Tampilkan postingan dengan label pengertian aray. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengertian aray. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Perbedaan OSI dengan TCP/IP

OSI
TCP/IP
1.
OSI layer memiliki 7 buah layer
TCP/IP hanya memilki 4 buah layer
2.
3 Layer teratas pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan session
direpresentasikan kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP, yaitu layer application
3.
Layer Network pada OSI Layer direpresentasikan sebagai Layer Internet pada TCP/IP Layer, namun fungsi keduanya masih tetap sama.
Layer Network Access pada TCP/IP menggabungkan fungsi dari Layer DataLink dan Physical pada OSI Layer, dengan kata lain, Layer Network Acces merupakan representasi dari kedua layer paling bawah dari OSI Layer, yaitu DataLink dan Physical.
4.
TCP/IP layer merupakan �Protocol Spesific�
OSI Layer adalah �Protocol Independen�

Open System Interconnection (OSI) model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang berbeda. Model OSI tersebut terbagi atas 7 layer, berikut jenis dan fungsinya :
7. Layer : Aplikasion
6. Layer : Presentation
5. Layer : Session
4. Layer : Transport
3. Layer : Network
2. Layer : Data-link
1. Layer : Physychal

Layer-layer tersebut disusun sedemikian sehingga perubahan pada satu layer tidak membutuhkan perubahan pada layer lain. Layer teratas (5, 6 and 7) adalah lebih cerdas dibandingkan dengan layer yang lebih rendah; Layer Application dapat menangani protocol dan format data yang sama yang digunakan oleh layer lain, dan seterusnya. Jadi terdapat perbedaan yang besar antara layer Physical dan layer Application.

Fungsi Layer :

1. Layer Physical
Ini adalah layer yang paling sederhana; berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.


2. Layer Data-link
Layer ini sedikit lebih �cerdas� dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.

3. Layer Network
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware. Beberapa fungsi yang mungkin dilakukan oleh Layer Network
                      Membagi aliran data biner ke paket diskrit dengan panjang tertentu
                      Mendeteksi Error
                      Memperbaiki error dengan mengirim ulang paket yang rusak
                      Mengendalikan aliran

4. Layer Transport
Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.


5. Layer Session
Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.

6. Layer Presentation
Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.

7. Layer Application
Layer ini adalah yang paling �cerdas�, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.

Sabtu, 16 Februari 2013

1. Setting network properties kedua PC

Windows XP : Press Start -> Settings -> Network Connections.
Windows XP: Masuk ke Local Area Connection dan klik kanan. Pilih Properties, dan Local Area Connection.
Windows XP: Pilih Internet Protocol (TCP / IP) lalu tekan tombol Properties
Windows 7 : Press Start -> Connect To -> View network computers and devices -> Network and Sharing Center.
Windows 7 : Pilih Properties, dan Local Area Connection Properties dialog box muncul.
Windows 7: Pilih Manage Network Connections, klik Local Area Connection. Tekan tombol Properties, Local Area Connection Properties selanjutnya kotak dialog akan muncul.
Windows 7: Pilih Internet Protocol versi 4 (TCP/Ipv4) dan tekan tombol Properties. Setelah itu Internet Protocol (TCP / IP) Properties kotak dialog muncul.


Pilih following ip address untuk kedua Sistem Opeerasi tsb.
IP address 192.168.1. X (di mana x adalah nomor 1-255 � angka ini adalah untuk jaringan lokal. Karena Anda hanya menghubungkan dua komputer di jaringan anda, disarankan Anda menggunakan 1 dan 2. Set PC 1 ip-nya 192.168.1.1 (192.168.1.2 untuk komputer kedua). Di subnetmask 255.255.255.0 (untuk kedua komputer).lalu Tekan OK.

2. Kemudian Buat workgroup untuk jaringan lokal

=>Windows XP: Buka System Properties menggunakan Win + Break.
=>Windows7: buka System Properties menggunakan Win+Break, klik Advanced  system settings.

