Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Juni 2018

Shaikh Mishary Rashid Al-afasy adalah seorang imam, qari, dan hafidz Quran asal Kuwait. yang terkenal dengan suaranya yang sangat merdu dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an ,Ada banyak sekali video tilawah beliau yang beredar di internet dan banyak digemari oleh banyak orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Nama lengkap beliau Syaikh Mishary Rashid Ghareeb Mohammed Rashid Al-Afasy , lahir pada hari Ahad, 11 Ramadhan 1396 H / 1976 M di Kuwait. Beliau adalah seorang qori', munsyid, hafiz dan imam berkebangsaan Kuwait. Beliau juga imam masjid Al-Kabir di kota Kuwait. Ia yang memimpin dan juga menjadi imamshalat Taraweh pada setiap tahunnya. Ia pernah belajar di perguruan tinggi Al-Qur'an dan jugadi Universitas Madinah Al-Munawwarah. Beliau merupakan spesialis dalam masalah Al-Qur'an terutama dalammasalah bacaan. Beliau juga telah mendapatkan sertifikat oleh sejumlah ulama di bidang Al-Qur'an. Syekh Alafasy menikah dan memiliki dua anak perempuan.Dia juga dijuluki Abu Nora.
Pada tanggal 25 Oktober 2008, Sheikh Mishary dianugerahi Oscar Kreativitas Arab pertama oleh Uni Kreativitas Arab di Mesir. Acara ini disponsori oleh Sekretaris Jenderal Liga Arab Amr Mousa Bapak sebagai pengakuan Sheikh Mishary Alafasy peran dalam mempromosikan prinsip-prinsip dan ajaran Islam memanfaatkan teknologi modern untuk menyampaikan pesan damai Islam.
Pada 24 Maret 2007 Sheikh Mishary melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dan mengunjungi tiga masjid: Islamic Center di California Irvine, Islamic Institute of Orange County di California, danICD (Islamic Center of Detroit) di Michigan. Rekaman audio bacaan selama kunjungannya ke Amerika dapat ditemukan di situsnya, dan juga di YouTube atau MukminTV.
Pada September 2009, Sheikh Mishary melakukan perjalanan ke ICOI atau Pusat Islam Irvine, tetapi harus pergi lebih awal karena untuk keluarga darurat. Pada bulan agustus 2009 Syaikh Alafasy merilis sebuah nasyid yang diberi nama "Ramadhan" dimana ia mengkombinasikan 3 bahasa. bahasa Arab, Inggris dan Perancis dalam nasyid tersebut.
Beliau sudah menyetor dan memurojaah hafalan Al Qur'an beliau pada beberapa Syaikh, antara lain:
• Syaikh / Ahmed Bin Abd-AlAziz Azziat (Semoga Allah merahmatinya)
• Sheikh Ali Shehatah Ibraheem Al-Samannodi
• Sheikh Abd Al-Rafea Ridwan El-Sharqawy
• Sheikh Ahmed Al-Esa Moaserawy

Minggu, 19 Juni 2016


MAY FANRA/SAT 015A

Chiang Kai Shek (juga dikenal sebagai Jiang Jie Shi) merupakan seorang tokoh nasionalis dari Partai Nasionalis Cina Kuomintang. Ia memimpin partai tersebut setelah kematian tokoh revolusioner Cina yang sangat terkenal, yaitu Sun Yat Sen. Selanjutnya, ia menjadi Presiden Republic of China (yang sekarang disebut People's Republic of China) sampai tahun 1949. Setelah kekalahan melawan partai komunis, ia bersama pengikutnya kemudian hijrah ke pulau Formosa dan mendirikan kembali negara Republic of China di sana dan kemudian menjadi presiden di negara tersebut sampai ajal menjemputnya.
Latar Belakang Idiosinkratik Chiang Kai-Shek         
Chiang Kai-Shek adalah seorang pemimpin Partai Nasionalis Cina Guomindang atau disebut juga Kuomintang. Ia juga adalah seorang pemimpin militer dari Republik Cina. Ia dikenal juga sebagai generalissimo. Chiang Kai Shek adalah seorang pengikut Dr. Sun Yat Sen yang merupakan tokoh Partai Nasionalis Cina yang paling terkenal. Chiang Kai-Shek beralih menggantikan posisi Sun Yat Sen sebagai pemimpin partai setelah Sun Yat Sen meninggal dunia. Sebelumnya, Sun Yat Sen yang menggagas Revolusi tahun 1911 digantikan posisinya sebagai Presiden Republik Cina oleh
Yuan Shih Kai dan hijrah ke Cina Selatan hingga ia meninggal dan posisinya sebagai pemimpin Partai Nasionalis Cina digantikan oleh Chiang Kai Shek. Ia kemudian melanjutkan perjuangan Republik Cina dalam perang melawan Jepang dan juga Partai Komunis Cina dibawah pimpinan Mao Zedong. Selain itu, ia juga berperang melawan para warlord atau para jenderal yang saling berusaha memperoleh pengaruh pasca kematian Yuan Shih Kai. Ia berhasil meraih cita-cita untuk menyatukan seluruh daratan Cina karena kepiawaiannya sebagai seorang jenderal besar.
Chiang Kai Shek adalah seorang yang berhaluan nasionalis yang banyak dipengaruhi oleh Sun Yat Sen. Namun, berbeda dengan Sun yang seorang dokter, Chiang adalah seseorang yang berasal dari kalangan militer yang sudah ditempa pendidikan tersebut hampir sepanjang hidupnya. Pendidikan militer yang keras membentuk wataknya menjadi keras. Layaknya sebagai seorang jenderal, ia merupakan pemimpin yang disegani sehingga berhasil menyatukan hampir seluruh Cina dibawah pemerintahannya. Ia merupakan orang pertama yang berhasil melakukan hal itu pasca revolusi yang mengubah Cina menjadi negara Republik. Namun, ia juga adalah orang yang menyebabkan daratan Cina dikuasai oleh komunis yang akhirnya memaksanya bersama para pengikutnya dalam Partai Kuomintang untuk hijrah ke pulau Formosa yang sekarang dikenal dengan Taiwan.
Chiang Kai Shek adalah seorang diktator yang memerintah negaranya secara otoriter. Akan tetapi, kecuali masalah sensitif seperti komunisme dan kaum separatis Taiwan, ia tidak benar-benar otoriter, dunia pers di Taiwan sangat bebas, boleh mengecam negara dan pemerintah daerah, masyarakat Taiwan memiliki kebebasan ekonomi, asalkan dia tidak terlibat dalam politik, sebagai individu atau keluarga bisa hidup dengan bahagia. Inilah yang membedakan Chiang Kai Shek dengan pemimpin � pemimpin diktator lainnya, termasuk musuhnya, Mao Zedong. Sifat kerasnya muncul karena kebenciannya terhadap siapapun yang menjadi musuhnya, dan jika ada orang ataupun pihak � pihak yang terlihat cenderung mendukung musuhnya, ia akan bertindak secara otoriter karena sifat kerasnya tadi. Kediktatorannya muncul lebih banyak disebabkan oleh latar belakang dia sebagai jenderal yang sudah ditempa pendidikan secara militer yang keras sehingga ia dikenal sebagai generalissimo. Hal tersebut wajar dialami oleh seorang yang berlatarbelakang militer. Dalam hal ia memberikan kebebasan kepada siapapun untuk mengkritik negara, hal tersebut lebih dikarenakan posisinya sebagai seorang nasionalis yang ingin menjadikan negaranya lebih baik lagi dan juga karena ia menganut tiga prinsip Sun Yat Sen, yaitu Nasionalis, Sosialis dan Demokrasi. Ia menerapkan demokrasi di negaranya yang menjanjikan kebebasan kepada siapapun untuk mengkritik pemerintah, kecuali dalam urusan komunis dan separatis. Hal ini menjadikannya seorang diktator yang otoriter, tetapi lebih demokratis.
Pemikiran Nasionalis Yang Disumbangkan
Pemikiran � pemikiran dari Chiang Kai Shek lebih dipengaruhi oleh pemikiran Sun Yat Sen. Salah satunya adalah tiga prinsip dari Sun Yat Sen, yaitu Nasionalis, Sosialis, Demokrasi. Boleh dibilang ia merupakan pengikut setia dari Sun Yat Sen dan sebagai penerus cita � cita Sun Yat Sen untuk mempersatukan seluruh bangsa Tionghoa yang saat itu dikuasai oleh pemerintahan Dinasti Qing yang berbangsa Manchu. Namun, bedanya ia memiliki watak yang lebih keras sehingga ia cenderung keras kepala dalam menghadapi setiap permasalahan yang melanda negerinya. Ia sangat jarang mendengar para penasihatnya sehingga ia tidak bisa menyelesaikan masalah dalam negerinya. Semenjak Jepang melancarkan peperangan, keadaannya semakin terdesak dan ia disarankan untuk bersatu dengan partai komunis dalam menghadapai Jepang. Akan tetapi, ia tidak langsung menurutinya karena kebenciannya yang sangat mendalam terhadap komunis. Setelah keadaan yang semakin mendesak, akhirnya ia memutuskan untuk bersatu dengan partai komunis dan bersama � sama melawan Jepang.
Setelah rentetan peperangan melawan Jepang dan peperangan lain pada Perang Dunia II, pemerintahan nasionalis yang dipimpinnya kembali menghadapi pertikaian dengan Partai Komunis Cina pimpinan Mao Zedong. Karena kekuatan negara yang masih lemah dan belum kembali pulih pasca Perang Dunia II, pemerintahan nasionalis semakin terdesak oleh pemberontakan yang dilakukan oleh kaum komunis. Setelah posisinya yang semakin terdesak oleh kaum komunis, ia terpaksa hengkang bersama pengikutnya ke pulau Formosa (Taiwan). Di sana, ia melanjutkan perjuangan nasionalis dan mendirikan Republic of China yang baru dan menjadikan ia sebagai presiden. Kediktatoran Chiang Kai Shek terlihat ketika ia melalui tentaranya menindas penduduk Taiwan dengan brutal karena memprotes pemerintahan nasionalis partainya yang sangat korup. Pemerintah nasionalis menyadari kesalahan mereka sehingga mereka terpaksa meninggalkan daratan China, yakni mengabaikan masalah sosial � ekonomi. Karena hal tersebut, pemerintah nasionalis di bawah pimpinan Chiang kemudian melakukan perubahan � perubahan dalam bidang tersebut untuk menyejahterakan rakyat Taiwan.
Kediktatoran Chiang Kai Shek tampaknya semakin memudar setelah ia memerintah Republik Cina di Taiwan. Hal tersebut karena ia mengesampingkan egonya dalam memerintah dan lebih mementingkan kepentingan rakyatnya berdasarkan pemikiran nasionalisme Sun Yat Sen. Chiang Kai Shek berubah menjadi orang yang lebih demokratis setelah itu. Ia lebih mengutamakan kemajuan negara yang dipimpinnya dan mengesampingkan wataknya yang keras kepala. Kemajuan ekonomi adalah prioritasnya yang buktinya pada tahun 1970an, Taiwan merupakan negara Asia yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang paling pesat setelah Jepang , dan bersama Korea Selatan, Singapura dan Hong Kong dikenal sebagai Four Asian Tigers.
Pengaruh Pemikiran
Pemikiran nasionalis Chiang Kai Shek telah mempengaruhi banyak orang di Taiwan, terutama sekali orang � orang terdekatnya, yaitu anaknya sendiri, Chiang Ching Kuo yang kemudian menggantikan dirinya menjadi Presiden Republic of China selanjutnya. Sang anak meneruskan perjuangan ayahnya dalam membangun negaranya. Gaya kepemimpinan anaknya lebih demokratis dari ayahnya yang dahulu terkenal sebagai diktator, namun pemikirannya tetap meneruskan pemikiran nasionalis dari ayahnya. Dapat dibilang bahwa sang ayah menurunkan semangat pemikiran nasionalis dari Sun Yat Sen kepada sang anak dan kepemimpinan Partai Nasionalis Kuomintang dilanjutkan oleh sang anak.
Chiang Kai Shek disegani oleh rakyatnya karena berhasil memajukan kesejahteraan masyarakat Taiwan dan kematiannya membuat seluruh rakyat Taiwan berduka. Untuk mengenang jasanya, dibangun Chiang Kai Shek Memorial Hall di Taipei dan juga dibuatkan lagu Chiang Kai Shek Memorial Song. Pemikiran Chiang Kai Shek mewarisi pemikiran nasionalis Sun Yat Sen dan bertujuan meraih cita � cita nasionalisme yang ingin diraih oleh Sun Yat Sen. Pemimpin � pemimpin Taiwan selanjutnya banyak berkontribusi untuk menegakkan prinsip � prinsip nasionalisme yang belum tercapai selama masa pemerintahan Chiang Kai Shek, seperti demokrasi yang masih belum berjalan dengan maksimal yang kemudian ditegakkan pada pemerintahan � pemerintahan selanjutnya.
Chiang Kai Shek adalah seorang nasionalis sejati dan dapat dikatakan sebagai seorang pahlawan Republic of China. Jasa � jasanya telah menghindarkan Cina dari perpecahan. Jatuhnya Cina ke tangan komunis tidak serta merta membuatnya tidak dihormati karena ia masih memiliki pengikut yang setia yang akhirnya berhasil membangun Taiwan menjadi negara yang maju, bahkan Republic of China sudah maju terlebih dahulu dibanding People's Republic of China yang dipimpin Mao Zedong. Chiang Kai Shek telah membuat kemajuan yang pesat bagi masyarakat Taiwan dengan prinsip nasionalismenya. Pengaruh pemikirannya sangat kuat dan para pengikutnya selanjutnya meneruskan perjuangan Chiang, salah satunya adalah memperjuangkan pengakuan Republic of China sebagai negara berdaulat oleh dunia internasional.
DAFTAR PUSTAKA
Hays, Jefrey. 2008. Kuomintang, Chinese Warlords, Chiang Ksi-Shek and Madame Chiang Kai-Shek. (http://factsanddetails.com/china.php?itemid=51&catid=2&subcatid=4)
Ming, Yu. 2011. Perbandingan Chiang Kaishek-Mao Zedong (1). (http://www.epochtimes.co.id/china.php?id=916), diakses 22 November 2012
Taniputera, Ivan. 2011. History of China. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
TIME Magazine. China: Chiang Kai-shek: Death of the Casualty. 1975. (http://www.time.com/time/magazine/article/0,9171,917286-3,00.html), diakses 22 November 2012

