Tampilkan postingan dengan label e-Liquid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label e-Liquid. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 November 2014

Drip Tip

Drip tip adalah sebuah bagian dari Vaporizer berupa corong yang menjembatani antara clearomizer dengan mulut Anda saat menghirup uap dari Vaporizer.

drip_tip_tahan_panas_Vaporizer
Sebaiknya Anda memilih Vaporizer yang menggunakan Drip Tip tahan panas.

Sebuah alternatif untuk menggunakan kartrid adalah metode vaping dengan langsung menggunakan Drip Tips. Dengan menghapus bahan penyerap, seseorang dapat cukup membuka corong plastik/logam yang menempel di ujung tank+clearomizer dan meneteskan beberapa tetes e-liquid langsung ke jembatan Atomizer. Untuk lebih memudahkan saat meneteskan e-liquid, sejumlah produsen telah menciptakan corong khusus yang terbuat dari stainless steel atau plastik yang dimaksudkan hanya untuk mengisi cairan dan tidak memerlukan pembongkaran vaporizer setiap kali Anda meneteskannya melalui drip-tip.

Keselamatan dalam menggunakan Drip Tip

Drip tip menciptakan jarak yang aman antara Anda dan panas yang dihasilkan oleh atomizer Anda, serta memainkan peran dalam menjaga e-juice agar tidak langsung ke mulut Anda. Ini berarti bahwa ujung drip tip merupakan alat pengaman tersendiri yang fungsinya sangat penting

Akan tetapi masih ada beberapa kekhawatiran patut dipertimbangkan: beberapa pengguna telah melaporkan rasa panas / sensasi terbakar di bibir mereka dari drip tip terlalu panas saat digunakan selama beberapa menit, dan meskipun cairan e-liquid Anda telah dilengkapi dengan zat anti-bakteri dan anti-jamur dari Propylene Glycol, ada baiknya untuk tetap membersihkan ujung Drip Tip Anda secara teratur demi menghindari penumpukan jigonk dan berkembangnya kuman di sana.

Tips Penting Menghindari Drip Tip Vaporizer yang Panas

  1. Ketika memutuskan untuk membeli Vaporizer, usahakan memilih Vaporizer yang menggunakan Drip Tip yang terbuat dari bahan tahan panas untuk melindungi bibir Anda dari sensasi terbakar / rasa panas, utamanya Drip tip yang menggunakan bahan-bahan seperti delrin, akrilik Pyrex dan keramik untuk mencegah perpindahan panas dari Atomizer ke bibir Anda yang mulus dan seksi tersebut. Jika terlalu panas, segera ganti Drip Tip atau Vaporizer Anda!

    Sejumlah Drip Tip Tahan Panas untuk Vaporizer Anda
    Sejumlah Drip Tip Tahan Panas untuk Vaporizer Anda

  2. Kumparan coil Bottom-mount atau yang terletak di bagian bawah adalah solusi alternatif untuk masalah pembakaran bibir. Anda juga bisa mengatasinya hanya dengan berhenti atau istirahat sebentar dari vaping jika ujung Drip tip Anda sudah mulai terasa hangat.

  3. Drip Tips harus dibersihkan secara teratur, di tempat yang kering, dengan air sabun dan / atau alkohol untuk menghapus jigonk dan menjaga mereka agar tetap bebas dari kuman. Tisu beralkohol juga dapat digunakan, tapi berhati-hati menggunakan alkohol untuk membersihkan Drip Tip yang terbuat dari akrilik - kontak yang terlalu lama dari bahan akrilik dengan zat alkohol dapat merusak Drip Tip Anda.

Senin, 24 November 2014

Pernahkah Anda bertanya-tanya: apa yang terkandung di dalam e-liquid saat Anda sedang "menguap" (menghirup uap)? 

Cewek_Lagi_Vaping
nih, ane kasi gambar cewek lagi vaping.

