tutorial ini ditulis untuk membantu Anda menginstal XAMPP pada 32bit Ubuntu. Pertama izinkan saya menjawab pertanyaan mengapa menginstal XAMPP daripada menginstal Apache, MySQL dan PHP dari repositori Ubuntu. XAMPP memberikan segalanya untuk menjalankan web server tes dalam satu paket tunggal portabel secara teoritis sehingga mudah untuk menyalin konfigurasi antara mesin. XAMPP juga memberi Anda cara mudah untuk hanya memulai web server bila diperlukan. Untuk web server produksi dan mesin penuh waktu pengembangan lebih baik untuk menggunakan server Apache dari repositori Ubuntu.
Instruksi ini merupakan kombinasi dan selain yang ditemukan pada Apache teman (XAMPP) website dan situs Ubuntu.
Ikuti langkah berikut :

Pertama
Download XAMPP untuk linux disini

Kedua
Pergi ke shell Linux (Ctrl+Alt+T), Ubah direktori ke folder download XAMP tadi.

cd .. \ Downloads
Ekstrak file arsip yang didownload ke / opt dengan akses root:

sudo tar xvfz xampp-linux-1.7.7.tar.gz-C / opt
Setiap versi XAMPP sudah terinstal di folder opt akan mendapatkan ditimpa oleh perintah ini. Sekarang XAMPP sekarang terinstal di / opt / lampp direktori.

Ketiga
Untuk memulai XAMPP cukup memanggil perintah ini:

sudo / opt / lampp / lampp start
Sekarang Anda akan melihat seperti ini di layar Anda:

Memulai XAMPP 1.7.7 ...
LAMPP: Starting Apache ...
LAMPP: Starting MySQL ...
LAMPP dimulai.
Siap. Apache dan MySQL berjalan

Keempat
OK, sekarang untuk memeriksa bahwa segala sesuatu sudah benar-benar bekerja? Cukup ketik di URL berikut dalam web browser:

http://localhost

Sekarang Anda akan melihat layar seperti ini menanyai dari Anda memilih bahasa Anda.
Klik bahasa yang Anda inginkan dan Anda sekarang harus melihat halaman awal XAMPP berisi beberapa link untuk memeriksa status dari perangkat lunak yang diinstal dan beberapa contoh program kecil.
OK. Sampai disana kita sudah berhasil menginstall XAMPP..
Kalau masih bingung bisa lihat video berikut:
[URL]http://www.youtube.com/watch?v=pUsr226gAUM[/URL]
Semoga Bermanfaat -_-'
Tutorial ini akan menjelaskan Bagaimana cara menhubungkan / disconnect VPN dari command line.
Jika Anda ingin berinteraksi dengan NetworkManager dari baris perintah Anda dapat menggunakan perintah "nmcli".

Anda bisa daftar semua koneksi NM menggunakan perintah berikut :
nmcli con
Anda dapat memulai koneksi (wifi, vpn, dll) dengan menggunakan perintah berikut :
nmcli con up id ConnectionName
Anda dapat memutuskan koneksi dengan menggunakan perintah berikut :
nmcli con down id ConnectionName
Ingat bahwa pengguna biasa, biasanya tidak memiliki izin untuk mengontrol jaringan. Menggunakan perintah di atas harus bekerja dengan sudo untuk sebagian besar sambungan, tetapi VPN secara khusus mungkin gagal dengan kesalahan berikut :
"Error: Connection activation failed: no valid VPN secrets."
Alasan untuk kesalahan ini
Untuk sebagian besar jenis koneksi, penanganan default adalah bahwa NM menyimpan password itu sendiri. Namun, untuk koneksi tertentu, misalnya VPN, password agak dianggap sebagai pribadi dan dengan demikian mereka disimpan secara default pada klien (e.g.keyring).

Jadi, jika Anda telah mengkonfigurasi saya-openvpn koneksi untuk pengguna, tetapi mengaktifkan bahwa di bawah root, password dalam keyring pengguna tidak dapat diakses.