Kamis, 16 Juni 2016

Rut Sontiara/SAT/2015B

Syngman Rhee atau Yi Seungman lahir di Haeju, Hwanghae, korea,26 maret 1875 . meninggal di Honolulu, Hawai, Amerika Serikat , 19 juli 1965 pada umur 90 tahun adalah seorang presden pertama korea selatan . karier kepresidenannya yang di mulai dari bulan agustus 1948 sampai april 1960. Dianggap kontroversial akibat sifat anti-korupsi dan tangan besinya yang menyulut terjadinya perang korea, singman Hree dilahirkan dari sebuah keluarga bangsawan (yangban) . pada awalnya dia mengikuti pendidikan di Pai Chai Hak Dang . pada masa mudanya Syngman Rhee dikenal sebagai aktivis dalam perjuangan melawan jepang . karena hal tersebut, dia pernah ditangkap ketika melakukan demonstrasi anti jepang pada tahun 1897 sampai tahun 1904 . selepas kebebasannya dari penjara jepang. Syngman rheee melanjutkan studynya di Amerika Serikatdan mendapat gelar AB dari George Washington Unervisity dan gelar Ph.D dari Princeton University .riwayat pendidikan barat inilah yang dapat dikatakan banyak mempengaruhi Syngman rhee dalam hal pemikiran � pemikiran politiknya . runya di Princeton
Dikatakan orang yang paling berpengaruh dalam membangun pemikiran politik Syngman Hree adalah woodrov Wilson, seorang gurunya di Princeton University . beberapa sikap yang paling kentara adalahsikap anti komunis nya yang disinyalir sebagai penyulut beberapa konflik di korea
selatan . pada tahun 1910 syngman rhee kembali ke korea, tetapi karena aktivitas politiknya tidak disukai pemerintah . dia memutuskan untuk pergi ke korea . tetapi karena aktivis politiknya tidak disukai pemerintah , dia memutuskan untuk pergi ke cina pada tahun 1912 . hingga pada tahun 1919 semua faksi pro kemerdekaan korea berkumpul di cina dan membentuk pemerintahan provisional korea di Shanghai, dia dipilih sebagai presiden samapi 1925. Presiden pemerintahan provisional merupakn awal karirsyngman rhee sebagai politisi . syngman rhee memimpin korea selama sekitar 12 than sejak 1948-1960 atau terhitung selama kurang lebih tiga periode . selama periode kepemimpinan tersebut synman here menanamkan pengaruhnya dengan kuat dalam segala aspek kehidupan masyarakat korea selatan . terdapat sebuah ungkapan menarik untuk mengambarkan kepemimpinannya pada saat itu bahwa korea pada era  1950an , mengitari atau melawan satu orang . hal tersebut menunjukkan bahwa betapa kuatnya syngman rhee untuk menjalankan kediktatorannya adalah National Security Laaw yang disahkan oleh Dewan Nasional . dengann bersenjatakan undang undang . syngman hree menggalakkan kampenya anti komunis dengan cara melakukan pembersihan semua instutusi dari orang orang yang pernah terlibat partai komunis. Pers, insitusi pendidikan, militer, dan institusi � institusi yang lain sebagian besar tak dapatlepas dari kebijakan ini .  Walaupun gitu, kampanye anti komunis tidak selesai sampai disini . pada Februari 1951 bertempat di Kochang sebuah daerah di provinsi Kyongsang Selatan, Pasukan yannng dipimpin oleh colonel Tiger mengepung dan melakukakan pembantaian di sekitar 500 desa . yang diduga digunakan sebagi tempat persembunyian kaum komunis .
            Pada tahun 1949 syngman Rhee memenjarakan 9 anggota Dewan Nasional yang dituduh ingin menggulingkan pemerintahannya . pada saat itu di parlemen sedang dibahas pengadilan terhadap orang � orang yang pro jepang pada masa penjajahan dan syngman Rhee diduga adalah salah satu orang yang cukup pro jepang  pada saat itu . jelang pemilu tahun 1952 syngman Rhee mengeluarkan amandemen undang undang dasar yang berisi mengenai pemilihan presiden langsung oleh rakyat . pada periode
Sebelumnya hak memilih preside nada di tangan parlemen . tawaran amandemen dari syngman  rhee ini .seperti sebuah keputusan dengan harga mati bagi parlemen . siapapun anggota parlemen yang menolak keputuan ini dapat ditangkap dan dipenjarakan
Pada tahun 1945, syngman Rhee kembali melakukan amandemen undang undang dasar . dalam amandemen ini dia menghapus ketentuan seorang presiden hanya dapat menduduki jabatan selama dua kali masa jabatan . untuk memperluas kekuasaaanya, syngman rhee membentuk partai Liberar dan menjadi pemenang pada pemilu 1945, dengan suara mayoritas . struktur kekuatan partai Liberal tidak hanya ada di parlemen, tetapi juga ada di birokrat dan kepolisian negara . dengan seperti itu syngman Rhee dapat dengan mudah menguasai kebijaka-kebijakan parlemen . pada masa pemerintahan syngman hree, bantun asing terutama Amerika Serikat yang masuk dengan deras, menjadi kekuatan syngman Hree untuk dapat mendominasi prekonomian, terutama untuk memperkuat legitimasinya dari dukungan kalangan penguasa . izin impor dan alokasi kredit dijadikan sasaran kekuatan .
Pada akhir 1950an syngman Rhee membentuk sistem politik korea selatan seolah olah menjadi miliknya . parlemen hanya menjadi lembaga yang berfungsi melegitimasi keinginannya, dan telah menyingkirkan pesaing yang dinilai potensial sebagaian yang lain tersingkir selama perang korea utara dan korea selatan . namun, kematian salah satu seorang rival politiknya yaitu Cho Pyong Ok yang mencalonkan diri sebagai kandididat presiden satu minggu sebelum  pemilu. Menimbulkan kecurigaan akan kemenangan syngman rhee dalam pemilu. Terutama pada pemilu 1960 yang dimenangkannya dengan 90% suara. Pada tahun 1960, Syngman Rheekembali menduduki kuursi presiden yang keempat dengan memenangkan 90% suara . kemenangan besar ini terjadi setelah calon presiden  dari partai oposisi utama , cho byeong ok tiba tiba meninggal dunia sebelum pipres tnggal 15 maret. Namun Rhee memutuskan untuk menunjukkan anak didiknya, Lee Gibung sebagai Wakil presiden independen � bagian pemerintahan yang terpisah pada waktu itu. Tetapi ketika Lee, yang bersaing dengan Chang Myong, mantan duta besar Amerika Serikat Selma perang korea, memangkan pemilihan wapres dengan suara yang terlalu besar, pihak oposisi mencurigai telah terjaadi kecurangan. Hal ini memicu kemarahan dari berbagai kalangan rakyat korea, memenagkan pmilihan wapres dengan suara yang terlalu bsar, pihak oposisi mencurigai telah terjadinya kecurangan . hal ini memicu kemarahan dari berbagai kalangan rakyat korea selatan . Massa melakukan demontrasi untuk menuntut Rhee mundur pada tanggal 26 April 1960. Namun mereka ditembaki oleh militer , pada hari yang sama, masyarakat dikejutkan dengan insiden pembunuhan keluarga Wapres terpilih Lee Gibung  oleh putra keduanya (juga putra adopsi Syngman Rhee) . puncak kecurigaan masyarakat pada syngman Rhee terjadi pada tanggal 16 april 1960 sebuah demonstrasi mahasiswa terjadi dikorea selatan . demontrasi yang diikuti mahassiwa sekitar 30.000 orang tersebut keesokan harinya bergerak menuju istana presiden .dalam demonstasi tersebut 130 mahasiswa ditebak dan terbunuh sedangkan 1000 orang luka luka . kibat insiden itu antara demonstran dan militer tersebut  pemerintah menetapkan negara dalam keadaan darurat . dan kemudian  pada tanggal 25 april 1960, sekitar 300 orang dosen melakukan demonstrassi yang mendukung aksi
            Pada tanggal 28 april 1960, DP-4 Central Intelegnce Agency Amerika Serikat yang dioperasikan oleh Civil Air Transport mengungsikan Rhee dari korea setelah demontran menduduki istana Presiden, Blue house. Kemudian diungkapkan oleh Kim Yong Kap, Deputi mentri keungan, bahwa pada masa rezimnya Rhee telah menggelapkan lebih dari $20 juta dana pemerintahan . mantan presidden Rhee, istrinya Franziska (berasal dari Australia) dan anak adopsinya tinggal di pengasingan Honolulu, dihawai
Gerakan gerakan tersebut akhirnya berhasil membuat syngman Rhee mengundurkan diri dan melarikan diri ke hawai pada bulan mei 1960, akibat kasus-kasus pembunuhan yang semakin mengarah keepadanya, akhirnya setelah melewati beberapa proses. Pada bulan juli 1960, Yun Yo son terpilih oleh parlemen sebagai presiden korea selatan kedua . Rezim Syngman Rhee dianngap sangat kontroversial . secara umum, dikalangan dikalangan konsrvatif mengangap Rhee sebagai pahlawan bangsa, sedangkan kaum liberal cenderung kritis terhadapnya . kediaman Syngman Rhee ihwajang,Seoul saaat ini digunakan sebagai museum memorial presien Presiden Pada tanggal 19 juli 1965 Rhee meninggal dunia di Hawai akibat stoke Sebagai presiden Syngman Rhee dikenal dengan pemerintahannya dengan kekuasaan kedikatorannya bahkan sebelum perang korea pada tahun 1950. Ia memerintah tentara sekuritas internalnya untuk menagkap dan menyiksa agen yang diduga komunisdi korea utara. Pemerintahannya jugapernah melakukanpembantaian yang paling besar salah satuny adalah pembantaian pulau jeju dikarenakan pemberontakan oleh golongan sayap kiri
Jasadnya dikembalikan ke korea selatan dan dimakamkan di Nasional Seoul pada tanggal 27 juli tahun yang sama .

