Tampilkan postingan dengan label PUPNS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUPNS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Oktober 2015

Pendataan PUPNS Diperpanjang
Masih sangat banyak PNS yang belum melakukan proses registrasi di e-PUPNS sehingga membuat Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan perubahan jadwal. Sebelumnya ditetapkan batas pendaftaran di PUPNS sampai tanggal 30 Desember 2015, namun melihat kondisi yang ada pihak BKN mengundur batas waktu registrasi e-PUPNS, seperti dikutip pada media online jpnn.com bahwa Jika sebelumnya tenggat waktunya hingga pendaftaran PUPNS pada 30 Desember 2015, kini diundur hingga Februari 2016.

Kami akui infrastruktur belum siap semuanya. Tapi dengan penambahan anggaran, kami berharap ada perbaikan infrastruktur sehingga semua PNS bisa tercover datanya, kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Dia menegaskan, e-PUPNS bukan proyek pemerintah. Itu sebabnya seluruh PNS wajib mendaftar ulang. Kalaupun masih ada yang lemot dan sulit akses, PNS tidak akan dirugikan.


Kami akan memperpanjang pendaftaran e-PUPNS hingga Februari 2016. Tapi kalau RPP Manajemen ASN sudah terbit Januari, kami terpaksa mengajukan data yang ada saja.

Meski begitu, Bima berharap Februari mendatang seluruh PNS sudah teregister dan telah dimutakhirkan datanya.

Minggu, 20 September 2015

Tiga Bulan Lagi, Sampai Saat ini Belum Ada Data PNS Masuk e-PUPNS
Suda hampir sebulan, semenjak dibukanya pendataan PNS melalui portal BKN e-PUPNS belum ada satupun PNS yang melakukan penginputan data. Seperti yang diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui jpnn.com Bima Haria Wibisana? mengatakan, sudah lebih dari dua juta PNS yang berhasil teregistrasi dalam pendaftaran ulang PNS elektronik (e-PUPNS).
 
Hanya saja, belum ada data PNS yang masuk ke BKN. "Jadi sampai hari ini masih registrasi saja. Kalau data belum ada yang masuk," kata Bima.

Dia menambahkan, sistem e-PUPNS terus dibenahi agar pegawai tidak kesulitan untuk mendaftar. Apalagi tinggal tiga bulan lagi kesempatan bagi PNS untuk daftar ulang.
"Ini mulai lancar lagi karena kapasitas bandwidchnyanya kami tambah,"  tambah Bima.

Mengenai data PNS yang belum masuk, sambung Bima, hal itu bisa dimaklumi. Pasalnya, untuk memasukkan data harus lengkap. Di antaranya iaah kartu pegawai, KTP, dan ijazah.

"Itu kan harus dicek satu-satu, kemudian discan dan dikirimkan melalui e-PUPNS. Datanya harus valid, kalau salah input data yang rugi PNS itu sendiri. ?Karenanya kami imbau, PNS menyiapkan seluruh berkasnya agar ketika teregister langsung bisa mengisi datanya masing-masing. Kalau semuanya lengkap, proses sangat cepat cuma lima menit saja," tegas Bima.
Sampai berita ini diturunkan belum ada satupun PNS yang melakukan input data.

Rabu, 09 September 2015

Ini solusi bagi PNS yang Kesulitan Registrasi di PUPNS
Salah satu solusi paling jitu untuk mencegah pendaftaran/registrasi e-PUPNS yang eror adalah berikut penjelasan singkat bisa diterapkan dan terbilang sangat baik menghindari loading page yang lama atau eror. BKN memang mengakui website e-PUPNS BKN sering down karena tingkat kunjungan PNS sangat banyak. Bayangkan saja, sekitar 4,36 juta PNS di pusat dan daerah wajib mendaftarkan di Pendaftaran Ulang PNS Elektronik (e-PUPNS).
 
"Yang akan buka web pasti jutaan ribuan hingga jutaan orang. Kalau di jam-jam kerja trafficnya padat, sehingga web sering down," kata Karo Humas BKN Tumpak Hutabarat.
Dia menyarankan PNS mendaftar di malam hari, atau saat santai Sabtu dan Minggu. Pendaftaran ini tidak harus menggunakan komputer atau laptop.

