Tampilkan postingan dengan label Jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Mei 2014

Gorong-Gorong
Gorong-gorong bagaikan sungai-sungai kecil yang menghubungkan setiap rumah-rumah di perkampungan dan atau aliran air di jalan-jalan menuju sungai besar. Ketika suatu wilayah dibangun bangunan atau jalan, tentu saja tanah-tanah di wilayah tersebut tidak mampu menyerap air lagi dengan baik karena tertutup. Agar air tidak menggenang, gorong-gorong sangat penting terutama di wilayah-wilayah dengan bangunan besar.

Jika semakin tebal dan luas pondasi suatu bangunan dan jalan, maka idealnya gorong-gorong sebaiknya juga sebesar wilayah tersebut untuk pengganti luas wilayah tanah yang tertutup dengan beton bangunan. 

Seputar Pengertian@~ Gorong-gorong adalah bangunan yang dipakai untuk membawa aliran air (saluran irigasi atau pembuang) melewati bawah jalan air lainnya (biasanya saluran), di bawah jalan, atau jalan kereta api. Gorong-gorong juga digunakan sebagai jembatan ukuran kecil, digunakan untuk mengalirkan sungai kecil atau sebagai bagian drainase ataupun selokan jalan.

Berikut Langkah Pemeliharaan Gorong-Gorong
  1. Gorong-Gorong Harus berfungsi dengan baik untuk mengalirkan air melntasi jalan
  2. Pelihara Dan Bersihkan bagian gorong-goromg
  3. Gorong-Gorong tidak boleh terserap diendapan
  4. Bersihkan kolam penerima
  5. Dorong endapan dengan batang bambu
  6. Bersihkan kolam pembuang agar air dapat berjalan dengan lancer dan baik
Karakter gorong-gorong adalah sebagai pengikat berbagai kepentingan dan manfaat, yakni irigasi/sanitasi, transportasi, listrik, telekomunikasi, air bersih dan layanan lainnya. Karakter lain dari gorong-gorong adalah konsisten dan rendah hati.  Saat musim kemarau atau hujan ia tetap menjalankan fungsinya.  Ia tidak pernah meminta, ingin diperhatikan atau dipentingkan.  Manusia akan mendatanginya ketika merasa membutuhkan, misalnya karena terjadinya penyumbatan aliran air.

Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Gorong-gorong

Jumat, 30 Mei 2014

Seputar Pengertian~ Pemeliharaan jalan dan jembatan adalah segala sesuatu yang dilakukan untuk menjaga jalan dan jembatan yang telah dibangun agar tetap berada dalam kondisi yang baik dan dapat digunakan dalam waktu yang lama.

Membutuhkan biaya yang besar untuk membangun jalan dan jembatan. Jika tidak dilakukan pemeliharaan, maka dana yang digunakan untuk membangun akan menjadi sia sia. Jika dilakukan pemeliharaan, maka jalan dapat digunakan sepanjang tahun oleh masyarakat Jika jalan tidak Pelihara, maka dibutuhkan biaya yang lebih besar untuk memperbaikinya dibandingkan jika dipelihara dengan baik setiap tahunnya.

Langkah Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan

  1. Pemeliharaan Gorong-Gorong
  2. Pemeliharaan Saluran
  3. Pemeliharaan Bahu Jalan
  4. Perbaikan Erosi
  5. Pemeliharaan Perlengkapan Jalan
  6. Pemeliharaan Jembatan
  7. Perbaikan Pondasi

Contoh dari masalah konstruksi yang dapat mengakibatkan kerusakan pada jalan dan jembatan adalah:
  1. Daerah yang curam,
  2. Daerah rawan banjir,
  3. Sisi potongan yang curam,
  4. Kurangnya gorong-gorong,
  5. Posisi saluran yang lebih tinggi dari jalan,
  6. Kualitas kerikil/beton yang rendah,
  7. Kurangnya sambungan pada beton.

