Tampilkan postingan dengan label Pancasila dan Kewarganegaraan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pancasila dan Kewarganegaraan. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Januari 2015

Pengertian sederhana dari demokrasi adalah suatu pemerintahan yang berasal dari Rakyat. Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yaitu kata �demos� dan �cratos�. Demos artinya penduduk dan kratos artinya kekuasaan. Oleh karena itu, demokrasi dapat diartikan �kekuasaan ada di tangan rakyat�. Konsep kekuasaan rakyat dalam demokrasi didefinisikan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Pemerintahan rakyat ini berlangsung berdasarkan atas kedaulatan berada di tangan rakyat. Jadi, dalam sistem demokrasi, rakyat adalah yang berkuasa dan paling berdaulat. Semua program pemerintahan tidak bisa berjalan ketika bertentangan dengan aspirasi atau kehendak rakyat (demokrasi). Sebab rakyat menjadi pemilik dari demokrasi itu sendiri.

pengertian demokrasi adalah
Demokrasi
Rakyat memiliki proporsi yang sangat penting dan dilibatkan dalam pemerintahan Negara. Rakyat menjadi inti dari pemerintahan demokrasi dimana kekuasaan memerintah dimiliki oleh rakyat, yang diwujudkan dalam bentuk ikut serta menentukan arah perkembangan dan cara mencapai tujuan serta gerak  politik negaranya.

Selain pengertian umum demokrasi di atas, ada juga beberapa pengertian demokrasi yang diungkapkan oleh lembaga atau ahli dunia, yaitu sebagai berikut:
  • Abdurrahman Wahid (Gusdur): Demokrasi adalah persamaan hak, menghargai pluralitas, tegaknya supremasi hukum, terciptanya keadilan, serta kebebasan menyampaikan aspirasi.
  • International Commision of Jurist (ICJ): Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang menjamin hak untuk membuat keputusan politik diselenggarakan oleh warga Negara melalui wakil yang terpilih dan bertanggung jawab kepada mereka melalui suatu pemilu yang bebas.
  • Abraham Lincoln: Democracy is government of the people, by the people, and for the people.
  • Henry B. Mayo: Demokrasi adalah suatu sistem politik yang kebijaksanaan umumnya ditentukan atas dasar mayoritas oleh para wakil rakyat dalam suatu pemilihan berkala yang didasarkan atas prinsip kesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasana terjaminnya kebebasan politik.
  • Samuel Huntington: Demokrasi adalah ketika para pembuat keputusan kolektif yang paling kuat dalam sistem itu dipilih melalui pemilihan yang jurdil. Di dalam sistem ini para calon bebas bersaing untuk memperoleh suara dan semua penduduk berhak memberikan suara.
  • Carol C. Gould: Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang di dalamnya rakyat memerintah sendiri, melalui partisipasi langsung dalam merumuskan keputusan-keputusan yang berpengaruh pada, mereka maupun dengan cara perwakilan.
Beberapa tokoh penting yang menjadi pendukung berkembangnya demokrasi sebagai berikut:
  • Jhon Locke dari Inggris (1632-1704) yang memberikan tiga rumusan hak-hak dasar manusia, yaitu hak atas hidup, hak atas kebebasan, dan hak atas kepemilikan (life, liberty, and property).
  • Montesqueiu dari Prancis (1689-1755) yang memberikan konsep �Trias Politika�, yaitu sistem yang dapat menjamin hak-hak politik dengan pembatasan kekuasaan agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang antarlembaga Negara.
Demokrasi telah melalui era yang sangat panjang sejak awal kemunculannya. Yunani Kuno di anggap sebagai bangsa pertama yang mempraktekkan demokrasi (abad 5-4 SM). Saat itu, demokrasi yang dijalankan adalah demokrasi langsung, karena pemerintahannya dilaksanakan secara langsung. Praktek demokrasi langsung ini dapat dipahami mengingat saat itu Negara Yunani Kuno masih berbentuk kota (wilayah kecil) yang disebut polis dengan jumlah penduduk ribuan orang sehingga segala aspirasi rakyat dapat diputuskan secara langsung oleh rakyat dalam Negara yang bersangkutan.