Untuk memperbaiki ini, edit /etc/NetworkManager/system-koneksi/ConnectionName dan di bawah [VPN], rubah bagian password flags menjadi :
password-flags=0
Dan tambahkan baris berikut:
[vpn-secrets]
password=YourPassword 
Kemudian jalankan koneksi VPN dengan perintah sudo nmcli con up id ConnectionName mungkin akan berjalan lancar.

Semoga Bermanfaat -_-'
Cinnamon merupakan antarmuka pengguna. Ini adalah cabang dari GNOME Shell, awalnya dikembangkan oleh (dan untuk) Linux Mint. Ia mencoba untuk menyediakan lingkungan pengguna yang lebih tradisional yang didasarkan pada metafora desktop seperti GNOME 2. Cinnamon menggunakan Muffin.

Apa yang baru di versi 1.8

File Manager

Nemo menerima banyak perhatian. User interface yang telah banyak dimodifikasi dan perilakunya diadaptasi untuk mengintegrasikan lebih baik dengan Cinnamon.You sekarang dapat dengan mudah menyembunyikan sidebar dan beralih bolak-balik antara tempat dan treeview. Di bawah masing-masing tempat, jika berlaku, sebuah bar kecil menunjukkan berapa banyak ruang yang digunakan.

Screensaver
Cinnamon sekarang mempunyai fitur screensaver sendiri. Salah satu kelebihannya adalah Anda dapat menentukan pesan sebelum mengunci penguncian layar.

Control Center
Semua modul konfigurasi kini hadir di Pengaturan Cinnamon. Anda tidak perlu lagi menggunakan Gnome Control Center.

Desklets

KDE menyebutnya Plasmoids, Android menyebutnya Widget, di Cinnamon disebut "desklets". Cara yang sama Anda dapat menambahkan applet ke panel Anda, Anda dapat menambahkan desklets ke desktop Anda.

Spices Management
Di Cinnamon 1.8 Anda dapat menginstal "rempah-rempah" (yaitu applet, desklets, tema, ekstensi) langsung dari desktop Anda.

Fitur baru untuk pengembang
Pengaturan API untuk Applet / desklets

Jika Anda seorang pengembang Applet / desklet , tidak menggunakan settings lagi. Cinnamon 1.8 memiliki pengaturan API  yang akan melakukan semua pekerjaan untuk Anda.

Ini akan membuat pengaturan dan nilai-nilai default untuk Anda, secara otomatis.
Ini akan memungkinkan Anda untuk mengakses pengaturan Anda semudah Anda mengakses nilai-nilai dalam array.
Ini akan menghasilkan layar konfigurasi untuk Anda, secara otomatis.

Instal Cinnamon 1.8 di ubuntu 13.04
Buka terminal dan jalankan perintah berikut
sudo add-apt-repository ppa:gwendal-lebihan-dev/cinnamon-stable
sudo apt-get update
sudo apt-get install cinnamon nemo
Tampilan