    Senin, 24 Maret 2014

    Seputar Pengertian Klasifikasi Jalan Menurut (Bina Marga 1997). Jalan raya pada umumnya dapat digolongkan dalam 4 klasifikasi yaitu: klasifikasi menurut fungsi jalan, klasifkasi menurut kelas jalan, klasifikasi menurut medan jalan dan klasifikasi menurut wewenang pembinaan jalan

    Klasifikasi menurut fungsi jalan
    Klasifikasi menurut fungsi jalan terdiri atas 3 golongan yaitu:
    1. Jalan arteri yaitu jalan yang melayani angkutan utama dengan ciri-ciri perjalanan jarak jauh, kecepatan rata-rata tinggi, dan jumlah jalan masuk dibatasi secara efisien.
    2. Jalan kolektor yaitu jalan yang melayani angkutan pengumpul/pembagi dengan ciri-ciri perjalanan jarak sedang, kecepatan rata-rata sedang dan jumlah jalan masuk dibatasi.
    3. Jalan lokal yaitu Jalan yang melayani angkutan setempat dengan ciri-ciri perjalanan jarak dekat, kecepatan rata-rata rendah, dan jumlah jalan masuk tidak dibatasi.

    Klasifikasi menurut kelas jalan
    Klasifikasi menurut kelas jalan berkaitan dengan kemampuan jalan untuk menerima beban lalu lintas, dinyatakan dalam muatan sumbu terberat (MST) dalam satuan ton.

    FungsiKelasMuatan Sumbu Terberat/MTS(Ton)
    ArteriI>10
    II10
    III A8
    KolektorIII A8
    III B8

    Klasifikasi menurut medan jalan 
    Medan jalan diklasifikasikan berdasarkan kondisi sebagian besar kemiringan medan yang diukur tegak lurus garis kontur. Keseragaman kondisi medan yang diproyeksikan harus mempertimbangkan keseragaman kondisi medan menurut rencana trase jalan dengan mengabaikan perubahan-perubahan pada bagian kecil dari segmen rencana jalan tersebut.

    Jenis MedanNotasiKemiringan Medan (%)
    DatarD<3 
    BerbukitB3-25
    PegununganG>25

    Klasifikasi menurut wewenang pembinaan jalan 
    Klasifikasi menurut wewenang pembinaannya terdiri dari Jalan Nasional, Jalan Provinsi, Jalan Kabupaten/Kotamadya dan Jalan Desa.
    .

    Jumat, 21 Maret 2014

    Sejarah Tol membentang kembali ke mitologi Yunani di mana para penambang dibebankan Charon tol untuk membawa yang mati di sungai Acheron dan Styx ke Hades. Jika jiwa membayar tol, Charon diangkut ke seberang sungai. Jika tidak, itu mengembara antara kematian dan kehidupan untuk selamanya.

    Banyak jalan-jalan Eropa modern pada awalnya dibangun sebagai jalan tol untuk menutup biaya konstruksi. Di Inggris abad ke-14, beberapa jalan yang paling banyak digunakan diperbaiki dengan uang dibangkitkan dari tol berdasarkan hibah pavage. Turnpike trust didirikan di Inggris dari 1706 dan seterusnya, dan akhirnya bertanggung jawab atas pemeliharaan dan perbaikan jalan utama yang paling di Inggris dan Wales, sampai mereka secara bertahap dihapuskan dari 1870-an. Kebanyakan mempercayai jalan yang ada ditingkatkan, tetapi beberapa yang baru, biasanya hanya membentang pendek jalan, juga dibangun. Jalan Thomas Telford Holyhead (sekarang A5 road) yang luar biasa sebagai jalan baru sangat panjang, dibangun pada awal abad 19 dengan gerbang tol banyak sepanjang panjangnya.

    Beberapa kota di Kanada memiliki jalan tol di abad ke-19. Jalan memancar dari Toronto yang dibutuhkan pengguna untuk membayar di gerbang tol di sepanjang jalan (Yonge Street, Bloor Street, Davenport Road, Kingston Road) dan menghilang setelah 1895.

    Abad ke-19, jalan papan biasanya dioperasikan sebagai jalan tol. Salah satu dari jalan motor pertama AS, Long Island Motor Parkway (yang dibuka pada tanggal 10 Oktober 1908) dibangun oleh William Kissam Vanderbilt II, cucu buyut dari Cornelius Vanderbilt. Jalan itu ditutup pada tahun 1938 ketika diambil alih oleh negara bagian New York sebagai pengganti pajak kembali.