 
"Kalau ada waktu santai, daftar saja. Daripada buka Facebook atau lihat Youtube, kan bisa mendaftar dari smar?thphone," saran Tumpak.
?Dia menambahkan, masih ada waktu panjang bagi PNS untuk daftar ulang. Hanya saja, bila ada kesempatan lebih baik langsung daftar. Sebab biasanya orang-orang ramai daftar menjelang deadline.
"Kalau sudah mendekati 31 Desember pasti pendaftarnya makin banyak, nah ini akan berpengaruh pada kemampuan server. Karenanya sering coba dan selalu sabar saat membuka web PUPNS BKN."
sumber : jpnn.com

Nb : Gambar diatas adalah tanda bukti registrasi PNS di PUPNS..
Sosialisasi Kurang, Server e-PUPNS Ngadat
Per tanggal 01 Septenber 2015 BKN mengumumkan untuk seluruh PNS di Indonesia agar mendaftarkan diri di pendataan PNS Online atau e-PUPNS dan jika PNS yang bersangkutan tidak mendaftarkan diri atau memperbaharui data individu PNS akan mendapatkan sanksi bagi PNS yang tidak melakukan pendataan di PUPNS. 

Banyak keluhan yang didapatkan PNS saat melakukan registrasi di PUPNS adalah susah untuk masuk atau input data PNS saat memasukkan NIP pada saat registrasi di PUPNS.Seperti dilansir di harian online jpnn.com banyaknya PNS jadi kalang kabut melihat web Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) tidak bisa dibuka.

 
Padahal, Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah menetapkan per 1 September, seluruh PNS tanpa terkecuali harus mendaftarkan diri. Jika tidak, status kepegawaiannya tidak diakui.
"Bagaimana bisa daftar, buka web ?PUPNS saja tidak bisa, down melulu," kata Nandi, PNS Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Dia mengaku sudah berusaha mencoba masuk lewat website BKN maupun PUPNS sejak 1 September hingga hari ini namun gagal. Untung saja KemenPAN-RB belum menginstruksikan seluruh aparaturnya daftar.
"Jujur saja, saya tidak tahu tentang PUPNS karena sosialisasinya kurang. Di media saja kurang mengekspos tentang e-PUPNS," ujar ayah satu anak ini.

Nandy bisa tahu tentang pentingnya e-PUPNS dari rekannya di kementerian lain yang sudah terdaftar. Sementara sosialisasi di lingkungan instansi di mana dia berada tidak ada.

 
"Takut juga kalau status kita diragukan karena tidak daftar e-PUPNS. Namun, kalau sistemnya seperti ini yang dirugikan PNS juga, tapi saya agak tenang karena saya dapat info untuk entry data pegawai KemenPAN-RB akan dibikin bersama-sama dan prosesnya sangat cepat lagi," ucapnya.
Semoga portal e-PUPNS yang dikelola oleh BKN bisa berjalan dengan mulus tanpa hambatan.

Kamis, 03 September 2015

Seperti dalam posting sebelumnya mengenai pendataan PNS melalui portal ePUPNS yang diselenggarak oleh BKN, tepatnya tanggal 01 September 2015 serentak di seluruh Indonesia melakukan pendaftaran dan pendataan melalui ePUPNS untuk untuk sinkronisasi data Daerah dan Pusat (BKN). Dan apabila PNS tidak melakukan pendataan ulangan maka secara otomatis PNS yang bersangkutan akan diberhentikan atau dipensiunkan. Oleh sebab itu untuk menghindari kemungkinan buruk tersebut maka wajib untuk melakukan pendaftaran sebagaimana langkah-langkah yang telah dijelaskan dalam posting sebelumnya.


Eror atau 500 : Solusi untuk PUPNS atau e-PUPNS Error 500 Pendaftaran PUPNS ini sebenarnya jika kita cermati tidak pada data semua PNS hanya sebagian PNS saja yang saat request finish registrasi pesan akhir muncul Error 500, tidak jarang sempat banyak PNS yang bingung hingga berhari-hari mencari solusi akan registrasi e-PUPNS Error 500 ini apa penyebabnya sebenarnya hingga mau cetak bukti pendaftaran PUPNS dalam kode registrasinya muncul pesan seperti ini.
Error 500 : Error jika terjadi masalah dengan server. Error 500 sebagian besar disebabkan oleh kesalahan penulisan pada file .htaccess.
Mengatasi eror Registrasi PUPNS 2015

Berikut ini penyebab dan mungkin solusi pada Error 500.
Salah satu penyebabnya adalah ada fie kita (biasanya index) yang dalam kondisi write.
Ada atribut file kita di hosting yang berubah. Normalnya, untuk file-file atribut CHMODnya adalah 644 sedangkan untuk folder 755.