Daftar Pustaka 1. Monsanto Luka. Tangan Besi : 100 tiran pengasa dunia. Yogyakarta : galangpress, 2008



MUTMAINAH / SAT/ 2A

Lao Tzu merupakan ahli filsafat yang terpopuler dan juga merupakan pendiri Taoisme kini. Riwayat hidupnya tidak banyak terdapat dalam catatan historis, tetapi kewujudannya terbukti dalam catatan historis Tiongkok, Shiji.
Ssu-ma Ch'ien dalam bukunya mengkaitkan Lao Tzu dengan dua nama yang dentifikasinya kurang lebih sama. Mereka adalah Lao-Lai Tzu , seorang Taois yang diperkirakan pernah dikunjungi oleh Konfusius, dan Lao Tan , seorang ahli astronomi. Ketiga nama yang berbeda ini, menurut Ssu-ma Ch-ien, adalah satu orang yang sama. Nama Lao Tzu dalam buku Ch-ien memang penuh dengan misteri yang di kemudian hari akan selalu menjadi diskusi yang tidak pernah selesai. Ia mengisahkan bahwa Lao Lai Tzu pernah dikunjungi oleh Konfusius. Setelah kunjungan tersebut, Konfusius mendapatkan pemahaman darinya tentang kehidupan yang lepas dari keangkuhan dan kemewahan duniawi semata saja. Ia pernah menasehati Konfusius untuk pensiun dari pekerjaannya di kerajaan. Lao Tzu juga disebut sebagai seorang tua, yang
biasa membawa sekeranjang rumput liar. Sebutannya seperti itu sering dikaitkan dengan asal kata namanya, yaitu Lao yang berarti orang tua dan Lai berarti merumput. Sedangkan mengenai Lao Tan, para ahli sampai sekarang ini masih belum sepakat apakah Lao Tzu dan Tan adalah orang yang sama atau bukan. Hal ini diketahuidari sejarah yang menceritakan Tan yang mengunjungi Pangeran Hsien dari Ch'in pada 374 SM. Beberapa ahli sejarah menyatakan Tan adalah Lao Tzu, namun ada juga yang menyangkal pernyataan ini. Dalam tulisan ini, tokoh Tan dimasukan karena masuk dalam penelitian Ssu-ma Ch-ien. Semasa mudanya, Lao Tzu pernah bertugas sebagai seorang pegawai kerajaan pada masa Dinasti Chou (1111-255 SM) di sebuah kantor penyimpanan dokumen-dokumen dan surat-surat kuno dan bersejarah. Dengan diterimanya di kantor seperti itu, dapat dipastikan kalau Lao Tzu merupakan seorang yang ahli dalam ilmu astrologi dan peramalan. Ia pun bertanggung jawab terhadap buku-buku suci dan rahasia. Dalam masa kerjanya, ia sudah mempraktekkan sebuah jalan hidup, yang kemudian dikenal sebagai aliran Taoisme. Keutamaannya merupakan buah dari refleksi hidupnya selama berada di dalam perpustakaan dokumen penting tersebut. Ia menekankan sebuah kehidupan yang jauh dari keinginan diri atau hasrat semata yaitu suatu kehidupan yang murni dan bersih. Pengetahuan seperti ini ia dapat dari pengalaman hidupnya yang kental dengan suasana kerjanya yaitu menekuni dokumen dan surat kuno. Ia ingin mengajak manusia kembali menghidupi Tao
Dalam masa pensiunnya, ia mempraktekkan prinsip jalan dan keutamaan tersebut. Ia semakin menjalankannya secara radikal yaitu dengan menjauh dari dunia dan hidup dihutan. Lewat usahanya tersebut, ia dapat hidup panjang dan ini merupakan buah dari usahanya menjalankan prinsip-prinsip kehidupan yang dibuatnya. Jalan Tao muncul karena suatu protes terhadap manusia yang sangat peduli pada dirinya sendiri, yang menurut Lao Tzu merusak dirinya sendiri. Contoh yang paling konkrit pada masa itu adalah perang. Perang sangat dibenci Lao Tzu karena perang sangat mementingkan diri penguasa saja. Rakyat dengan perang menjadi semakin tepuruk dan menderita. Tidak ada kebahagiaan dan kedamaian yang didapat dari peperangan Manusia memang harus menemukan kebahagiaan, bukan kesuksesan. Ini didiapat dengan mengikuti jalan Tao, bersatu dalam gerak Tao. Ssu-ma Ch'ien mengatakan bahwa Lao Tzu dalam hidup di jalan Tao juga merupakan seorang pribadi yang sangat asketis. Ia hidup menyendiri terpisah dari dunia yang ramai, mungkin di dalam gua, dengan menekankan prinsip hidup wu wei, yaitu kesederhanaan, penuh kedamaian, ketenangan batin, dan kemurnian pikiran atau budi
Menurut Lao Tzu, hidup mengikuti dunia dan berusaha memperbaikinya merupakan suatu penurunan atau kemunduran kehidupan. Ia menyatakan bahwa praktek hidup dalam jalannya bisa membantu memperbaiki kehidupan manusia di dunia ini. Maka ketika ia hendak pensiun, ia mengungkapkan praktek hidupnya tersebut di atas kertas sebanyak 5000-an kata. Usaha ini sebenarnya dibuat atas permintaan Yin-hsi, seorang penjaga gerbang. Ide yang tertuang dalam satu buku tersebut yang kemudian dipisah menjadi dua bagian, yaitu jalan (Tao) dan daya hidup (Te), yang merupakan refleksi Lao Tzu mengenai kehidupan dan cara menanggapi kehidupan tersebut. Buku ini kemudian dikenal dengan kitab Tao Te Ching. Isi kitab ini berupa prinsip-prinsip dan hukum-hukum untuk kehidupan manusia agar tetap selaras dengan sesama dan alam. Lao Tzu, secara psikologis, mengembangkan jalan Tao ini dikarenakan ia berkembang dalam dunia yang lemah dan tak berdaya. Lingkungan daerahnya yang miskin dan kecil mendasarkan ajarannya untuk bersikap lembut dan selaras dengan alam. Ia tidak mengajak pengikutnya untuk mampu mengintrospeksi diri dan kemudian memperbaiki apa yang telah diperbuatnya. Ia juga tidak mengajak orang untuk berjuang meraih impian di masa depan. Kesatuan dan keselarasan dengan alam adalah tujuannya. Dalam kesatuan tersebut kebahagiaan akan ditemukan. Solusi yang digunakan Lao Tzu dalam memperbaiki negara adalah menghindar dari struktur pemerintahan karena oknum-oknum dalam dinastilah sumber utama ketidakberesan. Merekalah yang menciptakan adanya peperangan. Menurutnya jalan hidup sederhana ini adalah solusi tepat agar dinasti bisa maju dan berkembang dengan saling menghargai dan menghargai martabat manusia. Pada waktu buku Tao Te Ching ini ditulis, Dinasti Chou memang sedang mengalami masa kemunduran. Jika dinasti ingin terus bangkit, dinasti harus mengurangi peranannya dalam masyarakat. Dinasti tidak boleh terlalu ikut campur. Biarkan saja segalanya berjalan seperti adanya. Nama Lao Tzu sebagai pribadi selalu dikenang sepanjang masa. Para konfusianis mengenangnya sebagai seorang filsuf yang dihormati, di mana Konfusius sendiri juga mengaguminya dan mengkonotasikannya seperti seekor naga yang dengan lihai terbang menembus awan dan angin. Masyarakat luas juga mengenangnya sebagai seorang suci atau dewa. Para Taoist sendiri menyatakan bahwa Lao Tzu adalah emanasi dari Tao.
GAGASAN-GAGASAN LAO TZU
Gagasan-gasan serta ide-ide Lao Tsu semuanya tertuang dalam karyanya yang dikenal dengan nama Tao-te-ching yang juga merupakan kitab terbesar Agama Tao. Isi kitab Tao-te-ching sendiri beberapa akan di bahas pada pembahasan selanjutnya (kitab suci agama Tao).Dan diantara Ide-ide Lao tzu bias di contohkan yakni konsep tentang Wu- Wei dan Yin Yang yang pembahasannya akan di bahas pada makalah selanjutnya.
KITAB SUCI AGAMA TAO
1.        Tao-te-ching
Tao-te-ching  atau kadang di eja menjadi Daodejing adalah nama sebuah kitab klasik penganut Taoisme. Ada yang mengartikan judul buku ini sebagai klasik tentang jalan kuasa. Ada juga yang mengartikan sebagai kita  hukum dunia dan kekuatannya. Judul lainnya judul lainnya adalah 5000 kata La-Tzu dan Laozi. Yang pertama menegaskan tentang pengarang kitab ini dan jumlah kata yang dikandungnya, yang dalam karakter China memang terdiri dari 5000 karakter. Judul kedua hanya menunjukkan kepada pengarangnya yakni Laozi yang berarti "guru tua". Tentu saja ini bukan nama sebenarnya tetapi samaran. Nama dirinya sebenarnya adalah Li Erh dan Lao-Tzu. Sedang nama dewasanya Lao-chun, T'ai-shang lao-chun, atau T'ai-shang Hsuan-yuan Huang-ti, juga disebut Lao Tunatau Lao Tan.