    Pada abad ke-20, tol jalan telah diperkenalkan di Eropa untuk membiayai pembangunan jaringan jalan tol dan infrastruktur jalan tertentu seperti jembatan dan terowongan. Italia telah menjadi negara Eropa pertama yang menerapkan penggunaan tol jalan bebas hambatan pada bagian jalan raya km 50 dekat Milan pada tahun 1924. Hal ini diikuti oleh Yunani, yang membuat pengguna untuk membayar untuk jaringan jalan raya di sekitar dan antara kota-kotanya pada tahun 1927. Kemudian pada 1950-an dan 1960-an, juga Perancis, Spanyol dan Portugal mulai membangun jalan raya sebagian besar dengan bantuan konsesi, memungkinkan perkembangan pesat infrastruktur ini tanpa utang Negara besar. Sejak itu, jalan tol telah diperkenalkan di kebanyakan negara anggota Uni Eropa.

    Pengertian Jalan Tol
    Jalan tol adalah jalan umum yang kepada pemakainya dikenakan kewajiban membayar tol dan merupakan jalan alternatif lintas jalan umum yang telah ada. Jalan tol diselenggarakan dengan maksud untuk mempercepat pewujudan jaringan jalan dengan sebagian atau seluruh pendanaan berasal dari pengguna jalan untuk meringankan beban pemerintah

    Target yang menjadi sasaran pelayanan jasa jalan tol terkadap pemakai jasa adalah kelancaran, keamanan dan kenyamanan. Untuk dapat mencapai sasaran tersebut, ditetapkan sebaga i tolak ukur operasionalnya adalah berupa waktu pelayanan di gardu, waktu tempuh jalan tol, tingkat kelancaran, tingkat fasilitas,tingkat keluhan pelanggan dan standar kerataan jalan. Pada situasi dimana trdapat banyak jalur masuk station dan juga tersedia fasilitas pelayanan, maka asumsi pengguna fasilitas pelayanan tunggal dapat dilakukan asalkan aliran kendaraan terbagi secara merata atau sama di antara fasilitas - fasilitas yang ada (Martin, 1967)

    Pelayanan Jalan Tol
    Pelayanan jalan tol terbagi tiga yaitu
    1. Pelayanan transaksi Pelayanan transaksi terlihat jelas pada pengemudi tol karena langsung berhadapan dengan pengemudi. Jadi dengan adanya dinamika dan perkembangan tuntutan dari pemakai jalan tol maka perlu diberikan image yang baik kepada masyarakat mengenai pelayanan saat melakukan transaksi. Terutama dari pihak petugas tol dengan memberikan pembatas - pembatas jalan didepan pintu tol dan layanan terbaik. Sehingga pemakai jalan tol langsung merasakan bagaimana layanan transaksi yang di berikan.
    2. Pelayanan lalu lintas Pelayanan lalu lintas yaitu pelayanan yang dilakukan terhadap kendaraan yang melalui jalan tol. Pelayanan ini dapat dilihat dari kejadian -kejadian yang terjadi disepanjang jalan tol. Misalnya menurunnya angka kecelakaan pada jalan tol. Disediakannya fasilitas patrol, ambulance, pemadam, dan kendaraan rescue, rambu - rambu lalu lintas sebagai penunjuk arah daerah batas kecepatan yang dapatdigunakan saat pengguna jalan tol mengalami kesulitan. Juga penanggulan tanah longsor/banjir yang terjadi pada beberapa bagian jalan tol
    3. Layanan terhadap pemeliharaan dikelompokkan dalam tiga kategori, yaitu pemeliharaan rutin, pemeliharaan periodic dan pemeliharaan khusus. Pemeliharaan rutin dilakukan setiap waktu - waktu tertentu terhadap seluruh asset jalan tol. Seperti pengecatan garis-garis pembatas jalan, pembatas - pembatas jalan, pengaspalan jalan - jalan yang rusak.
    Tarif  Jalan Tol
    Tarip tol yang dikenakan terhadap pemakai jalan tol sesuai jenis kendaraan dan jarak tempuh kendaraan. Tarip tol ditentukan dengan pertimbangan sebagai berikut:
    1. Penghematan biaya operasi Biaya operasi kendaraan sangat dipengaruhi oleh waktu perjalanan. Terjadinya kemacetan - kemacetan lalu lintas mengakibatkan naiknya biaya operasi kendaraan, karena bahan bakar yang dipakai menjadi tidak efisien. Unsur waktu juga menjadi bahan pertimbangan,karena setiap pemakai jalan mengertikan secara tersendiri nilai waktu yang digunakan.ketidak lancaran lalu lintas akan memperpanjang waktu
    2. Pemakai jalan mempunyai keuntungan dari segi penghematan biaya operasi  perjalanan bila dibandingkan jalan lama atau keuntungan dari waktu segi yang hemat. Keuntungan yang diraih pemakai jalan harus dicapai sementara keuntungan pemilik/pengelola jalan juga harus dipenuhi. Tarip tol sebagai akibat pertimbangan pemakai jalan dan pemilik berada pada keuntungan sama dan tidak merugikan salah satu pihak yang berlangsung pada jalan tol
    Sumber :
    http://id.wikipedia.org/wiki/Jalan_tol