Jumat, 24 Mei 2013

Aku pengen kembali share tentang Linux :)
Sudah pernah melakukan update/ upgrade/ install software dari apt kan di Ubuntu??
*itu lho misalnya temen-temen buka Update Manager terus klik Update // kalo via terminal :
sudo apt-get update && sudo apt-get upgrade
*kalo yang install software misalnya lewat Synaptic (Linux Mint/ Ubuntu 11.04 or older), Ubuntu Software Center (Ubuntu 11.10 maybe later *soon :p ), terus milih software yang mau diinstall terus klik install :)// kalo via terminal :
sudo apt-get install vlc
(misalnya mau download terus install VLC video player)
Logikanya, ketika kita melakukan perintah-perintah di atas, sistem akan secara otomatis me-request file-file apa yang akan didownload guna melakukan updating, upgrading, ato installing software tertentu, lalu setelah itu sistem akan mendownload file-file tersebut beserta dependensinya *dependensi = ketergantungan; misal sebelum install C harus install A, sementara untuk instal A butuh install B * :) ; baru kemudian setelah didownload, file-file tersebut dieksekusi dan diinstall :) get it??
Pertanyaan yang muncul kemudian adalah kemanakah perginya paket-paket yang didownload oleh system? Apakah paket-paket tersebut terhapus? Tentu saja tidak! Coba temen-temen buka Nautilus-nya, terus masuk ke direktori
/var/cache/apt/archive
Apa yang temen-temen temukan?? Kumpulan file *.deb bukan??
Nah itulah file-file yang tadi didownload oleh sistem yang kemudian baru diinstall, jadi direktori inilah tempat dimana sistem menaruh hasil download-an jika kita melakukan installasi secara online :)
Selanjutnya kita bisa menggunakan direktory ini untuk melakukan installasi secara offline, misalnya kita sudah pernah download GIMP, terus ada temen yang pengen install juga, nah daripada download dari internet, mending copy aja dari hasil download-an di direktory ini., tinggal kita sesuaikan dependensi-nya, jikalau ada yang masih kurang ya tetap harus download dari internet, tapi bukankah sedikit meringankan daripada harus semua download dari internet?
Semoga Bermanfaat :shakehand
Saya pernah menulis tentang cara menghapus kernel lama pada Ubuntu dengan menggunakan perintah di terminal yang memiliki kekurangan yaitu harus mengetik beberapa perintah dan yang paling parah kalau salah menghapus kernel bahkan menghapus semua kernel yang ada seperti kesalahan yang pernah saya lakukan. Kali ini cara yang digunakan lebih mudah dengan menggunakan software Ubuntu Tweak. Dengan Ubuntu Tweak kesalahan menghapus kernel tidak akan terjadi lagi karena kernel yang akan ditampilkan hanya kernel lama.
Install Ubuntu Tweak terlebih dahulu
#sudo add-apt-repository ppa:tualatrix/ppa
#sudo apt-get update
#sudo apt-get install ubuntu-tweak


klo sudah berhasil terinstall Buka Ubuntu Tweak di Applications->System Tools->Ubuntu Tweak

Pilih menu Package Cleaner, klik tombol Clean KernelsKlik Unlock, masukkan passwordBeri centang pada Select All untuk memilih semua kernel, klik CleanupMasukkan passwordProses menghapus kernel lama dijalankanJika sukses muncul pesan Clean up successful!Coba restart Ubuntu untuk memastikan kernel yang terbaru tidak terhapus.
Ubuntu Tweak - Clean Kernel

Semoga Bermanfaat -_-'
Kernel ini di peruntukan bagi ubuntu lovers yang suka dengan multimedia, seperti bermaen game, editing gambar bahkan editing musik, sebenarnya di peruntukan di ubuntu studio, tp ga da salahnya jika kita install di ubuntu biasa toh kalo ada crash tinggal di hapus . . . jika menginstall kernel ini dipastikan anda telah menginstall driver tambahan seperti driver VGA dan sound card. .

kernel lowlatency








*wewwww ternyata pemakanan ram lebih boros sedikit brow . . . wkwkwk padahal ane cuma buka blender sama musik + firefox
itu dikarenakan untuk multimedia, saya harap RAM kalian tidak kurang dari 2GB.

baiklah begini cara installnya buka terminal dan ketik perintah di bawah : 

    1. mkdir kernel_low
    2. cd ~/kernel_low && wget -O linux-headers-3.8.0-19-lowlatency_3.8.0-19.13_i386.deb http://goo.gl/lFmQA && wget -O linux-image-3.8.0-19-lowlatency_3.8.0-19.13_i386.deb http://goo.gl/N1ojM && wget -O linux-headers-lowlatency_3.8.0.19.9_i386.deb http://goo.gl/S5CUa && wget -O linux-image-lowlatency_3.8.0.19.9_i386.deb http://goo.gl/AZrI3 && wget -O linux-lowlatency_3.8.0.19.9_i386.deb http://goo.gl/wYu6l
    3. sudo dpkg -i *.deb
           *bila terjadi error biarkan saja, itu error karna ada konflik kernel. lanjutkan ke perintah berikut.   
    • sudo apt-get install linux-lowlatency linux-headers-lowlatency
             *bila terjadi error di terminal ketik perintah lagi di bawah ini.
      • sudo apt-get -f install
      • sudo reboot
      Selamat Mencoba
      Ubuntu telah mendukung bahasa Indonesia, sehingga kita dapat menginstalnya sebagai bahasa antarmuka pengguna. Untuk menginstal bahasa Indonesia di Ubuntu 13.04, silahkan ikuti langkah-langkah berikut :
      1. Dari Dash, buka Language Support