 
Lihat kembali file .htacces.. Edit jika ada kesalahan dan simpan lagi.
Ubah pada ftp applications anda atribut CHMOD di blog anda seperti ketentuan diatas.
500 internal Server Error� merupakan sebuah pesan yang biasanya menunjukkan masalah pada server-side. Hal ini bisa dikarenakan oleh script yang berfungsi atau pengaturan yang tidak tepat dalam file .htaccess anda. Disini browser anda mampu mencapai server tetapi server tidak mampu melayani halaman yang diminta. Tentunya hal ini membuat anda merasa terganggu dan ingin segera menyelesaikannya.
Nah itu berarti masalah pada si pemilik web terus apa yang bisa kita lakukan sebagai user dalam pendataan ulang Pegawai Negeri Sipil :
1. Reload halaman web. Anda bisa melakukannya dengan menekan tombol F5.
Bahkan jika Error 500 Internal Server Error adalah masalah yang terjadi pada web server, masalah mungkin hanya bersifat sementara. Mencoba membuka kembali halaman tersebut akan sering menjadi sukses.
2. Menghapus cache browser Anda. Jika ada masalah dengan versi cache dari halaman yang Anda lihat, itu bisa menyebabkan Error HTTP 500.
Catatan : Internal Server Errors tidak sering disebabkan oleh masalah caching tapi saya memiliki sesuatu, pada suatu kesempatan, melihat kesalahan yang ada telah hilang setelah membersihkan cache. Ini adalah hal yang mudah dan tidak berbahaya seperti untuk mencoba jadi jangan lewatkan.
3. Menghapus cookie browser Anda. Ada beberapa isu 500 Internal Server Error yang dapat diperbaiki dengan cara menghapus cookie yang terkait dengan situs Anda, dan mendapatkan kesalahannya.
Setelah menghapus cookie (s), restart browser dan coba lagi.

Rabu, 02 September 2015

Tepat pada tanggal 01 September 2015 Pendataan PNS Melalui portal BKN di situs ePUPNS telah dibuka secara nasional. Adapun ketentuan bagi PNS dalam mengisi/mengikuti ePUPNS suda terdapat di Buku Panduan ePUPNS.

Baca Juga : Buku Panduan ePUPNS

Sanksi bagi PNS yang tidak mengikuti ePUPNS sebagai berikut :
  • Tidak tercatat dalam database ASN Nasional di BKN;
  • Tidak akan mendapatkan layanan kepegawaian;
  • Akan dinyatakan berhenti atau pensiun.
Cakupan Data PUPNS 2015:
  1. Data Pokok Kepegawaian (Core Data)
  2. Data Riwayat (Historical Data):
    • Riwayat Kepgangkatan/Golongan
    • Riwayat Pendidikan
    • Riwayat Diklat (Diklat Struktural/Fungsional)
    • Riwayat Jabatan
    • Keluarga
  3. Lainnya (Stakeholder PNS) : BPJS, Bapertarum, KPE
Bagi anda yang akan mendaftarkan diri di PUPNS pada September 2015 ini, lebih baik ikuti beberapa informasi penting yang telah BKN umumkan. Informasi pendataan PUPNS dilakukan agar semua elemen yang terkait lebih nyaman dan lebih baik.

 
Berikut informasi mengenai PUPNS 2015 :
1. Pastikan Email yang digunakan untuk mendaftar PUPNS jangan digunakan untuk Sosial Media, jangan sampai informasi yang dikirim Oleh BKN Pusat tercampur dengan informasi dari sosial Media sehingga mempersulit anda.
2. Untuk sementara Apakah Akses Penginputan itu Serentak, atau PerInstansi, atau perwilayah, masih dilakukan evaluasi tetang kemampuan server Pusat.
3. Tunggu Perintah, Sembari menunggu silahkan Baca-baca dulu Tata cara pengerjaan, dan siapkan Berkas, baik berupa Hasil scan.
4. Dibolehkan anda meminta orang lain membantu mengerjaakan, jika dirasa anda tidak mampu mengerjakan, diutamakan Keluarga, agar kerahasiaan data anda terjaga. Baca juga : BKD, PNS atau OPS yang akan mengerjakan.
5. Tetap lakukan update perubahan data jika jika nanti ada perubahan.
6. Usahakan EMAIL dan NO Hp selalu aktif, jika sewaktu waktu nanti Pihak BKN menghubungi anda.
Demikian informasi ini disampaikan, agar sekiranya PNS wajib mengikuti ePUPNS.