Kitab ini di tulis Lao-tzu pada  abad ke6 SM. Ada yang menyebutkan bahwa kitab ini muncul pada  pertengahan abad ketiga sebelum masehi. Pendapat ini di ajukan oleh sejarawan besar china, Ssu-ma Ch'ien di dalam karyanya shih-chi (laporan-laporan historis) yang menulis sekitar tahun 100 SM. Menurutnya, kitab ini ditulis pada masa dinasti Chou yang berkuasa mulai kira-kira 1111 SM dan berakhir pada 255 SM. Sedang menurut sejarawan modern, kitab ini mulai di kenal pada masa dinasti Han yang mulai berkuasa pada 206 SM hingga 220 M.
Tao-te-ching dapat di artikan sebagai kitab klasik atau kuno tentang jalan dan keluhurannya, dapat di bagi menjadi dua bagian. Bagian yang pertama menjelaskan tentang Tao yang diyakini ada dimana-mana dan asal mula dari segala sesuatu yang ada di alam ini. Sebagaimana disebutkan sebelumnya bahwa Tao tidak dapat dibayangkan dan tidak dapat dijangkau oleh akal pikiran manusia. Sedangkan bagian kedua dari kitab tersebut adalah membicarakan tentang Te yaitu daya atau kekuatan yang diperoleh denganmengikuti Tao. Secara keseluruhan kitab ini terdiri dari 82 bab. Laozi mengungkapkan Tao melalui lirik yang indah dan puitis sehingga membangkitkan semangat para pembacanya. Tao �te-ching mengungkapkan konsep-konsep yang saling berhubungan satu dengan yang lainnyasecara sistematis, sehingga memberikan dasar pemahaman bagi semua orang.
2.    Chuang-Tzu
Cuang-Tzu atau Zuangzi merupakan kumpulan 33 bab esai yang terbagi menjadi tiga bagian: Bab Dalam (nei-p'ien), bab Luar (wai-p'ien) dan bab lain-lain (tsa-p'ien), sebagaimana banyak naskah kuno yang lain. Cuang-tzu yang kita miliki sekarang ini kurang lengkap. Kitab Chuang-tzu yang ada sekarang ini ada kemungkinan disatukan pada awal abad ke-4. Pada masa dinasti T'ang, status kitab ini terangkat ketika kitab ini menjadi satu dari tiga kitab klasik Tao, bersama dengan Tao-te-ching dan Lieh-tzu. Chaung-tzu dianggap para ahli sebagai karya ke dua dari filsafat Taoisme. Kitab ini diberi nama oleh pengarangnya pada abad ke4 SM, Zhuangzi (guru Zhuang), dan nama lain untuk Zhuangzi adalah Zhuang-zho. Kitab ini lebih banyak diperuntukan untuk rakyat jelata sebagai pedoman hidup mereka, ketimbang para penguasa. Zhuangzi yang juga di kenal sebagai nama pnulisnya, dikenal sebagai tokoh yang senag mewujudkan Tao yang tidak terbatas dalam dirinnya. Guna untuk mempertahannkan nilai-nilai kemanusiaan dalam hidup ini. Dia melihat realitas alam dan menggambarkan alam sebagai sesuatu yang tidak terbatas atau kekal yang ada dialam ini dengan cara berbeda-beda. Dia juga melihat bahwa perubaha-perubahan yang terjadi dalam hidup ini dan juga dalam kematian sebagai perpaduan dengan Tao atau tidak terlepas dari unsur Tao. Kitab ini juga berbicara tentang keabadian dan kekekalan hidup. Sedikit sekali kita mengetahui tentang seluk-beluk kehidupan Zhuangzi. Menurut Sima Qian, seorang sejarahwan dari Dinasti Han, Zhuangzi lahir satu abad setelah kematian Konfusius, pada periode Perang Antar Negara (403-221SM). Nama aslinya Zhou (Zhou). Kadang namanya ditulis Chuang Tzu, Chuang Tsu, Zhuang Tze.Zhuangzi diperkirakan hidup pada jaman Raja Hui dari Liang dan Raja Xuan dari Qi, sekitar 370� 301 SM. Dia datang dari daerah Meng dimana dia bekerja sebagai serorang pejabat kecil. Karena ingin menarik diri kepada kehidupan pribadi, ia menolak tawaran Raja Wei Chu untuk menjadi perdana mentri. Semua ide-ide Zhuangzi menjadi sangat penting bagi tradisi keagamaan taoisme diseluruh Dunia. Pemikiran Zhuangzi yang tertuang didalam kitabnya (yang juga disebut kitab Zhuangzi atau Chuang-tzu) ditulis dalam 7 bab, sedangkan pemikiran yang lain ditulis sebanyak 26 bab yang barangkali karya dari murid-muridnya yang sangat cerdas dan sangat bijaksana.
3.        Lie-zi
Kitab lezi atau lieh-tzu, dianggap sebagai kumpulan cerita-cerita dan hiburan-hiburan dalam filsafat, kitab ini juga berisikan bahan-bahan yang ditulis selama 600 tahun (berkisar antara 300 SM sampai 300 M). dalam karya yang aslinya, kitab ini terdiri dari 20 bagian. Dari ke-20 bagian ini kemudian di dapatkan menjadi 8 bagian yang kita jumpai saat ini. Lebih kurang 100 tahun kitab ini tidak mendapat perhatian dari pengikut agama Tao, sebagaimana kitab Tao-te-ching dan Chuang-tzu. Ajaran-ajaran dalam kitab ini di anggap hanya untuk memahami agama Tao pada masa negri-negri yang berperang dan kebudayaan-kebudayaan yang berkembang pada awal kekuasaan dinasti Han. Kitab ini sampai ke generasi kita sekarang ini karena jasa besar cendikiawan dari dinasti Chin Timur, yang hidup pada tahun 317 sampai dengan 420. Dialah yang berjasa menyunting dan memberi komentar kitab ini sehingga menarik untuk dibaca orang banyak. Jika tidak ada usaha dari dia, maka barangkali kita sudah tidak bisa menemukan kitab ini dan selamanya tidak akan tahu isi kitab ini.
Lie Zi, nama aslinya Li Yu-Kou, adalah salah satu dari tiga bijaksanawan Taoisme: Lao Zi, Lie Zi dan Zhuang Zi. Lie Zi hidup pada jaman ?The Warring States? 476-222 sebelum Masehi. Ada pula yang mengatakan bahwa Beliau hidup diantara abad VII ? abad V sebelum Masehi. Lie Zi hidup sangat saderhana dan makanannya terdiri dari nasi dan sayuran selama kira-kira empat puluh tahun lamanya, sebagai bagian dari hidupnya. Orang tidak tampak beliau pergi dan datang karena Lie Zi dapat mengendarai angin. Sebetulnya ini hanya figurative, karena ketenangan jiwanya, sehingga dia berasa sebagai bagian dan kebersamaan dengan alam seperti gunung, sungai dan juga angin. Dia pernah berkata:? Tidak bicara sama sekali dan tidak mengetahui sama sekali.? Perkataan ini sebetulnya bernilai karena yang dimaksud oleh Beliau ialah: ?sebenarnya tiada satu yang orang tidak mengatakn dan tiada satupun orang yang tidak mengetahuinya.? Zhuang Zi dalam buku-bukunya mencatat Lie Zi, karenanya orang berpendapat Beliau hidup pada masa abad ke lima atau keempat sebelum Masehi di negara Cheng. Lie Zi hidup sebagai manusia biasa, karena Beliau hidup sebagai recluse (hidup menyendiri di desa) dan tidak mau menerima kedudukan pemerintahan dan sejarahnya hampir sama dengan Zhuang Zi. Waktu Lie Zi hidup sangat miskin dan susah untuk makan di negara Cheng, temannya mengatakan pada Perdana Menteri bahwa Lie Zi sudah mendapatkan tao, namun miskin dan tidak diketahui orang, dan minta agar Perdana Menteri meberikan bantuannya. Perdana Menteri memberi bantuan berupa gandum, tetapi Lie Zi dengan hormat dan halus menolaknya. Istrinya sangat marah dan mengatakan bahwa orang-orang bijaksana hidup nyaman dengan keluarganya, tetapi mereka hidup kelaparan. Bagaimana kau bisa menolaknya? Lie Zhi bersenyum  dan mengatakan, kalau dia mendapatkan kehormatan atas usul orang lain, maka juga bisa terjadi orang lain bisa mengutuk dia. Lama kemudian Perdana Menteri lengser karena tercela dan karena opini massa dia dihukum mati.