Pilih tab Computer Name, klik Ubah. Menentukan nama komputer dalam bidang komputer nama, pilih Anggota workgroup, dan masukkan nama workgroup (HOME pada gambar di bawah). Setelah itu rebbot / restart PC.

Sekarang kedua PC sudah saling terkoneksi dalam satu jaringan.
Windows XP: Untuk mengaksesnya dari komputer lain: tekan Start -> Settings -> Network Setting. Klik My Network Places, klik Entire Network, klik dua kali Microsoft Windows Network, klik dua kali HOME workgroup, nama kedua PC akan muncul.

CARA MENGGABUNG ke INTERNET to 2 PC

Untuk konfigurasi setting share internet :
Pada Host Komputer (Yg dipasang modem/PC utama)
1. Masuk ke Control panel
2. Klik Network and Internet Connections �> Network Connections
3.    Klik kanan koneksi yang Anda gunakan untuk melakukan koneksi ke internet.     Misalnya, jika Anda terhubung ke internet dengan menggunakan modem, klik     kanan koneksi yang Anda inginkan di bawah Nomor dial-up.
4. klik Properties �> tab Advanced
5.    Dibawah Internet Connection Sharing, pilih Allow other network users to connect     through this computer�s Internet connection.
6. Jika Anda berbagi dial-up koneksi Internet, pilih Establish a dial-up connection     whenever a computer on my network attempts to access the Internet lalu klik OK.     atau jika yang lainnya pilih Broadband connection.
7. Setelah itu akan muncul pesan
When Internet Connection Sharing is enabled, your LAN adapter will be set to use
IP address 192.168.0.1. Your computer may lose connectivity with other computers on
your network. If these other computers have static IP addresses, it is a good idea to set them
to obtain their IP addresses automatically. Are you sure you want to enable Internet
Connection Sharing?
8. klik YES. Sambungan ke Internet yang dipakai bersama-sama ke komputer lain     pada jaringan area lokal (LAN). Adaptor jaringan yang terhubung ke LAN     dikonfigurasi dengan alamat IP statis 192.168.0.1 dan subnet mask dari     255.255.255.0

Pada komputer klien (PC ke 2)

Untuk menghubungkan ke Internet dengan menggunakan koneksi bersama, Anda harus mengkonfirmasi konfigurasi IP adapter LAN, kemudian mengkonfigurasi komputer klien. Untuk mengkonfirmasi konfigurasi IP adapter LAN, ikuti langkah berikut:
1. Masuk ke Control panel
2. Klik Network and Internet Connections �> Network Connections
3. Klik Local Area Connection �> Properties �> Tab GeneraL
4.    Klik Internet Protocol (TCP/IP) di dalam daftar This connection uses the following     items �> klik properties
5. Di kotak dialog Internet Protocol (TCP/IP) Properties, klik Obtain an IP address      automatically (jika belum dipilih) dan OK.

nb:Anda juga dapat menetapkan sebuah alamat IP statis di kisaran 192.168.0.2 ke 192.168.0.254. Misalnya, Anda dapat menetapkan sebagai berikut alamat IP statis, subnet mask, dan default gateway:

IP Address 192.168.0.2
Subnet mask 255.255.255.0
Default gateway 192.168.0.1

6. Pada Local Area Connection Properties klik OK.

Untuk mengkonfigurasi komputer klien untuk menggunakan share koneksi internet, ikuti langkah berikut:
1. Masuk ke Control panel
2. Klik Network and Internet Connections
3. klik Internet Options
4. pada kotak dialog Internet Properties dialog box, klik tab Connections.
5. klik Setup.Connection Wizard starts
6. Pada New Connection Wizard page �> next
7. Klik Connect to the Internet �> next
8. Klik Set up my connection manually �> next
9. klik Connect using a broadband connection that is always on �> next
10. Setelah Completing the New Connection Wizard, klik finish.