Bahan e-Liquid

Uap ini bukanlah asap; itu diproduksi oleh cairan yang terkandung dalam kartrid / tank penyimpanan bahan cair perasa yang disebut E-liquid atau e-Juice. Biasanya terdiri dari empat bahan utama penyusun "e-liquid":
  1. Air,
  2. Propylene glycol (PG) atau gliserin nabati (VG / Vegetable Glycerin),
  3. Nikotin, dan
  4. Pemberi aroma / perasa / bumbu / flavoring.
e_liquid_merk_uncle_junks
e-Liquid merk Uncle Junks
Hari ini, mari kita menggali ke dalam dunia VG dan PG, dua bahan yang paling terkenal sebagai bahan baku utama e-Cig.

Bila Anda sedang Vaping / menguap, baterai yang terdapat di dalam vaporizer Anda memanaskan cairan premium yang terkandung dalam kartrid atau tanki penyimpanan cairan, menghasilkan uap pekat yang menyerupai asap. E-Liquid juga disebut sebagai e-Juice, cairan nikotin, jus dan jus asap. Untuk mendapatkan sifat terbaik dari masing-masing bahan, sebagian vapers lebih memilih campuran PG dan VG untuk menikmati 'pukulan asap' yang kuat di tenggorokan serta jumlah uap yang signifikan (asepnya ngebul coy).

Apa itu Propylene Glycol?

Propylene_Glycol_Pure_USP_Food_Grade
Propylene Glycol Pure USP Food Grade
Propylene Glycol atau disingkat PG adalah salah satu bahan dasar yang menjadi komposisi e-liquid; cairan inilah yang menyediakan uap menyerupai asap yang masuk ke tenggorokan Anda.

PG umumnya diakui sebagai aman (GRAS) oleh badan FDA Amerika Serikat (United States Food and Drug Administration) berdasarkan Database of Select Committee on GRAS Substances (SCOGS) Reviews atas Propylene Glycol, dan telah digunakan dalam berbagai rumah tangga, makanan, perawatan kulit dan produk kesehatan selama lebih dari 50 tahun.

PG memiliki sedikit atau tidak ada rasa dan karena itu ia tidak akan mempengaruhi rasa e-liquid. Ini adalah cairan yang relatif tipis yang dapat memperpanjang umur cartridge Anda. Namun, cairan yang terbaik terbaik apabila dikombinasikan dengan bahan lain seperti Vegetable Glycol (VG) untuk memberikan pengalaman vaping yang sempurna.

Dalam kasus yang jarang terjadi bahwa seseorang alergi terhadap propilen glikol, e-liquid yang mengandung VG adalah pengganti yang sempurna.

Apa itu Vegetable Gliserin?

Vegetable_Glycerine_Untuk_Perawatan_Kulit
Vegetable Glycerine biasanya digunakan
untuk perawatan kulit.
Vegetable Glycerin atau disingkat VG adalah zat lain yang biasa digunakan dalam e-liquid yang digunakan di e-cigs.

VG merupakan bahan alami yang berasal dari tumbuhan dan, seperti PG, sering terkandung dalam banyak produk rumah tangga seperti lotion, sampo, pasta gigi, makanan hewan peliharaan, obat-obatan, roti item dan banyak lagi.

VG menawarkan viskositas lebih tebal daripada PG. Zat ini dapat memiliki rasa agak manis, sehingga sering dicampur dengan PG di e-liquid untuk mengakomodasi rasa pada vaporizer.

Karena sifatnya yang padat, VG menghasilkan uap yang lebih tebal dari PG; sedangkan PG adalah zat tipis dan menghasilkan semacam uap yang lebih halus.

Sementara banyak penggemar rokok listrik (electric cigarettes) akan lebih memilih untuk memiliki e-liquid yang dibuat secara eksklusif dari VG, cairan begitu tebal sehingga dapat memperpendek masa hidup cartridge Anda jika tidak diencerkan dengan mitranya, propilen glikol.

Perbedaan Propylene Glycol dengan Vegetable Glycerin dibandingkan satu sama lain?