DAFTAR PUSTAKA
 Ihsan Tanggok.2006.Mengenal Lebih Dekat Agama Tao.(Jakarta: uin Jakarta Press)..

 Lao tse.2010.Tao Te Ching -81 filsafat hidup Tao.(Yogyakarta: new Diglossia Yogyakarta).

Windar Santoso, SJ. http://winsig-cina.blogspot.com/2007/04/lao-tzu-sebagai-pribadi.html selasa, 20 Maret2012, pkl. 16.00

Husthon smith.agama-agama manusia (trjemahan). jakarta: yayasan obor indonesia, 1991



https://dewiiifatiah.wordpress.com/2012/05/21/riwayat-hidup-lao-tse-dan-kitab-suci-agama-tao-39/

Jely Novianti/SAT/B
Kim Jong-il  lahir pada 16 februari 1942. Dia telah menjabat sebagai pemimpin korea utara (Korut) sejak 1994.  Ia menggantikan ayahnya Kim Il-sung, yang teah memimpin korea utara sejak 1948.
Kim Jong-il diangkat menggunakan sitem dima dialah satu-satunya calon pemimpin. Kim yang mendapat julukan Dear Leader juga menjabat sebagi ketua komisi pertahanan nasional dan sekretaris jendra partai pekerja orea. Ulang tahunnya dirayakan sebagai salah satu liburan korea utara.
Kim Jong Il menerima sebagian besar pendidikannya di luar Korea Utara, di Cina, Rusia, dan bahkan kuliah di University of Malta untuk belajar bahasa Inggris. Selain itu, selama masa pemerintahan ayahnya, ia bertugas di luar negeri di Eropa sebagai seorang diplomat dan Atase. Ketika ia naik pangkat, ia diangkat sebagai Direktur Propaganda dan Agitasi, yang telah membantunya memanipulasi pengikutnya.
Kim Jong-Il adalah anak dari Kim Il-sung dan Kim Jong Suk. Dia memiliki seorang adik perempuan
bernama Kim Kyong Hui yang menikah dengan Chang Sung Taek. Kim Jong-Il memiliki empat istri, yaitu Song Hye-rim, seorang artis Korea Utara terkenal; Kim Young-suk; Ko Young-hee, artis penari etnis Korea kelahiran Jepang; dan Kim Ok. Kim Jong-Il memiliki empat orang anak, yaitu Kim Jong Nam (dari Song Hye-rim), Kim Sul-song (dari Kim Young-suk), serta Kim Jong Chul dan Kim Jong-un (keduanya dari Ko Young-hee
Jong Il kemudian menjadi penguasa Kongres Partai Keenam dan semakin menguntungkan perhatian media di seluruh negeri tersebut berkat taktik. Bahkan sebelum ayahnya berhenti berkuasa pada 1994, Kim Jong Il mengambil komando militer. Perdana menteri, seorang pejabat terpilih secara demokratis, disingkirkan dari jabatannya dan pada tahun 1992, putra Jong Il ditugaskan negara secara keseluruhan untuk urusan internal.
Kim Jong Il tidak mentolerir setiap bentuk fitnah yang diarahkan pada dirinya atau kebijakan dari para menteri atau pejabat yang ditunjuk. Ia telah menjadi seorang pemimpin yang kejam dan baru-baru ini membuat Korea Utara keluar dari kesepakatan nuklir internasional sehingga ia dapat mengembangkan kekuatan nuklir sendiri. Pada tahun 2006, ia berhasil meledakkan senjata nuklir dari negaraya untuk pertama kali di lokasi rahasia yang tidak diketahui.
Pada tanggal 19 Desember 2011, kantor berita Reuters memberitakan bahwa Kim Jong-il meninggal dunia pada hari Sabtu, 17 Desember 2011 dalam sebuah perjalanan dengan kereta api. Diumumkan bahwa pemimpin berusia 69 tahun itu meninggal karena kelelahan fisik dan mental setelah bekerja terlalu keras untuk memberi "bimbingan di lapangan". Kesehatannya diduga memburuk, dan pernah dikabarkan terkena stroke pada 2008 lalu.
Bagi masyarakat Korea Utara, Jong-il hadir dalam kesadaran mereka sebagai "manusia setengah dewa". Demikianlah dia dicitrakan oleh mesin propaganda rezim di negara itu. Tentu, kematian Jong-il, adalah kehilangan besar.
Sebaliknya, dunia bertanya-tanya, apa yang terjadi di negeri tertutup itu setelah kematian sang diktator. Dunia menuduh Kim Jong-il menjerumuskan warganya dalam kemiskinan akut. Dia lebih peduli pada obsesi militer, menantang dunia dengan program nuklir dan misil yang mengarah ke Jepang dan Korea Selatan.  Ia juga digambarkan sebagai otak kriminal, dalang sejumlah pengeboman mematikan. Dijuluki 'Dear Leader", Kim Jong-il mengambil alih pemerintahan Korea Utara pada 1994, saat ayah sekaligus pendiri negara komunis, Kim Il-sung "Sang Pemimpin Besar" mangkat.
Meski sangat dipuja di negaranya, dengan tampilan rambut disasak dan sepatu berhak 4 centimeter-- hanya sedikit diketahui dari Kim. Ia jarang berbicara di depan publik. Juga jarang ke luar negeri. Ia hanya dikenal lewat buku biografi yang penuh propaganda dan sarat retorika.
Dalam buku bertajuk "Kim Jong-Il: Brief History" yang diterbitkan Foreign Languages Publishing House Pyongyang, Korea 1997, disebutkan Kim Jong-il lahir pada 16 Februari 1942, di kamp rahasia pasukan pemberontak yang dipimpin ayahnya, di dekat Gunung Paektu.
Di masyarakat Korut, berkembang cerita kelahirannya yang penuh pertanda supranatural: bintang yang bersinar terang, musim tiba-tiba berganti, dari musim dingin ke semi. Namun, sejumlah analis mengatakan, dia lahir di Uni Soviet saat ayah dan pimpinan komunis Korea lainnya menjalani pelatihan di sana.
Biografi resminya juga menyebut, bibit-bibit revolusioner telah nampak dalam dirinya sejak sekolah dasar, tatkala ia memimpin barisan menuju medan perang Korea melawan Jepang. Kemudian, saat di sekolah menengah, ia digambarkan sebagai pekerja pabrik teladan yang bisa memperbaiki truk dan motor listrik.
Saat belajar di universitas, Kim dikatakan mempelajari karya-karya besar pemikir komunis, termasuk teori revolusioner ayahnya dengan cara sistematis. Setelah lulus, Kim bergabung dengan Partai Buruh pada 1964, rankingnya di partai terus melaju cepat. Pada 1973, ia ditunjuk menjadi sekretaris organisasi dan propaganda. Setahun kemudian, ayahnya menunjuknya sebagai putra mahkota.
Kim secara bertahap meningkatkan kekuasaannya di dalam negeri, sementara di partai ia memiliki kuasa besar saat diberi pos di Politbiro dan Komisi Militer pada 1980.
Ahli intelijen menuduh Kim, pada 1983, memerintahkan pemboman di Myanmar yang menewaskan 17 pejabat senior Korea Selatan, juga penghancuran pesawat Korean Air pada 1987 yang menewaskan 115 orang.
Ia juga dicurigai menjadi otak penculikan warga Jepang demi mendapatkan tebusan tunai, menggunakan kedutaannya untuk dagang obat terlarang, dan mengubah negerinya menjadi produsen uang palsu.
Momen terbesarnya terjadi pada 15 Juni 2000, saat ia menjadi tuan rumah pertemuan dua pemimpin Korea di Pyongyang. Imej Kim mendadak berubah, dari pemimpin yang menakutkan dan misterius jadi seseorang yang baik hati, yang membukakan pintu bagi dunia.
Namun, kesan itu berakhir saat 2002, AS menuduh Korut mengembangkan program senjata nuklir yang melanggar perjanjian 1994. Diikuti aksi nuklir Korut yang dianggap mengancam dunia.  Tensi dengan Korea Selatan mencapai puncak pada 2010, saat Korut diduga menembakkan torpedo ke kapal perang Korsel yang menewaskan 46 pelaut.
Media barat kerap menuliskan Kim dikenal sebagai penggila perempuan, peminum berat, penggemar film. Menikmati goyangan penari Rusia, punya gudang yang disesaki 10.000 botol anggur, makan lobster dan menenggak cognac dalam jumlah besar. Namun, bukan itu yang didengar rakyat Korut.
Dikatakan, Kim adalam pilot pesawat tempur -- meski ia lebih sering melalui jalur darat. Ia juga disebut sebagai penulis opera handal, punya memori fotografik, memproduksi film, dan punya kemampuan bermain golf alami yang mengalahkan jagoan golf manapun di seluruh dunia --menembak 11 hole-in-one -- hanya dalam satu putaran.
Koran Korea Utara, Rodong Sinmun bahkan memberitakan, Kim Jong-il adalah ikon mode yang diakui seluruh dunia --dengan stelan unik khaki beresleting yang dipadukan dengan celana warna senad -- adalah gaya yang ditiru dunia. Ia juga dikatakan sangat dicintai dunia, seluruh planet merayakan kelahirannya dengan festival dan pemutaran film. Ia dimakamkan di Istana Pemakaman Kumsusan, Pyongyang.
Untuk mengenang jasa-jasanya, pada tanggal 15 Februari 2012, ia dianugerahi gelar tertinggi sebagai "Jenderal Besar". Penobatan Kim sebagai "Jenderal Besar" diumumkan sehari setelah peresmian patung Kim sedang mengendarai kuda di samping ayahnya yang juga pendiri negara Korea Utara, Kim Il Sung, di Pyongyang