Kamis, 12 Januari 2012

public class array

{

   public static void main (String args[])

    {

int nilai []=new int[3];

 nilai[0]=70; nilai[1]=80;

nilai[2]=65;

double ratarata=0.0;

for (int i=0; i<nilai.length; i++)

ratarata+=nilai[i];

ratarata/=nilai.length;

System.out.println("Nilai rata-rata = " + ratarata);

 }

 }



import java.text.NumberFormat;

public class array2

{

 public static void main(String args[])

 {

NumberFormat nf=NumberFormat.getInstance();

nf.setMaximumFractionDigits(3);

int nilai[][]=new int[2][3];

nilai[0][0]=85;

nilai[0][1]=81;

 nilai[0][2]=78;

 nilai[1][0]=65;

 nilai[1][1]=73;

 nilai[1][2]=71;

 String MK[]={"RPL", "PBO"};

 double ratarataMK[]=new double[nilai.length];

 for (int i=0; i<nilai.length; i++)

 {

 for (int j=0; j<nilai[0].length; j++)

 {

 ratarataMK[i]+=nilai[i][j];

 }

 ratarataMK[i]/=nilai[0].length;

 }

 System.out.println("Nilai Mata Kuliah\n");

 System.out.println("MK\tMinggu\tMinggu2\tMinggu3\t Rata-rata");

 for (int i=0; i<nilai.length; i++)

 {

 System.out.println(MK[i] + "\t");

 for (int j=0; j<nilai[0].length; j++)

 {

 System.out.print(nilai[i][j] + "\t");

 }

 System.out.print(nf.format(ratarataMK[i])+"\n");

 }           

 }

 }



public class array2

{

public static void main(String args[])

                {

int x[][][][]=new int[2][][][];

                                x[0]=new int [1][][];

                                x[0][0]=new int[2][];

                                x[0][0][0]=new int[3];

                                x[0][0][1]=new int[2];

                                x[1]=new int[2][][];

                                x[1][0]=new int[1][];

                                x[1][0][0]=new int [2];

                                x[1][1]=new int[2][];

                                x[1][1][0]=new int[1];

                                x[1][1][1]=new int[3];

                                System.out.println(x.length);

                                System.out.println(x[0].length);

                                System.out.println(x[0][0].length);

                                System.out.println(x[0][0][0].length);

                                System.out.println(x[0][0][1].length);

                                System.out.println();

                                System.out.println(x[1].length);

                                System.out.println(x[1][0].length);

                                System.out.println(x[1][0][0].length);

                                System.out.println(x[1][1].length);

                                System.out.println(x[1][1][0].length);

                                System.out.println(x[1][1][1].length);    } }          

Pernyataan if

Menyatakan bahwa pernyataan akan dieksekusi jika memenuhi kondisi yang ditentukan

public class PernyataanIf

{

public static void main (String[ ] args)

                {

int nilai = 70;                       // pendefinisian variabel

if (nilai >= 60)

System.out.println ("Nilai = " + nilai + "      Lulus ujian");

}

}

Input data

Contoh dibawah menunjukkan penggunaan input data mlalui keyboard dengan kelas JOptionPane . Input diterima dari kotak dialog dalam bentuk string.Untuk konversi srting menjadi interger diperlukan metode Integer.parseInt().

public class PernyataanIfIn



                public static void main (String[] args)

                {      

                                int nilai;

                                String bilangan = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan nilai:");    

                                System.out.println("Input angka: " + bilangan);

                                nilai = Integer.parseInt(bilangan);

                                if (nilai >= 60)

                                System.out.println ("Nilai = " + nilai + "      Lulus Ujian");       

                                System.exit(0); 

                 }

}



If bersarang

Contoh : Seseorang dapat diterima sebagai karyawan apabila umur paling banyak 30 tahun dan berpendidikan sarjana.

public class PernyataanIfNested

{

                public static void main (String[ ] args)

                {

                                int umur = 28;                    // pendefinisian variabel

                                String pendidikan = "sarjana";

                                System.out.println ("Umur = " + umur);

                                System.out.println ("Pendidikan = " + pendidikan);                        

                              

                if (umur <= 30);

                                                {

                                                if (pendidikan == "sarjana")

                                                System.out.println ("Diterima menjadi karyawan");

                                                }

                }

}



Pernyataan if-else

public class PernyataanIfelse

{

                public static void main (String[ ] args)