    Rabu, 19 Februari 2014

    Sejarah Jalan Raya
    Jalan raya sudah ada sejak manusia memerlukan area untuk berjalan terlebih-lebih setelah menemukan kendaraan beroda diantaranya berupa kereta yang ditarik kuda. Tidak jelas dikatakan bahwa peradaban mana yang lebih dahulu membuat jalan raya. Akan tetapi hampir semua peradaban tidak terlepas dari keberadaan jalan raya tersebut.

    Salah satu sumber mengatakan bahwa jalan raya muncul pada 3000 SM. Jalan tersebut masih berupa jalan setapak dengan kontruksi sesuai dengan kendaraan beroda padaknya diduga antara masa itu. Letaknya diduga antara Pegunungan Kaukasus dan Teluk Persia. Jalan raya Mesopotamia-Mesir Seiring perkembangan peradaban di Timur tengah pada masa 3000 SM, maka dibangunlah jalan raya yang menghubungkan Mesopotamia-Mesir. Selain untuk perdagangan, jalan tersebut berguna untuk kebudayaan bahkan untuk peperangan. Jalan utama pertama di kawasan itu, disebut-sebut adalah Jalan Bangsawan Persia yang terentang dari Teluk Persia hingga Laut Aegea sepanjang 2857 km. Jalan ini bertahan dari tahun 3500-300 SM.

    Di Eropa, jalan tertua disebut-sebut adalah Jalur Kuning yang berawal dari Yunani dan Tuscany hingga Laut Baltik.

    Di Asia timur, bangsa Cina membangun jalan yang menghubungkan kota-kota utamanya yang bila digabung mencapai 3200 km.

    "Banyak jalan menuju Roma" begitulah istilah yang umum dikenal mengenai jalan-jalan Romawi. Istilah tersebut tidaklah keliru karena bangsa Romawi banyak membangun jalan. Di puncak kejayaannya , bangsa Romawi membangun jalan sepanjang 85.000 km yang terbentang dari Inggris hingga Afrika Utara, dari pantai Samudera Atlantik di Semenanjung Iberia hingga Teluk Persia. Keberadaan jalan tersebut diabadikan dalam peta yang dikenal sebagai Peta Peutinger.

    Herman Willem Daendels adalah seorang Gubernur-Jendral Hindia-Belanda yang ke-36. Ia memerintah antara tahun 1808 � 1811. Pada masa itu Belanda sedang dikuasai oleh Perancis. Pada masa jabatannya ia membangun jalan raya pada tahun 1808 dari Anyer hingga Panarukan. Sebagian dari jalan ini sekarang menjadi Jalur Pantura (Pantai Utara) yang membentang sepanjang pantai utara Pulau Jawa. Pembangunan jalan ini adalah proyek monumental namun dibayar dengan banyak pelanggaran hak-hak asasi manusia karena dikerjakan secara paksa tanpa imbalan pantas.

    Manfaat yang diperoleh dari jalan ini adalah sebagai jalan pertahanan militer. Selain itu dari segi ekonomi guna menunjang tanam paksa (cultuur stelsel) hasil produk kopi dari pedalaman Priangan semakin banyak yang diangkut ke pelabuhan Cirebon dan Indramayu padahal sebelumnya tidak terjadi dan produk itu membusuk di gudang-gudang kopi Sumedang, Limbangan, Cisarua, dan Sukabumi. Selain itu, dengan adanya jalan ini perjalanan darat Surabaya-Batavia yang sebelumnya ditempuh 40 hari bisa dipersingkat menjadi tujuh hari. Ini sangat bermanfaat bagi pengiriman surat yang oleh Daendels kemudian dikelola dalam dinas pos.