Namun, demokrasi langsung yang diterapkan jaman Yunani Kuno tersebut tidak relevan lagi diterapkan pada jaman sekarang ini seiring dengan jumlah penduduk serta wilayah yang semakin banyak. Apa lagi, sekarang ini tersedia bermacam-macam demokrasi yang biasa diterapkan oleh Negara-negara penganut demokrasi, tentunya disesuaikan dengan kondisi Negara yang bersangkutan.

Sekian uraian tentang Demokrasi adalah?, semoga bermanfaat.

Senin, 06 Oktober 2014

Pengertian HAM dan Macam HAM | HAM (Hak Asasi Manusia) adalah hak dasar atau hak pokok yang dibawa oleh manusia sejak lahir yang secara kodrat melekat pada setiap manusia dan tidak dapat diganggu gugat karena merupakan anugrah Allah SWT. HAM adalah hak yang bersifat asasi. Artinya, hak-hak yang dimiliki oleh manusia berdasarkan kodratnya yang tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya sehingga bersifat suci. Dengan kata lain, HAM adalah bermacam-macam hak dasar yang dimiliki pribadi manusia sebagai anugerah dari Allah SWT yang dibawa sejak lahir sehingga hak asasi itu tidak dapat dipisahkan dari eksistensi pribadi manusia itu sendiri.
Pengertian HAM dan Macam HAM
Pengertian HAM dan Macam HAM
Sementara itu, Pengertian HAM juga disebut dalam pasal 1 butir 1 UU No. 39 Tahun 1999 yang berbunyi "Hak Asasi Manusia (HAM) adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Allah SWT dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia". Menurut G.J. Wolhots, Pengertian HAM adalah sejumlah hak yang melekat dan berakar pada tabiat setiap pribadi manusia, dan justru karena kemanusiaannya itulah, hak tersebut tidak dapat dicabut siapa pun juga karena jika dicabut akan hilang kemanusiaannya.

Berdasarkan beberapa pengertian HAM di atas, dapat dikatakan bahwa hak asasi manusia adalah hak-hak pokok yang bersifat universal. Dibuktikan oleh hak dasar ini dimiliki setiap manusia dan tidak dapat dipisahkan dari pribadi siapa pun, dari mana, dan kapan pun manusia itu berada.

Macam-macam HAM yang hingga saat ini telah berhasil dirumuskan, antara lain sebagai berikut:
  • Hak Asasi Pribadi: Hak asasi pribadi adalah hak kemerdekaan memeluk agama, beribadat menurut agama masing-masing, menyatakan pendapat dan kebebasan berserikat atau berorganisasi.
  • Hak Asasi Ekonomi atau Hak Milik: Hak asasi ekonomi atau hak miliki adalah hak kebebasan memiliki sesuatu, hak menjual dan membeli sesuatu, serta hak mengadakan suatu kontrak atau perjanjian.
  • Hak Asasi Persamaan Hukum: Hak asasi persamaan hukum adalah hak memperoleh perlakuan yang sama dalam keadilan hukum dan pemerintahan.
  • Hak Asasi Politik: Hak asasi politik adalah hak diakui dalam kedudukan sebagai warga negara yang sederajat. Olehnya itu, tiap-tiap warga negara wajar mendapat hak keikutsertaan dalam pemerintahan, seperti hak memilih dan dipilih, mendirikan organisasi atau partai politik serta hak mengajukan petisi dan kritik atau saran.
  • Hak Asasi Sosial dan Kebudayaan: Hak Asasi Sosial dan Kebudayaan adalah kebebasan hak untuk memperoleh pengajaran dan pendidikan atau hak memilih pendidikan dan hak mengembangkan kebudayaan yang disukai.
  • Hak Asasi Perlakuan Tata Cara Peradilan dan Perlindungan Hukum: Hak asasi perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan hukum adalah hak mendapat perlakuan yang wajar dan adil dalam penggeledahan (razia, peradilan, penangkapan, dan pembelaan hukum). 
Baca juga: Contoh kasus pelanggaran ham
    Sekian uraian tentang Pengertian HAM dan Macam HAM, semoga bermanfaat.