                {

int pembelian = 110;                       // pendefinisian variabel

                                System.out.println ("Jumlah pembelian = " + pembelian);                                                                            if (pembelian >= 100)

System.out.println ("Diskon = 20%");

                                Else

System.out.println ("Diskon = 5%");                                      

                }

}

If-else yang melibatkan if kedua ketiga dst

public class PernyataanIfelsen

{

public static void main (String[ ] args)

{

int nilai;                                // pendefinisian variabel

nilai = 75;

System.out.println ("Nilai =  " + nilai);

if (nilai >= 80)

System.out.println ("Predikat A");

else if (nilai >= 69)

System.out.println ("Predikat B");

else if (nilai >= 56)

System.out.println ("Predikat C");

else if (nilai >= 40)

System.out.println ("Predikat D");         

else

System.out.println ("Predikat E");          

}

}





Contoh  4

import java.util.Scanner;

public class input_05

{

                public static void main(String[] args)

                {

                                Scanner Sa = new Scanner(System.in);



                                System.out.print("Npm          : "); String npm = Sa.nextLine();

                                System.out.print("Nama         : "); String nm = Sa.nextLine();

                                System.out.print("Mata Kuliah  : "); String mk = Sa.nextLine();

                                System.out.print("Nilai        : "); int nilai = Sa.nextInt();

                                System.out.println("-----------------------------");

                                System.out.println("NPM                 : "+npm);

                                System.out.println("Nama                : "+nm);

                                System.out.println("Mata Kuliah     : "+mk);

                                System.out.println("Nilai                 : "+nilai);

                }

}



: Input Data String

import java.io.*;

class InputString {

public static void main(String[] args) throws IOException {

String nama;

InputStreamReader isr = new InputStreamReader(System.in);

BufferedReader br = new BufferedReader(isr);

System.out.print("Masukkan nama Anda: "); 

nama = br.readLine();

System.out.println("Hallo " + nama + ", sudahkah Anda mengerti Java?");    }}     



Contoh 3 : Input Data Numerik

import java.io.*;

class InputNumerik1 { 

public static void main(String[] args) throws IOException {

System.out.print("Masukkan sebuah bilangan bulat: ");

String temp;

int bilangan = 0;

InputStreamReader isr = new InputStreamReader(System.in);

BufferedReader br = new BufferedReader(isr);

// input data dianggap sebagai string

temp = br.readLine();

try {

// konversi dari string ke integer

bilangan = Integer.parseInt(temp);

} catch (NumberFormatException nfe) {

System.out.println("Data yang dimasukkan " +

"bukan bilangan bulat");

System.exit(1);

}

System.out.println("Bilangan yang dimasukkan " + "adalah " + bilangan);

}}









//PROGRAM IF TIGA KONDISI VARIASI 2

class Latihan_4_7

{

  public static void main(String[] args)

  {         

    char nilaiIndeks;

    double nilaiUTS, nilaiUAS, nilaiAkhir;

      

    // contoh data yang dimasukkan

    nilaiUTS = 75.0;

    nilaiUAS = 60.0;

      

    // menghitung nilai akhir menggunakan rumus di atas

    nilaiAkhir = (0.4 * nilaiUTS) + (0.6 * nilaiUAS);

    

    if (nilaiAkhir >= 80)

    {

      nilaiIndeks = 'A';

    }

    else if (nilaiAkhir >= 70)

    {       

      nilaiIndeks = 'B';

    }

    else if (nilaiAkhir >= 50)

    {       

      nilaiIndeks = 'C';

    }

    else if (nilaiAkhir >= 30)

    {       

      nilaiIndeks = 'D';      

    }

    else

    {    // (nilaiAkhir < 30)

      nilaiIndeks = 'E';

    }

    System.out.println("Nilai Akhir\t: " + nilaiAkhir);

    System.out.println("Nilai Indeks\t: " + nilaiIndeks);         

  }

}



//PROGRAM IF TIGA KONDISI VARIASI 1

class Latihan_4_6

{

  public static void main(String[] args)

  {         

    int bilangan = 4;

      

    if (bilangan < 0)