      2. Klik Install/Remove Languages�
      3. Klik pada Indonesia dan kemudian klik tombol Apply Changes
      4. Drag Bahasa Indonesia (Indonesia) dari bawah ke atas, klik Apply System-Wide, kemudian close
      5. Restart dan login lagi ke Ubuntu. Anda dapat melihat sekarang bahkan halaman login Ubuntu sudah berubah menjadi bahasa Indonesia
      6. Di Ubuntu Desktop akan ada jendela keluar seperti di bawah ini. centang aja Jangan tanyakan Lagi, kemudian klik tombol Perbarui Nama.
      7. Periksa Ubuntu dan aplikasi lain seperti Nautilus, LibreOffice, Inkscape, mereka sudah menggunakan bahasa Indonesia sekarang.

      Selamat Mencoba.

      Berikut Langkah-Langkahnya :
      1. buka terminal,,,dan untuk melihat kernel yang dipakai saat ini dengan perintah berikut : ketik : uname -r
      2. Untuk melihat kernel yang terinstall, gunakan filter (3.2.0) dari hasil uname -r diatas : Ketik : dpkg --get-selections | grep 3.2.0, disini saya menggunakan contoh kasus kernel 3.2.28, maka saya ingin menghapus kernel versi 3.2.0
      3. Terlihat masih ada kernel lama yang terinstall yaitu 3.2.0-31 dan 3.2.0-32, hapus kernel lama tersebut dengan perintah :
        masuk sebagai root atau superadmin : sudo su
        hapus kernel lama : apt-get remove --purge 3.2.0-31-*
      4. Dan cek apakah sudah terhapus atau belum :
        Ketik : dpkg --get-selections | grep 3.2.0
      5. dan ternyata sudah tidak ada, artinya berhasil sudah terhapus untuk kernel 3.2.0-31
      Semoga Bermanfaat -_-'

      Jumat, 17 Mei 2013


      Instalasi Ubuntu Linux lewat Windows (WUBI) merupakan cara yang paling termudah bagi pengguna Windows yang ingin mencoba Linux. Dengan metode Wubi, pengguna dapat menginstal dual boot sytem operasi dalam satu computer. Wubi sendiri berbentuk file executable sehingga mudah diinstall layaknya aplikasi biasa di Windows. saat ini Wubi sudah ikut didistribusikan didalam cd-live/installer Ubuntu sehingga buat anda yang ingin mencoba instalasi Linux Ubuntu di mesin Windows tidak perlu mendownload wubi. Ubuntu bisa anda dapatkan di alamat http://www.ubuntu.com/getubuntu.

      Langkah - langkah instalasi Ubuntu Linux di mesin Windows :

      1. Masuk ke mesin Windows
      2. siapkan partisi minimal 3 Gb, kemudian format dengan file sytem NTFS
      2. masukan cd installer Ubuntu
      3. masuk ke drive cd/dvd ROM
      4. buka file wubi
      6. klik tombol install inside Windows

       


      7. masuk ke pengaturan instalasi
      - pilih drive yang sudah disiapkan tadi misal: drive E:\
      - Desktop environment : Ubuntu
      - pilih bahasa : English (terserah)
      - masukan username
      - masukan password
      - tulis ulang password
      - klik tombol install


       

      8. proses instalasi Ubuntu di mesin Windows, tunggu beberapa menit

       