Daftar pustaka:

Rabu, 15 Juni 2016


MENANTI  SINAGA/S.A.T/15 B

Yin Sun-Sin adalah seorang tokoh militer dan pahlawan Nasional Korea yang sangat terkenal. Ia berjasa dalam menumpas serbuan pasukan Jepang yang menginvasi dalam Perang Tujuh Tahun pada masa Dinasti Joseon. Salah satu kontribusinya yang terbesar dalam bidang militer Korea adalah penggunaan kapal perang berlapis besi pertama di dunia yang berbentuk kura-kura yang dinamakan Gobukseon. Sampai sekarang Yi dianggap sebagai seorang pahlawan bangsa Korea yang terbesar karena kesetiaan, taktik dan kegigihannya dalam berperang. Yi sun Sin wafat dalam usia 54 tahun pada tahun 1598 tepat setelah kemenangannya dalam akhir perang tujuh tahun. Dalam 7 tahun masa perang itu, Yi Sun Sin memenangkan sebanyak 23 kali pertempuran di laut tanpa kalah. Ia diberi gelar Chung Mu Gong atau pahlawan Kesetiaan dan Pengabdian. Yi Sun Sin lahir pada tanggal 28 April 1545 di Geonchendong, Hanseong sebagai putra ketiga dari keluarga bangsawan. Sejak kakeknya terlibat pembersihan politik pada masa pemerintahan Raja Jungjong. Ayahnya mulai berhenti mencari pekerjaan yang berhubungan dengan pemerintah. Mereka sekeluarga akhirnya pindah ke Asan, tempat asal keluarga ibu Yi, di saat kondisi perekonomian mereka semakin memburuk. Layaknya anak bangsawan pada saat itu, Yi sun sin di didik dalam ajaran-ajaran
Konghucu sejak kecil. Ia menikah pada usia 21 tahun dan dikaruniai 3 orang putra dan 1 orang putri. Ia memutuskan untuk masuk bidang militer dimulai saat berusia 22 tahun walaupun sebenarnya pilihannya tersebut asing bagi keluarganya yang lebih memandang Kesusastraan sebagai tradisi. Pada usia 28 tahun 1572, Yi menjalani ujian bidang militer. Dalam ujian itu, Yi jatuh dari kuda dan kakinya patah. Empat tahun kemudian setelah kejadian tersebut,Yi kembali mencoba menjalani ujian tersebut, dan pada usia 32 tahun ia berhasil lulus. Awalnya Ia bertugas sebagai perwira dan dikenal akan sifat teguh dan tak kenal kompromi dalam menjalani prinsip-prinsipnya. Hal ini mengakibatkan karier awal Yi tersendat dikarenakan banyak atasan tidak suka dengan sikapnya yang tegas dan disiplin. Suatu hari, bahkan Ia pernah dicopot dari posnya bertugas karena menolak ikut berpartisipasi dalam kegiatannya atasannya yang Ia anggap tidak benar. Akhirnya Ia juga diturunkan menjadi prajurit kelas bawah dikarenakan fitnah seorang perwira lain yang tidak senang dengannya. Namun begitu, menjelang terjadinya awal perang tujuh tahun dimana Jepang akan menyerbu Joseon, Ia mendapat kenaikan pangkat sebagai komandan Stasiun Angkatan Laut Kiri Jeolla berkat rekomendasi dari Perdana Menteri Ryu Seong Ryeong. Perdana menteri Ryu telah berteman dengan Yi sejak kecil dan Ia mengenal bakat kepemimpinannaya yang dimilikinya. Setelah menjabat sebagai komandan angkatan laut, yi bertugas membenahi angkatan laut Joseon dengan memperbaiki  sistem administrasi, meningkatkan mutu persenjataan serta mendidik para pelaut. Ia juga menyelesaikan pengkostruksian kapal kura-kura hanya saty hari sebelum Jepang mendarat.
Yi Sun Sin berperan penting dalam kemenangan Korea dalam perang tujuh tahun. Perang tujuh tahun atau perang Imjin merupakan serangkaian pertempuran panjang selama 7 tahun terakhir pada abad ke- 16 di Semenanjung Korea yang di sebabkan oleh invasi Jepang yang berniat menyerbu Cina melaui Korea. Sebelum perang meletus, Dinasti Joseon Korea mengalami kegoncanagn politik dan ekonomi yang berpengaruh pada bidang militer sehingga keamanan nasional negara itu berada dalam bahaya. Pada saat yang sama, Toyotomi Hideyoshi telah mempersatukanJepang dan merencanakan untuk melakukan invasi negara-negara tetangganya sehingga Ia lebih dapat mengendalikan kekuatan-kekuatan Daimyo. Pertama-tama, Ia meminta izin kepada Joseon untuk memberi jhalur untuk pergerakan tentaranya ke Dinasti Ming. Istana Joseon menolak niat Jepang dan mengacuhkan kemungkinan perang. Saat niatnya ditolak Joseon, Toyotomi Hideyoshi menginvasi dengan kekuatan 160.000 tentara pada bulan April 1592. Joseon tidak mampu menangkis serangan awal dan mengalami kekalahan besar. Daerah pertahanan di bagian selatan direbut dalam waktu beberapa haru saja dan pasukan Jepang bergerak ke Utara tanpa mengalami kesulitan sama sekali. Karena bahanya telah mendekat ke Ibukota, keluarga kerajaan mengungsi ke tempat yang lebih aman di wilayah utara. Setelah dua bulan, seluruh negeri Joseon berada dalam tangan Jepang. Yi Sun Sin memimpin angkatan laut untuk mengamankan wilayah perairan dan untuk memutus jalur persediaan dan komunikasi tentara Jepang. Kapal-kapal Jepang menggunakan jalur laut di perairan barat dan timur di semenanjung Korea untuk menyalurkan persediaan perang kepada para pasukan yang berada dalam daratan. Dsengan keunggulan pasukan Yi sun sin, semua kapal Jepang di perairan Korea berhasil di kalahkan. Beberapa pertempuran di laut benar-benar menentukan keberhasilan pasukan Korea atas Jepang, antara lain Pertempuran Jepang, antara lain Pertempuran Hansan, pertempuran Myeongnyang dan pertempuran Noryang. Pertempuran Hansan terjadi pada tanggal 14 Agustus, 1592 adalah pertempuran laut terbesar yang di menangkan oleh Laksamana Yi dan juga dianggap sebagai salah satu perang laut terbesar di dunia. Pasukan Jepang yang di kirim oleh Toyotomi Hideyoshi terdiri dari 3 armada dengan 10 ribu anak buah, berkali-kali lipat dari jumlah pasukan Sun Sin.
Laksamana Yin memerintahkan sebagian besar kapal perang untuk tetap berada di Hansan dan mengirimkan 6 buah panokseon (kapal perang beratap) menuju selat Kyonnaeryang. Kemudian panokseon bergerak menuju tempat sebelumnya di Hansan seolah-olah akan menyerah untuk menarik perhatian pasukan Jepang agar mengejar. Saat semua kapal Jepang telah berada di laut lepas, Laksamana Yi memerintahkan pasukannya membentuk hagikjin atau formasi sayap bangau untuk menyerang kapal utama musuh. Secara tiba-tiba, kapal mereka berbalik arah dan berhadapan dengan kapal Jepang. Mereka mengelilingi kapal utama dalam posisi setengah lingkaran. Gerekan ini menjebak Jepang dengan sedikit ruang untuk bergerak dan segera menghantam dengan meriam dan panah api. Susa-sisa kapal Jepang selamat melarikan diri. Sebanyak 47 buah kapal musuh ditenggelamkan dan 12 lain di tawan, menyiusakan 14 dari keseluruhan 73 buah kapal dan 1000 dari 10.000 orang. Kemenangan pasukan Yi di laut membuat penyerbu di daratan terisolasi dari bantuan negerinya. Tak lama setelah perang, Pyongyang berhasil direbut kembali atas bantuan pasukan Ming. Dua bulan setelah itu,ibukota juga berhasil di rebut. Dalam bentuk penghargaan akan jasa besarnya, Yi dianugerahi kedudukan sebagai Tongjesa, pangkat tertinggi dalam angkatan lautbJoseon. Kini Ia memimpin angkatan laut 3 propinsi. Pada bulan Desember 1596, saat negosiasi antara Ming dan Jepang gagal, Toyotomi Hideyoshi memperbarui rencana penyerbuan ke Korea. Sementara itu, Laksamana Yi sedang mendapatkan masalah dikarenakan tuduhan Jendral Won Gyun dan mata-mata Jepang bernama Yoshira. Won Gyun yang selalu iri karena Yi Sun Sin selalu memiliki kedudukan lebih tinggi dari pada dirinya tidak hanya sering dengan sengaja mengabaikan perintah Yi namun juga mulai memberikan laporan palsu kepada Raja tentang keadaan angkatan laut dan hasil peperangan untuk menjelek-jelekkan Yi Sun Sin. Hal itu menumbulkan spekulasi di Istana. Pihak Jepangmenyadari keberadaan Yi Sun Sin akan menggagalkan tujuan mereka sehingga Ia harus disingkirkan terlebih dahulu dengan cara membuat Raja tidak menyukainya. Mereka mengirimkan seseorang mata-mata bernama Yoshira kedalam sebuah pangkalan militer yang dipimpin Jendral Kim Eung-Su dan menawarkan jasa sebagai seorang mata-mata untuk membocorkan informasi penting bagi Joseon. Ia melaporkan bahwa kedatangan Jendral Kato Kiyomasa yang sudah tidak lama lagi. Namun Yoshira meminta agar Tongjesa (Yi Sun Sin) yang menghadapi armada Jepang itu.
Jendral Kim percaya pada apa yang disampaikan Yoshira dan memohon kepada Raja Seonjo untuk mengirimkan Laksamana Yi Sun Sin menghadapi kedatangan musuh. Raja memerintahkan Yi dan pasukannya untuk bergerak. Namun, Laksamana Yi menolak permintaan Raja karena mengetahui bahwa lokasi dimana Ia diperintahkan untuk berperang sangat berbahaya karena dipenuhi gosong karang dan kemungkinan besar akan mengalami kekalahan. Saat perintahnya ditolak Raja sangat marah besar dan menganggap Laksamana Yi congkak. Yi kemudian di penjarakan di Ibukota dan mendapat siksaan. Raja menginginkannya di hukum mati, namun para pendukung Yi di Istana memohon untuk membebaskannya dengan pada masa lalu jasanya sangatbesar bagi negara. Lolos dari jabatan Tongjesa menjadi prajurit bawahan. Won Gyun merasa senang karena naik pangkat menjadi Tongjesa menggantikan Yi Sun Sin. Namun Won Gyun tidak cakap mengendalikan masalah-masalah bahari dan bersikap acuh terhadap pekerjaan mengelola angkatan laut. Sementara itu Yoshira masih terus mempengaruhi Jendral Kim Eung Su untuk mengirimkan pasukan menghadapi armada Jepang, yang Ia kabarkan sudah tiba di Korea. Setelah perintah diberikan, Won Gyumn mulai menggerakan kapal perang. Hasilnya sangat buruk karena Ia tidak bisa mengendalikan jalannya kapal sehingga armada Jepang menang. Karena panik, Won Gyun melarikan diri ke darat dan sampai disana Ia dibunuh oleh pasukan Jepang yang telah menunggunya. Kekalahan ini adalah kehancuran armada laut satu-satunya dalam pertempuran laut Perang Tujuh Tahun. Dari 134 kapal perang yang dikerahkan, hanya 12 yang selamat dibawah kendali Komandan Bae Sul. Mendengar kekalahan Won Gyun, Raja menyesali keputusannya dan kemvali mengangkat Yi Sun Sin menjadi Tongjesa. Walau telah mengalami perlakuan buruk dan bahkan bersedih karena baru-baru itu Ibunya meninggal dunia, Yi Sun Sin menerima penugasan itu dengan siap. Yi melakukan perjalanan di Propinsi Jeolla untuk mengumpulkan kapal, pengungsi dan senjata yang tersisa sebelum menghadapi musuh. Raja Sejo mengetahui kesulitan yang dialami Yi sun sin yang hanya mendapatkan 13 buah kapal dan menyarankan Yi untuk berhenti berperang di laut dan bergabung dengan angkatan darat. Namun, Yi meyakinkan bahwa Ia memiliki alasan kuat untuk melindungi perairan di kawasan Jeolla dan Chungcheong guna mencegah penerobosan Jepang dari laut ke Ibukota. Dengan kondisi terjepit karena pasukan musuh berjumlah besar, pasukan Yi Sun Sin memutuskan untuk bergerak ke Selat Myeongnyang. Myeongnysng adalah selat yang harus dilewati musuh untuk mencapai Ibukota. Daerah ini memiliki arus paling deras di SemenanjungKorea yang mencapai 18km/jam dikarenakan aliran dari laut lepas terdorong ke dalam selat yang sempit. Di selat ini, Yi Sun Sin memasang jebakan bawah air berupa kawat besi yang dapat diputar menggunakan kapstan, sejenis as roda yang di gunakan di kapal. Hal itu untuk menggoyahkan dan membuat mereka saling bertabrakan pada saat arus deras terjadi. Kapal Joseon mempunyai dasar berbentuk datar dan dangkal, sementara kapal Jepang berdasar tajam dan dalam yang akan tersangkut jebakan yang dipasang di bawah air. Pada tanggal 16 September 1597, armada Jepang tiba dengan 330 kapal. Ketiga belas kapal LaksamanaYi menghadapi musuh dengan menggunakan informasi Iljajin (formasi satu garis). Iljajin adalah salah satu bentuk formasi yang paling sederhana, terdiri atas sekelompok kapal yang berbaris satu-satu dengan haluan menghadap ke arah musuh. Walau begitu, armada Laksamana Yi tidak bisa dengan bebas melakukan gerakan yang lebih bervariasi karena jumlah musuh terlalu banyak. Berkat sempitnya selat Myeongnyang, hanya 130 kapal yang dapat masu. Dalam waktu sebentar, mereka sudah mengelilingi pasukan Yi. Para kapten kapal dan Laksamana Yi maju menyerang ke gerombolan musuh sendirian dengan menembakkan panah dan meriam. Tiba-tiba, di dekat kapal Laksamana Yi terlihat mengapung mayat musuh yang ternyata adalah Matashi kurushima, jendral pasukan Jepang. Mayat itu ditarik dan diperlihatkan ke arah musuh dari haluan. Hal tersebut mengakibatkan kegemparan di antara mereka. Pada saat itu, arus mulai deras kaerena alaminya mengalami pergantian arah setiap 4 jam sekali. Kekuatan aliran mulai menggoyahkan kapal-kapal Jepang dan merusak posisi mereka. Pasukan Yi mengencangkan kawat besi di bawah air dengan memutar kapstan. Lambung kapal mereka mulain tersangkut dan mulai bertabrakan satu sama lain. Kemudian pasukan Yi terus menggempur. Dari 130 kapal Jepang yang masuk ke selat myeongnyang, 31 tenggelam dan 90 rusak parah dan tak satupun kapal dari pihak laksamana Yi kalah. Dalam buku hariannya, Laksamana Yi mencatat bahwa Ia bersyukur atas kemenangan yang Ia anggap sebagai mukjizat. Pertempuran Noryang, bagian dari Invasi Jepang ke Korea, terjadi antara ankatan laut Jepang dengan ankatan laut dinasti Joseon dan Ming. Petempuran ini terjadi pada pagi hari tanggal 16 Desember 1598. Tentara sekutu terdiri dari 150 kapal Joseon dan Ming, dipimpin oleh laksamana Yi Sun Sin dan Chen Lin, menyerang dan menghancurkan atau menangkap lebih dari setengah 500 kapal Jepang. Laksamana Yi sendiri tertembak oleh Arquebus Jepang dan tewas. Yang menyaksikan Ia menghembuskan napas terkhirnya adalah putra sulungnya, Hoe, dan keponakannya, Wan. Sambil menahan kesedihan mereka meneruskan pertempuran. Kemenangan armada laut di pertempuran Noryang ditandai dengan hancurnya 450 buah kapal Jepang dan sisanya kabur. Perang ini menandakan akhir dari perang tujuh tahun. Pertempuran ini adalah puncak kehebatan seorang laksamana dari Korea. Dalam jangka waktu pendek selama 6 minggu, Ia telah meraih rangkaian kemenangan tak terkalahkan dalam seluruh babad perang bahari,dengan menghancurkan armada perang musuh, memutuskan jalur komunikasinya, menyapu bersih iring-iringannya dan menjadikan niat ambisiusnya benar-benar runtuh. Bahkan Nelson,Blake atau Jean beart tidak dapat melakukan yang lebih dari pada seseorang wakil yang kuran dikenal dari negeri kecil dan tertindas ini.