    {

      System.out.println(bilangan + " merupakan bilangan NEGATIF.");

    }

    else if (bilangan == 0)

    {       

      System.out.println("Nilai yang dimasukkan adalah NOL");

    }

    else

    { // (bilangan > 0)

      System.out.println(bilangan + " merupakan bilangan POSITIF.");      }                                   

  }

}

//PROGRAM 3-1 : Aritmetika Dasar

class Latihan_3_1

{

  public static void main(String[] args)

  {                   

    System.out.println("Operasi aritmetika " + "pada tipe integer");

    int a = 2 + 1;

    int b = a - 1;

    int c = a * b;

    int d = c / 3;

    int e = -a;

    System.out.println("Nilai a: " + a);

    System.out.println("Nilai b: " + b);

    System.out.println("Nilai c: " + c);

    System.out.println("Nilai d: " + d);

    System.out.println("Nilai e: " + e);

    System.out.println();

          

    System.out.println("Operasi aritmetika " + "pada tipe floating-point");

    double fa = 2 + 1;

    double fb = fa - 1;

    double fc = fa * fb;

    double fd = fc / 3;

    double fe = -a;

    System.out.println("Nilai fa: " + fa);

    System.out.println("Nilai fb: " + fb);

    System.out.println("Nilai fc: " + fc);

    System.out.println("Nilai fd: " + fd);

    System.out.println("Nilai fe: " + fe);          

  }

}



//PROGRAM 3-2 : Modulus

class Latihan_3_2

{

  public static void main(String[] args)

  {                   

    int a=11, b=4;

    int c = a % b;



    double da = 13.75;      

    double dc = da % b;



    System.out.println("Sisa bagi " + a + "/" + b + " adalah " + c);

    System.out.println("Sisa bagi " + da + "/" + b + " adalah " + dc);

  }



//PROGRAM 3-3 : Increment

class Latihan_3_3

{

  public static void main(String[] args)

  {                   

    int a=5;

          

    System.out.println("Pre-increment");

    System.out.println("a\t: " + a);

    System.out.println("++a\t: " + ++a);

    System.out.println("a\t: " + a);

          

    int b=5;

          

    System.out.println("\nPost-increment");

    System.out.println("b\t: " + b);

    System.out.println("b++\t: " + b++);

    System.out.println("b\t: " + b);                

  }

}



//PROGRAM 3-6 : Operator Logika

class Latihan_3_6

{   

  public static void main(String[] args)

  {

                      

    System.out.println("Operasi AND");

    System.out.println("true && true   = " + (true && true));

    System.out.println("true && false  = " + (true && false));

    System.out.println("false && true  = " + (false && true));

    System.out.println("false && false = " + (false && false));

          

    System.out.println("\nOperasi OR");

    System.out.println("true || true   = " + (true || true));

    System.out.println("true || false  = " + (true || false));

    System.out.println("false || true  = " + (false || true));

    System.out.println("false || false = " + (false || false));

          

    System.out.println("\nOperasi XOR");

    System.out.println("true ^ true    = " + (true ^ true));

    System.out.println("true ^ false   = " + (true ^ false));

    System.out.println("false ^ true   = " + (false ^ true));

    System.out.println("false ^ false  = " + (false ^ false));

          

    System.out.println("\nOperasi NOT");

    System.out.println("!true          = " + (!true));

    System.out.println("!false         = " + (!false));

  } 

}





//PROGRAM 3-5 : Relasional

class Latihan_3_5

{

  public static void main(String[] args)

  {                   

    int a=5, b=10;          



    System.out.println("a == b bernilai " + (a == b));

    System.out.println("a != b bernilai " + (a != b));

    System.out.println("a > b bernilai " + (a > b));

    System.out.println("a < b bernilai " + (a < b));

    System.out.println("a >= b bernilai " + (a >= b));

    System.out.println("a <= b bernilai " + (a <= b));          

  }

}















public class Boolean1

{

public static void main (String [] args)

      {

boolean b;

b = true;

System.out.println ("Nilai b = " +b);

if (b)