    Sejarah Konstruksi Membangun Jalan
    Dalam sejarahnya, berbagai macam teknik digunakan untuk membangun jalan raya. Di Eropa Utara yang repot dengan tanah basah yang berupa "bubur", dipilih jalan kayu berupa gelondongan kayu dipasang diatas ranting, lalu diatasnya disusun kayu secara melintang berpotongan untuk melalui rintangan tersebut.
    Di kepulauan Malta ada bagian jalan yang ditatah agar kendaraan tidak meluncur turun. Sedangkan masyarakat di Lembah Sungai Indus, sudah membangun jalan dari bata yang disemen dengan bituna (bahan aspal) agar tetap kering. Dapat dikatakan, pemakaian bahan aspal sudah dikenal sejak milenium ke 3 sebelum masehi dikawasan ini, terbukti di Mahenjo Daro, Pakistan, terdapat penampung air berbahan batu bata bertambalkan aspal.
    Konstruksi jalan Bangsa Romawi berciri khas lurus dengan empat lapisan. Lapisan pertama berupa hamparan pasir atau adukan semen, lapisan berikutnya berupa batu besar datar yang kemudian disusul lapisan kerikil dicampur dengan kapur, kemudian lapisan tipis permukaan lava yang mirip batu api. Ketebalan jalan itu sekitar 0,9-1,5 m. Rancangan Jalan Romawi tersebut termasuk mutakhir sebelum muncul teknologi jalan modern di akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Sayangnya jalan itu rusak ketika Romawi mulai runtuh.
    Seorang skotlandia bernama Thomas Telford (1757 - 1834) membuat rancangan jalan raya, di mana batu besar pipih diletakan menghadap ke atas atau berdiri dan sekarang dikenal dengan pondasi jalan Telford. Konstruksi ini sangat kuat terutama sebagai pondasi jalan, dan sangat padat karya karena harus disusun dengan tangan satu per satu. Banyak jalan yang bermutu baik dengan konstruksi Telford, tetapi tidak praktis memakan waktu.
    Oleh sebab itu ada konstruksi berikutnya oleh John Loudon Mc Adam (1756-1836). Konstruksi jalan yang di Indonesia dikenal dengan jalan Makadam itu lahir berkat semangat membuat banyak jalan dengan biaya murah. Jalan tersebut berupa batu pecah yang diatur padat dan ditimbun dengan kerikil. Jalan Makadam sangat praktis, batu pecah digelar tidak perlu disusun satu per satu dan saling mengunci sebagai satu kesatuan.
    Di akhir abad ke XIX, seiring dengan maraknya penggunaan sepeda, pada 1824 dibangun jalan aspal namun dengan cara menaruh blok-blok aspal. Jalan bersejarah itu dapat disaksikan di Champ-Elysess, Paris, Perancis. Jalan aspal yang bersipat lebih plastis atau dapat kembang susut yang baik terhadap perubahan cuaca dan sebagai pengikat yang lebih tahan air.
    Di Skotlandia, hadir jalan beton yang dibuat dari semen portland pada 1865. Sekarang banyak jalan tol dengan konstruksi beton (tebal minimum 29 cm) dan tahan hingga lebih dari 50 tahun serta sangat kuat sekali memikul beban besar.
    Jalan Aspal modern merupakan hasil karya imigran Belgia Edward de Smedt di Columbia University, New York. Pada tahun 1872, ia sukses merekayasa aspal dengan kepadatan maksimum. Aspal itu dipakai di Battery Park dan Fifth Avenue, New York, tahun 1872 dan Pennsylvania Avenue, Washington D.C pada tahun 1877.
    Pada saat ini sedikitnya 90 % jalan utama di perkotaan selalu menggunakan bahan aspal.

    Pengertian Jalan Raya
    Jalan raya ialah jalan utama yang menghubungkan satu kawasan dengan kawasan yang lain. Biasanya jalan besar ini mempunyai ciri-ciri berikut:
    1. Digunakan untuk kendaraan bermotor
    2. Digunakan oleh masyarakat umum
    3. Dibiayai oleh perusahaan negara
    4. Penggunaannya diatur oleh undang-undang pengangkutan

    Sistem Jalan Raya
    1. Jalan
    2. Jalan raya nasional atau rute federal
    3. Jalan raya negeri atau wilayah
    4. jalan kota
    5. Jalan-jalan lain termasuk jalan kampung dan jalan estet
    6. jalan tol
    Di sini harus diingat bahwa tidak semua jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan bermotor itu jalan raya. Contohnya lintasan-lintasan di daerah perkebunan. Di Malaysia jalan raya yang sah haruslah diumumkan oleh pihak berkuasa.
    Pembangunan Jalan Raya.