      9.  restart, pilih reboot now
      10. saat booting anda akan diberi pilihan operating system, pilih Ubuntu
      11. tunggu hingga proses instalasi system selesai
      12. Finish


      Senin, 13 Mei 2013

      MAAS atau Metal As A Service merupakan salah satu inovasi yang ditanamkan Canonical ke dalam Ubuntu edisi server. MAAS membawa konsep cloud computing ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu server fisik. MAAS sangat cocok untuk mereka yang mengelola banyak sekali server fisik. Dengan adanya MAAS, menambah dan mengurangi server fisik menjadi semudah pengelolaan instance di level IAAS (Infrastructure As A Service). Kita akan melihat instalasi Ubuntu Server 12.04 sebagai MAAS dalam tutorial ini.

      Baca selengkapnya �

      Kamis, 09 Mei 2013

      Menunggu itu membosankan, tidak menyenangkan, kadang bisa memancing emosi. Semua orang mungkin setuju dengan hal itu. Saya juga tidak suka menunggu, termasuk menunggu virtual machine yang membutuhkan waktu cukup lama hanya untuk booting. Apalagi misalnya sistem operasi yang kita jalankan di atas Virtualbox memiliki banyak aplikasi yang berat, pasti waktu booting semakin lama. Tentu saja ini tidak menyenangkan. Kalau bisa cepat, mengapa harus lambat? Untungnya Virtualbox mempunyai satu fitur yang dapat menjadikan boot virtual machine super cepat.

      Baca selengkapnya �
      Saya sudah sempat mengenal ZFS (Zettabyte File System) ketika OpenSolaris diperkenalkan oleh Sun Microsystems. Saat itu ada beberapa hal yang membuat saya tertarik dengan file system ini, salah satunya adalah kemampuannya untuk membuat snapshot dan rollback semudah mengembalikan berkas yang dikirim ke recycle bin. Filesystem ini juga sangat dinamis, kita dapat menambahkan harddisk lain ke dalamnya dengan sangat mudah. Sayangnya saat Oracle mengambil alih kepemilikan Sun Microsystems, OpenSolaris dibunuh begitu saja. Beberapa saat kemudian ada proyek yang berusaha menjalankan ZFS di Linux dengan bantuan FUSE. Walau sempat tertarik, saya tidak pernah mencobanya. Kini, saya kembali mencobanya setelah mengetahui ZFS On Linux, sebuah proyek porting ZFS yang akan berjalan native di Linux.

      Baca selengkapnya �

      Selasa, 07 Mei 2013

      Pernah merasa penasaran bagaimana mengembangkan cloud storage semacam Dropbox, Ubuntu One, Google Drive, atau Microsoft Skydrive? Kalau ya, sekarang kita dapat membangun layanan cloud seperti itu di server sendiri. Bagaimana caranya? Sangat gampang sekali, kita cukup memasang web server yang mendukung PHP kemudian menjalankan Owncloud di atasnya. Belum pernah mendengar nama Owncloud? Perangkat berbasis web ini memungkinkan kita megakses berkas di server semudah browsing Internet. Ia juga mampu melakukan sinkronisai berkas, daftar kontak di ponsel, hingga jadwal kalender dari desktop/ponsel ke server. Tertarik? Simak panduan instalasi Owncloud di Ubuntu 12.04 Server berikut ini.

      Baca selengkapnya �

      Senin, 06 Mei 2013

      Ubuntu versi terbaru sudah menyertakan Samba dalam instalasi default. Artinya kita dapat langsung melakukan sharing file tanpa instalasi aplikasi apapun. Bahkan kita dapat membuat direktori sharing baru dengan klik kanan di Nautilus. Sederhananya kita hanya butuh dua sampai tiga klik untuk membagikan file di jaringan. Mengakses sharing file juga dapat kita lakukan menggunakan Nautilus. Inilah salah satu kelebihan Ubuntu yang membuat banyak user kepincut. Artikel Tutorial Ngoprek berikut ini akan membahas cara mudah sharing file dengan Samba di Ubuntu.

      Baca selengkapnya �