DAFTAR PUSTAKA
Steven, Mark A (2000). Merriam Webster's-Collgiate Encyclopedia.
Alexander, George Ballard (1948). The Influnce of the sea on the Political History of Japan.
 Hewley, Samuel (2005). The imjin war, Japan sixteenth century invasion of korea: the royal.
Kehidupan Yi Sun Sin, yisunsin.prkorea.com. Diakses 1 Februari ; Journal of Korean Arts.
Allaboutkoreanculture. Blogspot.com
Tako-dorayaki. Blogspot. Com
World.kbs.co. kr,program_koreanstory
Laksamana Yi Sun Sin-Pahlawan Korea.
Tentang laksamana Yi Sun Sin,koreanhero.net.



Sri Wahyu Illahi/SAT/IIB

A.    PEgantar
Isoroku Yamamoto lahir di Nagaoka, Niigata,Jepang,4 April 1884. Isoroku Yamamoto adalah komandan AL Jepang selama 4 tahun pertama Perang Dunia II. Secara umum ia dianggap sebagai pakar strategi perang laut Jepang teragung, dan di antara pakar strategi angkatan laut terbaik dalam sejarah.

B.     Latar Belakang Keluarga
Yamamoto dilahirkan sebagai Isoroku Takano di Nagaoka di Niigata. Ayahnya adalah Takano Sadayoshi, samurai tahap rendah di Nagaoka-han. "Isoroku" adalah istilah Jepang silam yang berarti "56"; nama yang merujuk kepada usia bapaknya ketika Isoroku dilahirkan.
Namanya sendiri merupakan sesuatu yang membangkitkan minat dengan nama keluarga ayahnya. Sebagai contoh, sekiranya seorang Jepang mendapat malang seperti hanya mendapat anak perempuan, mereka akan mendesak salah seorang dari menantu lelaki agar mengganti nama keluarga untuk melestarikan nama keluarga anak perempuan mereka. Juga bukanlah perkara luar biasa untuk mengganti nama seseorang.

Pada 1916, Isoroku mengganti nama akhirnya menjadi Yamamoto, karena Yamamoto merupakan nama yang dihormati dan tua dalam sejarah Jepang. Salah seorang darinya adalah Tatekawa Yamamoto, yang melawan kaisar dan tentaranya pada Pertempuran Watkamatsu, semasa perang Bosshin. Karena dia merupakan salah seorang pemimpin pemberontak, saat ditangkap, dia dipenggal kepalanya di Watkamatsu. Karena Yamamoto Tatekawa tidak mempunyai anak lelaki, Isoroku turut merupakan masa depan kelompok Yamamoto.
Menjadi perkara biasa di Jepang bagi seorang lelaki menikah dengan tujuan untuk mendapat anak lelaki untuk melestarikan nama keluarga. Inilah yang dilakukan oleh Isoroku. Pada tahun 1918, dia mengawini Reiko, yang ironisnya, dari keluarga Watkamatsu. Mereka mendapat empat orang anak, dua lelaki dan dua perempuan.