    Pada dasarnya pembangunan jalan raya adalah proses pembukaan ruangan lalu lintas yang mengatasi pelbagai rintangan geografi. Proses ini melibatkan pengalihan muka bumi, pembangunan jembatan dan terowong, bahkan juga pengalihan tumbuh-tumbuhan. (Ini mungkin melibatkan penebasan hutan). Berbagai jenis mesin pembangun jalan akan digunakan untuk proses ini.
    Muka bumi harus diuji untuk melihat kemampuannya untuk menampung beban kendaraan. Berikutnya, jika perlu, tanah yang lembut akan diganti dengan tanah yang lebih keras. Lapisan tanah ini akan menjadi lapisan dasar. Seterusnya di atas lapisan dasar ini akan dilapisi dengan satu lapisan lagi yang disebut lapisan permukaan. Biasanya lapisan permukaan dibuat dengan aspal ataupun semen.

    Pengaliran air merupakan salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam pembangunan jalan raya. Air yang berkumpul di permukaan jalan raya setelah hujan tidak hanya membahayakan pengguna jalan raya, malahan akan mengikis dan merusakkan struktur jalan raya. Karena itu permukaan jalan raya sebenarnya tidak betul-betul rata, sebaliknya mempunyai landaian yang berarah ke selokan di pinggir jalan. Dengan demikian, air hujan akan mengalir kembali ke selokan.
    Setelah itu retroflektor dipasang di tempat-tempat yang berbahaya seperti belokan yang tajam. Di permukaan jalan mungkin juga akan diletakkan "mata kucing", yakni sejenis benda bersinar seperti batu yang "ditanamkan" di permukaan jalan raya. Fungsinya adalah untuk menandakan batas lintasan.
    Perekonomian jalan raya.

    Jalan raya dapat meningkatkan kegiatan ekonomi di suatu tempat karena menolong orang untuk pergi atau mengirim barang lebih cepat ke suatu tujuan. Dengan adanya jalan raya, komoditi dapat mengalir ke pasar setempat dan hasil ekonomi dari suatu tempat dapat dijual kepada pasaran di luar wilayah itu. Selain itu, jalan raya juga mengembangkan ekonomi lalu lintas di sepanjang lintasannya. Contohnya, di pertengahan lintasan jalan raya utama yang menghubungkan bandar-bandar besar, penduduk setempat dapat menjual makanan kepada sopir truk yang kerap lewat di situ. Satu contoh yang baik bagi ekonomi lalu lintas dapat dilihat di pasar Machap, Johor Malaysia. Sehubungan itu, Machap telah menjadi tempat istirahat bagi bus jarak-jauh karena adanya fasilitas istirahat yang lengkap di situ dan juga letaknya di pertengahan Lebuh Raya Utara Selatan. Di Machap, penumpang-penumpang bus akan membelanjakan uang untuk pelayanan restoran dan kamar kecil.

    Ekonomi Trafik-Istirihat seperti yang berlaku di Machap sebenarnya tidak hanya bergantung kepada lokasi dan juga fasilitas. Yang lebih penting ialah hubungan pihak pemilik restoran dengan sopir bus. Untuk menarik lebih banyak sopir bus datang ke mari bersama penumpangnya, pemilik restoran berusaha menarik hati sopir bus dengan menyediakan makanan dan rokok gratis kepada mereka. Tetapi cara yang paling baik ialah menghubungi langsung perusahaan bus tersebut agar memilih suatu tempat sebagai tempat istirahat yang tetap.

    Sumber :
    http://id.wikipedia.org/wiki/Jalan_raya

    Senin, 16 Desember 2013

    Berikut ini daftar kode pos (postcode / zip code) Ambarawa berdasarkan jalan/gang/komplek di , Provinsi , Indonesia.

    Gunakan keyboard anda untuk memudahkan pencarian Tekan Ctrl + F :
    1. Bila anda menggunakan browser Chrome Find nya berada disebelah kanan atas.
    2. Bila anda menggunakan browser Mozilla perhatikan Find nya berada disebelah kiri bawah dan masukkan nama jalan tekan Next.


    NAMA

    Sabtu, 14 Desember 2013

    Berikut ini daftar kode pos (postcode / zip code) Kota Medan berdasarkan jalan/gang/komplek di , Provinsi Sumatera Utara , Indonesia.