Kedua PG dan VG sebaiknya digunakan secara seimbang untuk menghasilkan e-liquid yang terkandung dalam e-cigs. Kedua bahan tersebut biasanya dikombinasikan dengan air dalam jumlah tertentu dengan/tanpa nikotin, serta bumbu pemberi rasa/aroma food grade untuk menghasilkan perpaduan sempurna dari e-liquid antara PG yang menghasilkan uap halus di tenggorokan dan uap VG yang tebal, dua zat berinteraksi satu sama lain untuk memberikan apa yang Anda cari dalam rokok listrik (vaporizer).

Minggu, 23 November 2014

Atomizer adalah salah satu bagian dari vaporizer yang berfungsi untuk mengubah cairan e-liquid menjadi uap yang menyerupai asap rokok.

Apa itu Atomizer?

Contoh_Clearomizer_Atomizer_Vaporizer
Contoh Clearomizer atau Atomizer
yang terdapat dalam Vaporizer
Atomizer adalah alat yang mengubah cairan e-liquid atau e-juice dalam tanki vaporizer menjadi uap yang dapat dihirup pemakainya. Atomizer juga kadang disebut Clearomizer, walaupun keduanya memiliki sedikit perbedaan. Sedangkan untuk yang digunakan dalam e-cigarette konvensional (bukan vaporizer), bagian yang berfungsi sebagai atomizer disebut dengan cartomizer (asal kata dari cartridge). Bagian dari atomizer terdiri dari sebuah pipa besi dilapisi plastik, dan untaian serat kawat yang berfungsi sebagai coil.

Tips yang paling penting dari atomizer adalah jangan langsung menghirup asap pertama saat atomizer atau vaporizer yang baru Anda beli pertama kali digunakan, hal ini dikarenakan bisa saja atomizer tersebut telah dilapisi dengan cairan pelindung yang berfungsi untuk mencegah terjadinya karat pada atomizer.

Atomizer biasanya diganti tiga bulan sekali, karena sifat coil yang menggunakan benang filamen seperti bola lampu pijar (disebut sebagai 'wick') dan akan habis terbakar jika terus menerus digunakan.

Bagaimana cara kerja Atomizer?

bagian_atomizer
Bagian-bagian dari Vaporizer.
Atomizer bekerja seperti alat penyemprot dan merupakan bagian paling penting dari setiap rokok elektronik (e-cigarettes) atau Vaporizer. Atomizer adalah bagian yang mengubah cairan menjadi uap.

Hal ini dapat dilakukan dengan memanaskan kumparan yang ada di kontak dengan bahan pengisi (tank) yang mengandung e-liquid.

Kumparan tersebut dinamakan coil dan coil tersebut melilit pada sebuah benang filamen yang disebut wicks, dimana benang tersebut sama seperti filamen yang digunakan pada lampu pijar.

Anda harus selalu menyadari bahwa atomizers bisa menjadi sangat panas saat digunakan. Hati-hati saat menangani mereka ketika Anda mencoba membongkar Vaporizer sesaat setelah digunakan.

Apa itu "cairan primer"?

Ketika atomizers baru diproduksi dan akan dikirimkan dari pabrik ke distributor di seluruh dunia, mereka biasanya dilapisi dengan cairan pelindung yang mencegah oksidasi (terjadinya karat / berkarat). Cairan primer adalah cairan pelindung yang mencegah terjadinya karat pada atomizer saat dikirimkan dari pabriknya. Cairan e-liquid pertama yang Anda masukkan ke dalam tank akan terasa tidak enak dan biasanya orang-orang tidak akan menghirup 20 sampai 50 sedotan pertama dari alat vaporizer baru saat pertama kali digunakan. Ini adalah normal untuk memiliki rasa tidak enak di awal penggunaan tetapi atomizer harus diistirahatkan terlebih dahulu sebentar saja dan rasa tidak enak akan segera hilang setelah sedotan ke 50 - 60.

Apakah saya harus merawat atau membersihkan Atomizer?