{

System.out.println("Statemen ke-1 dieksekusi");

}

b = false;

System.out.println("Nilai b = " +b);

if (b)

{

System.out.println("Statemen ke-2 tidak dieksekusi");

}

if (!b)

{

System.out.println("Statemen ke-3 dieksekusi");

}

System.out.println ("5 <= 10 mengembalikan nilai = " + (5 <= 10));

System.out.println("4 > 6 mengembalikan nilai " + (4 > 6));

}

}











import java.io.*;

public class java0142

{

      public static void main(String[]args)throws IOException

      {

            for(int a=0;a<5;a++)

            {

            double ahir;

            char huruf;

            int UAS,UTS;

            String nim,nama,fak,progdi,uas,uts;

            BufferedReader br=new BufferedReader (new InputStreamReader(System.in));

            System.out.print ("Masukkan NIM                                   : ");

            nim=br.readLine();

            System.out.print ("Masukkan Nama                                : ");

            nama=br.readLine();

            System.out.print ("Masukkan Fakultas                : ");

            fak=br.readLine();

            System.out.print ("Masukkan Program Studi                   : ");

            progdi=br.readLine();

            System.out.print ("Masukkan Nilai UTS               : ");

            uts=br.readLine();

            System.out.print ("Masukkan Nilai UAS              : ");

            uas=br.readLine();

            UTS=Integer.parseInt(uts);

            UAS=Integer.parseInt(uas);

            ahir=UTS*0.4+UAS*0.6;

                  if (ahir>100){huruf='X';

                  }else if (ahir>=80){huruf='A';

                  }else if (ahir>=71){huruf='B';

                  }else if (ahir>=61){huruf='C';

                  }else if (ahir>=51){huruf='D';

                  }else {huruf='E';

                  }

                  System.out.println(" ");                   

                  System.out.println("***###***###***###*** Nilai Anda ***###***###***###***");             

                  System.out.println("NIM                               :"+nim);

                  System.out.println("Nama                            :"+nama);

                  System.out.println("Fakultas                        :"+fak);

                  System.out.println("Program Studi               :"+progdi);

                  System.out.println("Nilai UTS                       :"+UTS);

                  System.out.println("Nilai UAS                       :"+UAS);

                  System.out.println("Nilai Angka                    :"+ahir);

                  System.out.println("Nilai Huruf                      :"+huruf);

                  System.out.println("**** program oleh : 10.01.53.0110 Rochmad ***");

                  System.out.println(" ");       

            }

      }               

}



import java.io.*;

class persegi

{

  public static void main (String[]arg) throws IOException

  {

int p,l;

String nama, nim;

double luas, keliling;

BufferedReader br = new BufferedReader (new InputStreamReader (System.in));

System.out.print("Masukkan Nama                 :");nama= br.readLine();

System.out.print("Masukkan NIM                  :");nim= br.readLine();

System.out.print("Masukkan nilai panjang:");p=Integer.parseInt(br.readLine());

System.out.print("Masukkan nilai lebar :");l=Integer.parseInt(br.readLine());

        luas=p*l;

        keliling=p+p+l+l;

System.out.println("=========================================================");

        System.out.println("Nama                  :"+nama);

        System.out.println("Nim                   :"+nim);

        System.out.println("Nilai panjang   :"+p);

        System.out.println("Nilai Lebar           :"+l);

        System.out.println("Luas                  :"+luas);

        System.out.println("Keliling        :"+keliling);

              if(p==l)

        {

              System.out.println("Jenis Bangunan  :Perasegi");

        }

        else

        {

              System.out.println("Jenis Bangunan  :Bukan persegi");

        }

    System.out.println("===========================================================");

  }

}









Mengakses elemen array

public class array

{



    public static void main (String args[])

    {

        int nilai []=new int[3];

        nilai[0]=70; nilai[1]=80;

        nilai[2]=65;

        double ratarata=0.0;

      

        for (int i=0; i<nilai.length; i++)

              ratarata+=nilai[i];

              ratarata/=nilai.length;

              System.out.println("Nilai rata-rata = " + ratarata);

    }



}