    Gunakan keyboard anda untuk memudahkan pencarian Tekan Ctrl + F :
    1. Bila anda menggunakan browser Chrome Find nya berada disebelah kanan atas.
    2. Bila anda menggunakan browser Mozilla perhatikan Find nya berada disebelah kiri bawah dan masukkan nama jalan tekan

    Kamis, 12 Desember 2013

    Berikut ini daftar kode pos (postcode / zip code) berdasarkan jalan/gang/komplek di Kota Bukit Tinggi, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.

    Gunakan keyboard anda untuk memudahkan pencarian Tekan Ctrl + F :
    1. Bila anda menggunakan browser Chrome Find nya berada disebelah kanan atas.
    2. Bila anda menggunakan browser Mozilla perhatikan Find nya berada disebelah kiri bawah dan masukkan nama jalan
    Berikut ini daftar kode pos (postcode / zip code) berdasarkan jalan/gang/komplek di Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.

    Gunakan keyboard anda untuk memudahkan pencarian Tekan Ctrl + F :
    1. Bila anda menggunakan browser Chrome Find nya berada disebelah kanan atas.
    2. Bila anda menggunakan browser Mozilla perhatikan Find nya berada disebelah kiri bawah dan masukkan nama jalan
    Berikut ini daftar kode pos (postcode / zip code) berdasarkan jalan/gang/komplek di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Republik Indonesia.

    Gunakan keyboard anda untuk memudahkan pencarian Tekan Ctrl + F :
    1. Bila anda menggunakan browser Chrome Find nya berada disebelah kanan atas.
    2. Bila anda menggunakan browser Mozilla perhatikan Find nya berada disebelah kiri bawah dan masukkan nama jalan

    Minggu, 27 Oktober 2013

    Pengertian Jalan adalah prasarana Transportasi Darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air, serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel. Pengertian jalan darat

    Jenis-Jenis Jalan
    1. Jalan Raya~ Jalan Raya adalah jalur - jalur tanah di atas permukaan bumi yang dibuat oleh manusia dengan bentuk, ukuran - ukuran dan jenis konstruksinya sehingga dapat digunakan untuk menyalurkan lalu lintas orang, hewan dan kendaraan yang mengangkut barang dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan mudah dan cepat (Clarkson H.Oglesby,1999). Seputar Pengertian Jalan Raya
    2. Jalan Umum~ Jalan umum adalah jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum.
    3. Jalan Khusus~ Jalan khusus adalah jalan yang di bangun oleh instasi, badan usaha. Perseorangan, atau kelompok masyarakat untuk kepentingan sendiri.
    4. Jalan Tol~ Jalan tol atau pengertian jalan bebas hambatan adalah jalan umum yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar tol. Tol adalah sejumlah uang tertentu yang dibayarkan untuk penggunaan jalan tol. Seputar Pengertian Jalan Tol
    Kategori Jalan
    1. Pengaturan jalan adalah kegiatan perumusan kebijakan perencanaan, penyusunan perencanaan umum, dan penyusunan peraturan perundang-undangan jalan.
    2. Pembinaan jalan adalah kegiatan penyusunan pedoman dan standar teknis, pelayanan, pemberdayaan sumber daya manusia, serta penelitian dan pengembangan jalan.
    3. Pengembangan jalan adalah kegiatan pemrograman dan penganggaran, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, serta pengoperasian dan pemeliharaan jalan.
    4. Pengawasan jalan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan tertib pengaturan, pembinaan, dan pengembangan jalan.
    5. Penyelenggaraan jalan adalah pihak yang melakukan peraturan, pembinaan, pembangunan, dan pengawasan jalan sesuai dengan kewenangannya.
    6. Jalan bebas hambatan adalah jalan umum untuk lalu lintas menerus dengan pengendalian jalan masuk secara penuh dan tanpa adanya persimpangan sebanding serta dilengkapai dengan pagar ruang milik jalan.
    Bagian-bagian jalan meliputi :
    1. Ruang manfaat jalan meliputi badan jalan, saluran tepi jalan, dan ambang pengamannya.
    2. Ruang milik jalan meliputi ruang manfaat jalan dan sejalur tanah tertentu diluar ruang manfaat jalan.
    3. Ruang pengawasan jalan merupakan ruang tertentu diluar ruang milik jalan yang ada dibawah pengawasan penyelenggara jalan.
    Referensi:
    http://id.wikipedia.org/wiki/Jalan