Atomizer_Single_Coil_merk_X1
Contoh Atomizer merk X1.
Pembersihan, perawatan, dan pemeliharaan atomizers adalah topik lain yang tidak kalah penting. Beberapa orang membersihkan perangkat Atomizer mereka sekali sehari, sedangkan orang lain ada juga yang melakukannya secara berkala seperti misalnya setiap minggu.

Beberapa orang hanya meniup saja dan membiarkan mereka kering secara terbalik di handuk atau dialasi kertas tissue, yang lain menyiramnya dengan air panas atau direndam dalam biji-bijian alkohol murni selama beberapa menit pertama.

Sekali lagi ini adalah area di mana Anda akan harus menggunakan pola pikir inspiratif dan menemukan apa yang cocok untuk anda, karena sama sekali tidak ada panduan resmi tentang bagaimana cara membersihkan Atomizer.

Berapa lama masa pakai Atomizer?

Atomizers bersifat seperti bola lampu dan mereka akan habis terbakar dalam waktu tertentu. Beberapa akan bertahan sangat lama (3 bulan) dan beberapa akan rusak dengan cepat (2 minggu atau bahkan kurang). Anda tidak boleh mengandalkan hanya satu buah atomizer, sehingga mempunyai cadangan Atomizer wajib dilakukan bagi para vaper.

Sabtu, 22 November 2014

Vaporizer atau vaporiser adalah sebuah alat yang digunakan untuk menguapkan bahan aktif dari bahan tanaman, biasanya essence tembakau, bahan herbal lain, atau campuran dari keduanya, untuk tujuan inhalasi (dihirup). Namun, mereka dapat digunakan dengan bahan kimia murni bila dicampur dengan bahan tanaman (misalnya bahan yang bebas nikotin dari tembakau).

Vaporizer (perangkat inhalasi)

Diterjemahkan dari Wikipedia, ensiklopedia bebas

Penguapan adalah sebuah alternatif untuk pembakaran (merokok) yang bertujuan untuk menghindari menghirup banyaknya zat beracun dan karsinogenik (zat pemicu kanker) oleh produk tembakau (rokok dan variasinya).

Vaporizer_berbentuk_pena_merk_tristick
Vaporizer berbentuk pena (dengan merk tristick), adalah yang paling sering ditemui di pasaran.

Alat penguap (vaporizer) mengandung berbagai bentuk ruang ekstraksi termasuk bore lurus, venturi, atau venturi sekuensial, dan terbuat dari bahan-bahan seperti logam atau kaca. Uap yang diekstraksi dapat dikumpulkan dalam kantong karet, atau dihirup langsung melalui selang atau pipa. Dengan tanpa adanya pembakaran yang terjadi, bila digunakan dengan benar dan lebih dingin suhu, efisiensi secara signifikan lebih baik dalam penggalian uap dari bahan dapat diperoleh. Oleh karena itu, efek iritasi dan berbahaya dari merokok yang sangat berkurang, seperti yang terjadi pada asap rokok.

Parts Alat penguap Rokok Elektrik (Vaporizer)

Sebuah rokok elektronik (e-cig atau e-cigarette) yang menggunakan mekanisme penguapan, adalah vaporizer bertenaga baterai yang mensimulasikan merokok tembakau dengan memproduksi uap yang menyerupai asap rokok. Hal ini biasanya menggunakan elemen pemanas dalam sebuah alat penyemprot, yang menguap larutan cairan yang disebut e-liquid. E-liquid biasanya mengandung campuran propilen glikol, gliserin sayuran, nikotin, dan perasa, sementara yang lain melepaskan uap rasa tanpa kandungan nikotin. Bagian-bagian dari Vaporizer dapat dilihat pada gambar di bawah ini:
Vaporizer_dengan_model_pena_Atomizer_Cigarette
Vaporizer dengan model pena beserta rincian parts atau bagiannya.