Senin, 31 Agustus 2015

Download Buku Petunjuk ePUPNS BKN
Dari beberapa informasi yang telah di terbitkan oleh BlogPendidikan.net tentang Pendataan kembali PNS melalui portal ePUPNS yang disiapkan oleh BKN,
diumumkan bahwa pada tanggal 01 September 2015 akan diadakan serentak diseluruh Indonesia pendataan PNS melalui portal ePUPNS. Adapun berkas yang disiapkan dalam pendataan tersebut 'baca' Persiapan Berkas PNS dalam Pendataan ePUPNS.
Jika anda kesulitan dalam menggunakan Portal ePUPNS anda bisa membaca buku pendataan ePUPNS user.

Dibawah ini telah disiapkan link khusus untuk anda yang ingin mempelajari penggunaan sistem ePUPNS dapat mendownload bukunya disini :

Download : Download Buku Petunjuk ePUPNS BKN

Senin, 24 Agustus 2015

Persiapan Berkas PNS dalam Pendataan PUPNS
BlogPendidikan.net - Pendataan PNS melalui e-PUPNS yang akan diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 1 September 2015, untuk itu PNS wajib menyiapkan kelengkapan berkas dalam pendataan tersebut yang akan dikirim ke BKD daerah masing-masing.

Registrasi PNS secara online diseluruh Indonesia dimulai pada tanggal 1 September 2015. Jika PNS tidak melakukan registrasi dan pendataan, maka PNS tersebut dinyatakan berhenti atau di pecat.


Adapun berkas yang harus dipersiapkan dalam pendataan tersebut yaitu :
1. Foto Copy SK 80%
2. Foto Copy SK 100%
3. Foto Copy Konfersi NIP
4. Foto Copy Karpek Biasa
5. Foto Copy Karpek Elektrik
6. Foto Copy SK Pangkay Awal dan Akhir
7. Foto Copy SK Berkala Akhir
8. Foto Copy SK Jabatan Awal s/d SK Jabatan Akhir
9. Foto Copy SK Tugas Belajar
10. Foto Copy SK Izin Belajar
12. Foto Copy Ijazah dan Transkrip Nilai yang dipakai pada saat Pengangkatan CPNS
13. Foto Copy Berita Acara Sumpah PNS
14. Foto Copy KTP
15. Foto Copy NPWP
16. Foto Copy BPJS/ASKES
17. Daftar Riwayat Hidup
18. Akta Mengajar (bagi guru PNS)

Demikian, semoga bermanfaat. Sampai bertemu di pendataan online PUPNS
BlogPendidikan.net - Tepat pada tanggal 1 September 2015 seluruh PNS wajib untuk melakukan atau mengisi forum pendataan PNS yang disiapkan oleh BKN, melalui web http://pupns.bkn.go.id dan jiak PNS tidak mengisi pendataan tersebut sampai batas waktu di tentukan maka PNS tersebut dinyatakan berhenti/dipecat.

Adapun Cara Pendataan Ulang PNS Melalui e-PUPNS melalui web diatas adalah sebagai berikut :

PNS yang ingin memperbarui data harus mendaftar terlebih dahulu. Caranya ialah meng-klik menu register, klik daftar dan masukkan nomor induk pegawai, alamat e-mail, klik lanjut dan masukkan password (buat password baru sesuka Anda untuk mengakses e-pupns). 

Setelah itu, masukkan data-data yang diminta dan kode captcha. PNS pun akan mendapatkan nomor register.

Setelah berhasil login, seperti yang dijelaskan dalam Peraturan Kepala BKN Nomor 19 Tahun 2015 mengenai Pedoman Pelaksanaan e-PUPNS Tahun 2015, PNS dapat mengisi formulir elektronik PUPNS.

Formulir e-PUPN ini terdiri dari permintaan pengisian data utama PNS, posisi dan riwayat. Selain itu, ada data untuk PNS guru (hanya diisi oleh PNS guru), PNS dokter (hanya diisi oleh PNS dokter), stakeholders antara lain memuat Bapertarum, BPJS Kesehatan, Kartu Pegawai elektronik (KPE).
Setelah mengisi data tersebut, PNS memeriksa keakuratan dan kelengkapan data pada formulir e-PUPNS. Apabila data tersebut sudah akurat atau lengkap, PNS dapat langsung mengirim data untuk kemudian diverivikasi.

Baca Juga : Berkas Dipersiapkan PNS dalam Pendataan Ulang e-PUPNS BKN

Demikian informasi ini, dan bagi seluruh PNS untuk dapat melakukan pendataan PNS melalui e-PUPNS melalui web resmi BKN.
Source : jpnn.com