Tampilkan postingan dengan label Parts. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parts. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Desember 2014

Drip Tips

drip_tips_logam_berbentuk_tengkorak
Sebelum memutuskan untuk memodifikasi vaporizer, Anda harus mengetahui mengapa ada berbagai jenis Drip Tip. Dan jika Anda ingin membuat pilihan yang tepat, maka ketahui apa kelebihan dan keunggulan dari masing-masing jenis Driptip tersebut. Bagi Anda yang penasaran mengapa driptips terbuat dari berbagai jenis bahan baku, maka artikel ini akan mengupasnya hingga tuntas untuk Anda.

Apa saja perbedaan diantara Delrin plastic, solid stainless steel, dan aluminum drip tips? Bagi para ahli dan vapers akut, mereka sudah masuk dalam tahap merasakan driptip dapat benar-benar mengubah rasa e-juice. Entah driptip tersebut terbuat dari stainless steel, aluminium, plastic, ceramic, kaca, ataupun acrylic, semua aspek tergantung dari kecocokan, daya tahan (durability), panas penyerapan (heat absorption), dll.

Perbedaan Driptip Metal dan Plastik

Saya sendiri sebagai penulis artikel ini bukan seorang ahli dalam dunia vaping, tapi saya pikir perbedaan utamanya terletak di penampilan, baru beranjak ke performa / fungsionalitasnya. Ada orang yang mengklaim bahwa driptip yang terbuat dari akrilik atau glass (kaca) adalah yang paling bagus karena mengalirkan uap "lebih baik," yang berarti bahwa uap mengalir lebih mudah bahkan jika teknik menghisap vaporizer tidak dilakukan secara benar dan akurat. Sekali lagi, saya tidak memiliki cukup pengalaman untuk mengetahui perbedaan dasar dari driptip metal dan plastik. Lagipula, saya sendiri menggunakan driptips yang terbuat dari stainless steel dan tampaknya sudah cukup bagus untuk saya.

driptip_baja_stainless_steel_titanium
Macam-macam drip tips yang terbuat dari stainless steel (besi baja) dan titanium.

Tetapi driptip yang terbuat dari glass (kaca) cenderung lebih rapuh. Masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Driptip yang terbuat dari plastik Delrin biasanya merupakan pilihan ekonomis. Dan, untuk orang-orang yang hiper sensitif terhadap rasa logam maka sudah jelas lebih baik menghindari penggunaan driptip yang terbuat dari stainless steel atau aluminium.

Driptip dari plastik Delrin juga lebih tahan pada suhu yang konstan. Driptip stainless steel terkadang terlalu panas ketika sering digunakan dalam waktu yang berdekatan, tetapi mereka kadang-kadang terasa dingin ketika Anda pertama kali menempelkan dri tips logam ke bibir Anda. Drip tips yang terbuat dari logam (baik stainless steel maupun aluminium) tentunya sedikit lebih berat dari driptip plastik atau akrilik. Ada yang bilang driptips stainless steel lebih unggul karena tidak mudah retak sedangkan drip tips dari plastik mudah pecah apabila terbentur, jatuh, ataupun terinjak.

Jenis_Driptip_dilihat_dari_bentuknya
berbagai nama jenis driptip dilihat dari bentuknya.

Tetapi yang pasti dalam cuaca dingin, driptips logam dan kaca (glass) dapat terasa dingin sehingga ketika menempel pada bibir atau bahkan pada gigi dapat mengakibatkan rasa ngilu. Orang-orang di daerah yang suhunya dingin hingga bersalju (Amerika dan Eropa) cenderung untuk menggunakan drip tips dari plastik pada saat musim dingin.

Sementara itu sejumlah vapers telah melaporkan bahwa ujung driptips yang terbuat dari logam menjadi terlalu panas digunakan mencicipi juice atau e-liquid. Mereka yang merasa panasnya tidak tertahankan, memutuskan untuk pindah ke delrin driptip yang terbuat dari plastik.

Drip_tips_merk_cowboy_skull_yang_terbuat_dari_berbagai_jenis_logam
Drip tips merk Cowboy Skul yang terbuat dari berbagai jenis logam termasuk logam mulia (emas).

Ada juga pengguna vaporizer yang memutuskan untuk menggunakan driptip plastik hanya karena tidak suka dengan tampilan driptip dari logam, yang menjadikannya hanya sebagai masalah pilihan visual saja. Jikalau begitu tentunya driptips yang paling diidamkan orang adalah drip tips yang terbuat dari emas murni. Karena selain enak dilihat, juga mahal harganya. Jadi, ini semua bermuara pada preferensi pribadi dari masing-masing vapers.

Happy vaping!

Minggu, 23 November 2014

Vaporizer

Seiring dengan popularitas vaporizer yang semakin menanjak, maka sudah hal yang lumrah jika Anda menemui para perokok uap ini di setiap sudut kota. Entah di jalan saat sedang berkendara, di angkutan umum, atau bahkan ada rekan kerja Anda yang sudah menjadi vaper.

Bagaimana_E_Cigarette_bekerja
Bagaimana e-Cigarette bekerja.

Perbedaan_Vaporizer_dengan_E_Cigarette
Perbedaan Vaporizer dengan e-Cigarette.

Komunitas vaper yang makin populer, membuat produk vaporizer kini sudah banyak tersedia di toko-toko pusat perbelanjaan, dan lebih banyak lagi di lapak penjualan online seperti forum kaskus dan online store lainnya. Harganya bervariasi, dari yang paling murah 100rb-an hingga yang berharga jutaan rupiah.

Patut diikuti bagaimana perkembangan vaping di Indonesia selanjutnya, akankah terjun bebas seperti popularitas e-cigarette beberapa tahun yang lalu dan langsung menukik tajam? atau justru semakin meroket dan menjatuhkan industri rokok di Indonesia yang menyerap jutaan pekerja dan memunculkan puluhan juta perokok tembakau.

Perbedaan Vaporizer dengan e-Cigarette

Terdapat perbedaan mendasar antara Vaporizer dengan e-Cigarette yang pernah beredar sebelumnya, walaupun pada prinsipnya mekanisme keduanya hampir mirip / sama saja.

Keduanya menggunakan panas yang dihasilkan oleh parts berupa coil, dan menguapkan cairan (e-liquid atau e-juice). Jika di Vaporizer cairan tersebut dimasukkan ke dalam tank, maka di e-Cigarette cairan juice tersebut sudah diinjeksi sebelumnya di dalam cartridge di bagian bawah.

** Artikel ini adalah rintisan mentah yang akan saya lanjutkan kembali besok.