Efek Vaporizer terhadap kesehatan

Manfaat dan risiko penggunaan rokok elektronik tidak dapat dipastikan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa risiko kesehatan yang jauh lebih rendah daripada rokok biasa dan mirip dengan terapi pengganti nikotin. Tetapi sebuah Studi yang dilakukan Leiden University menemukan fakta bahwa sebanyak 30% -40% dari jumlah THC (tetrahydrocannabinol) yang dihirup, yaitu zat yang dikandung dalam tanaman cannabis atau ganja, tidak diserap oleh paru-paru tetapi hanya dihembuskan. Namun, mereka tidak menemukan perbedaan individual yang signifikan dalam hal jumlah asap yang dihembuskan.

Sumber: Wikipedia
E-Liquid, e-Juice atau kadang hanya disebut dengan "juice" saja, mengacu pada cairan solutif yang bila dipanaskan oleh atomizer akan menghasilkan uap/asap/kabut.

E-Liquid

Contoh_E_Liquid_merk_hangsen
Contoh e-Liquid merk "Hangsen" yang dijual di pasaran.

Bahan utama dari e-liquid biasanya adalah merupakan campuran dari propilen glikol (propylene glycol atau disingkat PG), gliserin (glycerin atau G), dan/atau polietilen glikol 400 (polyethylene glycol 400 atau PEG400), kadang-kadang dengan tingkat kadar alkohol tertentu yang dicampur dengan saos pekat atau diekstrak berbeda; dan opsional, konsentrasi variabel tembakau yang telah diturunkan kadar nikotinnya. Cairan ini biasanya digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan asap dalam alat penguapan yang disebut vaporizer.

Kebanyakan cairan e-cigarette atau vaporizer mengandung nikotin yang telah ditambahkan, tetapi tingkat nikotin ini dapat dipilih oleh konsumen, tergantung kadar yang diinginkan. E-liquid yang tidak mengandung nikotin juga tersedia. Dengan perbedaan antara berbagai merek yang telah diamati, obat-obatan seperti rimonabant untuk menurunkan berat badan dan tadalafil amino untuk disfungsi ereksi termasuk dalam beberapa solusi cartridge yang dijual di pasaran.

E-Liquid_Premium_merk_Vaper_Empire
E-Liquid Premium merk Vaper Empire yang berasal dari Australia.

Cairan ini sering dijual dalam botol atau cartridge sekali pakai yang sudah diinjeksi sebelumnya, atau sebagai kit bagi konsumen untuk membuat e-Juices mereka sendiri.

E juice

Komponen tertentu juga tersedia yang berfungsi untuk mengubah atau meningkatkan rasa cairan, kekuatan nikotin, atau konsentrasi e-liquid. e-Liquid yang diproduksi dengan berbagai ekstrak tembakau, buah, dan rasa lainnya, serta konsentrasi nikotin dengan berbagai variabel (termasuk versi bebas nikotin).

e_Juice_merk_Tasty_Puff_dengan_berbagai_rasa
e-Juice merk Tasty Puff dengan berbagai macam rasa.

E-liquid biasanya terbuat dari empat komposisi utama: air, propylene glycol (PG) atau vegetable glycerin (VG), nicotine (nikotin) dan flavoring (perasa tambahan untuk meningkatkan rasa pada vape). Di masa kini, dua buah komposisi yang paling sering digunakan di seluruh dunia adalah VG and PG, yang merupakan zat dasar pembuat e-juice.

Notasi standar "mg (miligram) / ml (mililiter)" sering digunakan dalam label untuk menunjukkan konsentrasi nikotin, dan kadang-kadang disingkat menjadi sederhana "mg". Dalam survei yang diadakan terhadap sejumlah pengguna e-liquid, biasanya e-liquid paling disukai memiliki kandungan nikotin mulai dari 18 mg / ml, dan sebagian besar rasa favorit adalah tembakau, mint dan, buah-buahan. Sebuah botol isi ulang dapat berisi hingga 1 g nikotin.

Namun bagi mereka yang ingin mencoba vaporizer dengan tujuan untuk berhenti merokok, maka biasanya pengguna membeli e-liquid atau e-juice yang tidak mengandung nikotin sama sekali.