Tampilkan postingan dengan label MEDIA SOSIAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MEDIA SOSIAL. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2016

Akhir-akhir ini, bila kita membuka facebook tiba-tiba jaringan melambat, sedangkan ketika membuka web lain jaringan tetap lancar. ini salah satunya diakibatkan banyak sesi pembukaan facebook yang masih aktif.




Sesi yang dimaksudkan adalah, terkadang kita menutup browser tanpa melakukan log out secara normal di facebook, ataupun facebook kita terbuka di dua tempat, misalkan di komputer dan Handphone.

Untuk menghindari lambatnya facebook bisa kita lakukan sebagai berikut :
  • Mencegah banyaknya sessi yang terbuka, dengan membiasakan log out terlebih dahulu sebelum menutup browser.
  • Kita menonaktifkan sesi yang menjadikan facebook menjadi lambat dengan cara :

  1. Login ke akun facebook
  2. Klik tanda segi tiga di kanan atas dan klik "Setting" letaknya pas diatas log out/keluar
  3. Dibagian Kiri Atas, kelik Security
  4. Klik "Edit" pada bagian kanan bawah (seperti ditunjukkan Gambar dibawah)
  5. Klik "End Activity" untuk semua sesi yang aktif, dan sisakan Satu sesi paling atas
  6. Log out/Keluar dari akun facebook dan log in/Masuk kembali seperti biasa
  7. Facebook akan lebih cepat di buka, agar tetap seperti ini sebaiknya rutin memeriksa sesi aktif.


Minggu, 14 Februari 2016



Tiga hari terakhir, muncul postingan di media sosial (facebook) tentang percakapan yang mengatasnamakan Owner PT Gudang Garam Susilo Wonowidjoyo dengan seorang pegawai.

Di postingan itu seorang pegawai mempertanyakan alasan owner tidak merokok. Jawabannya sangat mengejutkan. Owner menjawab " Rokok itu dibikin hanya untuk orang-orang yang nggak bisa baca saja".

Postingan kontroversial ini menjadi polemik di media sosial karena jawaban sang owner sangat tidak masuk akal. Apalagi mengatasnamakan perusahaan rokok besar di Indonesia.

PT Gudang Garam Tbk yang namanya dicatut di postingan ini pun tidak tinggal diam.

Slamet Budiono, Wakil Direktur Bidang SDM PT GG Tbk memastikan telah melaporkan kasus itu ke polisi.

"Kami sangat sayangkan. Saat ini kami sedang proses di kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum," tandas Slamet Budiono, usai penanaman bibit pohon bambu di Lereng Gunung Wilis, Sabtu (13/2/2016).

Slamet memastikan berita yang menyebar di sosial media tersebut tidak benar alias hoax. Malahan berita tersebut mengarah pada pelecehan ke masyarakat.



"Tidak mungkin Gudang Garam membedakan masyarakat yang melek huruf dan buta huruf. Kalimat itu sangat menyakitkan bagi kami," tambahnya.

Diungkapkan Slamet, boleh saja ada persaingan bisnis, tapi jangan dilakukan sekejam dan senista itu.

"Masalahnya sudah kami laporkan ke Polres Kediri Kota sesuai tempat domisili perusahaan kami," jelasnya.

Malahan Slamet mengungkapkan, dalam perkembangannya pengusutan kasus itu telah teridentifikasi. "Kami melaporkan ke Satreskrim dan pelakunya telah teridentifikasi," tambahnya.

Slamet berharap budaya berita hoax itu dapat dihapus dan dihilangkan. "Saat ini kasusnya sudah ditangani polisi. Diduga ada aktor intelektualnya," tambahnya.

Slamet juga memastikan foto di postingan itu bukanlan wajah owner PT Gudang Garam Tbk.

Shang Tsung Mortal Kombat Video Game