C.    Karier awal di AL
Yamamoto memasuki Akademi AL di Etajima, Hiroshima pada 1901, tamat belajar pada tahun 1904. Pada tahun 1905 semasa Perang Rusia-Jepang, dia turut terlibat sebagai Letnan Muda di atas Penjajap Nisshin di Pertempuran Tsushima melawan Angkatan Baltik Rusia. Dalam pertempuran itu, dia kehilangan dua jari pada tangan kirinya (lihat gambar sebelah kanan). Selepas perang, dia menyertai beberapa kapal layar di seluruh Samudra Pasifik.
Pada tahun 1913, dia menyertai Universitas Staf Angkatan Laut di Tsukiji, tanda-tanda bahwa dia sedang dilatih untuk pucuk pimpinan. Setelah tamat pada 1916, dia dilantik sebagai tangan tangan Skuadron Tempur Kedua dan diambil sebagai anggota keluarga Yamamoto. Semenjak 1919 hingga 1921, dia belajar di Universitas Harvard.
Dilantik sebagai komandan sekembalinya ke Jepang, dia mengajar di Universitas Staf sebelum diantar ke Pusat Latihan Udara baru di Kasumigaura pada 1924, untuk mengarahkannya dan belajar terbang.

D.    Persiapan Perang 1920-an dan 1930-an
Dari 1926 hingga 1928, dia merupakan atase AL bagi kedutaan Jepang di Washington, dan banyak mengembara di seluruh Amerika Serikat, yang memberinya pandangan mendalam mengenai saingan masa depannya. Dia kemudian dilantik ke Biro Urusan AL dan dilantik sebagai Laksamana Muda. Dia menghadiri Konferensi Angkatan Laut London pada 1930. Sekembalinya ke Jepang, dia menyertai Biro Penerbangan Angkatan Laut dan dari tahun 1933 mengetuai biro dan mengurusi seluruh program penerbangan angkatan laut.
Pada Desember 1936, Yamamoto dilantik sebagai wakil menteri bagi Angkatan Laut Jepang, dan menggunakan kedudukannya untuk mengutarakan dengan penuh semangat untuk kekuatan udara Angkatan Laut dan menentang pembuatan Kapal Tempur yang baru. Dia juga menentang penjajahan Manchuria dan keinginan militer untuk bersepakat dengan Jerman. Saat kapal terbang Jepang Menyerang kapal bersenjata AS, Panay di sungai Yangtze pada Desember 1937, dia memohon maaf secara pribadi kepada duta Amerika. Dia menjadi sasaran percobaan pembunuhan pihak fasis; seluruh kementerian Angkatan Laut terpaksa diletakkan di bawah pengawalan. Bagaimanapun, pada 30 Agustus 1939, Yamamoto dilantik menjadi Laksamana dan dilantik sebagai Panglima Tertinggi seluruh armada.
Lencana dari Admiral Isoroku Yamamoto
Laksamana Yamamoto tidak mengurangi kedudukan anti-konflik logisnya saat Jepang menandatangani Pakta Tripartit dengan Jerman dan Italia pada September 1940. Yamamoto memberi pengumuman kepada PM Konoe Fumimaro untuk tidak menimbangkan peperangan dengan Amerika Serikat: "Sekiranya saya diperintahkan berperang... Saya akan merajalela selama enam bulan pertama... tetapi saya tidak mempunyai keyakinan apapun buat tahun kedua dan ketiga." Dia terbukti amat tepat karena Pertempuran Midway (secara umum dianggap sebagai titik perubahan dalam konflik Pasifik) terjadi enam bulan (hampir pada hari) setelah Pengeboman Pearl Harbor. Pandangan jauhnya turut mendorongnya untuk mempercayai bahwa serangan pendahuluan terhadap pasukan Angkatan Laut Amerika Serikat amat penting sekiranya peperangan terjadi.
Dia juga membayangkan dengan tepat taktik "lompat pulau" dan penguasaan udara yang akan ditonjolkan dalam perperangan itu, walaupun pandangannya gagal saat berkenaan dengan kapal tempur, karena dia (sebagaimana kebanyakan pegawai dalam AL AS, harus dirumuskan) masih percaya sebagai salah satu komponen penting bagi pasukan AL.

E.     Serangan Jepang atas Pearl Harbor, 1941
Disusul dengan penjajahan Indochina dan pembekuan aset Jepang oleh AS pada Juli 1941, Yamamoto memenangkan perdebatan mengenai taktik dan keseluruhan cabang udara Angkatan Pertama di bawah Laksamana Nagumo Chuichi yang ditumpukan terhadap angkatan Amerika pada Pearl Harbor, menyerang pada 7 Desember. Dengan sekitar 350 kapal terbang yang diluncurkan dari enamKapal Induk, delapan belas kapal perang Amerika ditenggelamkan atau dilumpuhkan. Kegagalan Nagumo untuk memerintahkan operasi cari-dan-serang yang kedua terhadap kapal induk Amerika atau gelombang kedua bertujuan untuk memusnahkan fasilitas simpanan minyak penting pangkalan itu yang akan melumpuhkan operasi angkatan Pasifik AS sendiri dan ketidakcenderungan Yamamoto untuk mendesaknya, mengganti kemenangan taktis menjadi kekalahan strategis.

F.     Serangan Setelah Pearl Harbor, 1941
Enam bulan setelah penyerangan ke Pearl Harbour, perang antara Jepang dan Amerika kembali meletus di Atol Midway. Pertempuran ini dikenal dengan nama pertempuran Midway.
Naas, dalam pertempuran ini tanpa sepengetahuan Yamamoto, Amerika Serikat telah memecah sandi Angkatan Laut Jepang  yang disebut JN-25. Penekanan Yamamoto pada formasi kapal yang saling terpencar juga berarti di antar formasi kapal tidak dapat saling membantu. Meskipun kapal induk diharapkan menjadi tulang punggung serangan dan harus mampu menahan serangan balasan Amerika, kapal-kapal perang yang jauh lebih besar dari kapal-kapal perusak yang melindungi Armada Nagumo hanyalah dua kapal tempur dan tiga kapal penjelajah.
Sebenarnya armada Yamamoto dan Kondo masih memiliki dua kapal induk ringan, lima kapal tempur, dan enam kapal penjelajah, tetapi tidak ada satupun di antaranya yang dikirim ke Midway. Jauhnya jarak antara kapal-kapal pengawal dan kapal induk juga berdampak serius terhadap pertempuran. Kapal-kapal perang berukuran besar dalam armada Yamamoto dan Kondo membawa pesawat pengintai yang tidak bisa dipakai oleh Nagumo.

Sebelum serangan dimulai, Jepang sudah mematikan semua komunikasinya. Akan tetapi, sandi-sandi Jepang yang sudah bocor terebih dahulu membawa Amerika Serikat ke dalam pertempuran yang tepat. Amerika telah mengetahui di mana, kapan, dan jumlah kekuatan pihak Jepang.
Empat kapal induk Yamamoto melawan tiga kapal Induk Amerika Serikat di tambah pangkalan udara di Midway. Kekuatan udara kapal induk Amerika Serikat jauh lebih besar dibandingkan kekuatan Jepang. Sebaliknya, Jepang tetap tidak tahu susunan kekuatan lawan yang sebenarnya, bahkan setelah pertempuran dimulai.
Pertempuran di Midway merupakan kemenangan telak pertama pihak sekutu melawan Jepang yang sebelumnya tidak terkalahkan. Pertempuran di Midway membuka jalan bagi kampanye militer berikutnya di sekitar Kepulauan Solomon dan Guadalkanal yang lagi-lagi dimenangkan pihak sekutu.
Pada 11 Oktober 1942, berlangsung pertempuran Tanjung Esperance di lepas pantai barat laut Guadalkanal. Dalam pertempuran, kapal Angkatan Laut Amerika Serikat berhasil mencegat dan mengalahkan formasi kapal-kapal Jepang yang sedang berlayar membawa tambahan pasukan dan material ke Guadalkanal. Dalam pertempuran laut Guadalkanal yang berlangsung bulan berikutnya, armada Angkatan Laut Sekutu berhasil mengalahkan armada Angkatan Laut Kekaisaran Jepang.
Setelah enam bulan bertempur di Guadalkanal dan sekitarnya ditambah perjuangan melawan penyakit di hutan, kedua belah pihak menderita kerugian besar. Pasukan sekutu akhirnya berhasil mengusir tentara Jepang yang terakhir dari Guadalkanal pada 15 Januari 1943. Pihak Amerika Serikat menyatakan Guadalkanal dalam keadaan aman pada 9 Februari 1943.
Untuk menaikkan moral pasukan setelah kekalahan di Guadalkanal, Yamamoto berinisiatif melakukan kunjungan ke pos-pos pertahanan Jepang di Pasifik Selatan. Namun, sialnya, Yamamoto tewas dalam sebuah penyergapan oleh pesawat-pesawat Amerika.

Pada 14 april 1943, intelijen Angkatan Laut Amerika berhasil menangkap dan memecahkan pesan rahasia Jepang berisi jadwal kunjungan Yamamoto lengkap dengan waktu, tanggal, lokasi, dan pesawat yang mengangkut ataupun yang mengawalnya. Atas perintah dari Presiden Amerika, Franklin D. Roosevelt, sebuah gugus tugas dibentuk untuk melakukan pengintaian dan penyergapan terhadap Yamamoto. Pada 19 April 1943, pesawat Yamamoto berhasil di tembak jatuh.
Jenazah Yamamoto ditemukan sehari kemudian oleh tim penyelamat Jepang. Jenazah kemudian dikremasi di Buin dan abunya dikirim ke Jepang menggunakan kapal perang Musashi, sebuah kapal jenis battleship. Yamamoto mendapat upacara pemakaman resmi pada 5 juni 1943. Sebagian abunya dimakamkan di pemakaman umum Tama di Tokyo dan sisanya ditanah leluhurnya di pemakaman kuil Chuko-ji di Nagaoka City.

DAFTAR PUSTAKA:
         https://sanjayaningrat.blogspot.co.id/2015/10/biografi-isoroku-yamamoto1884-1943.html
         http://jadiberita.com/6323/mengenal-sosok-admiral-isoroku-yamamoto.html
         https://id.wikipedia.org/wiki/Isoroku_Yamamoto