Tampilkan postingan dengan label EoIP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EoIP. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juni 2016

Tutorial Cara Membuat Beberapa Hotspot Server pada satu Mikrotik dengan IP Address yang Berbeda. Judul ini mungkin membuat Anda bingung. Jadi maksudnya begini, misalkan kita mau buat Hotspot khusus untuk Ruang Rapat dan Hotspot khusus Karyawan. Kedua nya mau dibedakan IP Address nya, supaya alokasi IP Address nya lebih banyak. Namun kita hanya punya satu Mikrotik yang digunakan untuk running Hotspot Server + User Manager

Lebih jelasnya bisa dilihat di gambar berikut ini :


Gambar tersebut saya ambilkan dari Tutorial Mikrotik sebelumnya tentang Cara Membuat Hotspot Mikrotik tanpa Terhubung Langsung ke AP Menggunakan EoIP Tunnel. Jadi disini saya melanjutkan dari tutorial tersebut, saya sarankan untuk membaca nya terlebih dahulu. Disini saya akan contohkan membuat 2 Hotspot Server yang berbeda IP Address pada 1 perangkat Mikrotik.


1. Buat interface Bridge sebanyak Hotspot yang mau kita buat. Disini saya contohkan membuat 2 Interface Bridge. 


2. Masukkan interface EoIP untuk ruang rapat dan pegawai sesuai dengan bridge nya.


3. Tambahkan IP Address untuk masing-masing interface Bridge nya.


4.  Buat 2 Hotspot Server melalui Hotspot Server Wizard.


5. Jangan lupa interface yang dipakai sebagai hotspot interface adalah masing-masing interface bridge yang sebelumnya sudah dibuat.


6. Masuk tab Server Profiles --> Silakan ganti nama profile nya sesuai dengan kegunaannya.



7. Kita juga bisa integrasikan kedua Hotspot Server Profile dengan User Manager via RADIUS. Silakan baca Tutorialnya disini Cara Setting User Manager dengan Hotspot Mikrotik.


8. Jika kita ga pakai User Manager, kita bisa gunakan user managemen bawaan hotspot nya. Silakan tambahkan User Hotspot nya pada tab Users.


9. Disini kita bisa memilih user tersebut mau dimasukkan ke Server Hotspot mana. Apakah user untuk ruang rapat atau untuk pegawai kantor, atau juga bisa untuk kedua server (all).

10. Sekarang silakan dicoba konek ke masing-masing access point hotspot.

11. Halaman login hotspot yang muncul untuk kedua Hotspot Server itu sama. Jika Anda mau mengganti Halaman Login Hotspotnya, silakan baca Tutorial nya disini : Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik.

Jadi, setiap user yang konek ke Access Point Hotspot Kantor akan mendapatkan IP Address 192.168.20.0/24 sedangkan user yang konek ke AP Hotspot Ruang Rapat akan mendapatkan IP Address 192.168.10.0/24. 

Dengan begini akan lebih mudah me-manage Hotspot nya dan alokasi IP address nya juga lebih banyak. 

Kalau Anda mau membuat lebih dari 2 Hotspot Server silakan sesuaikan saja dengan kebutuhan.
Semoga bermanfaat :)

Selasa, 21 Juni 2016

Bagaimana cara membuat WiFi Hotspot Mikrotik dimana Access Point (AP) nya tidak terhubung langsung ke Server Hotspot Mikrotik nya? Pertanyaan tersebut yang muncul di benak saya ketika hendak mengimplementasikan sistem WiFi Hotspot Mikrotik dimana AP nya bertebaran dimana-mana, dengan lokasi yang berbeda (beda gedung dan beda ruangan). Selain itu yang lebih menyulitkan adalah semua AP tidak ada yang terhubung langsung ke eth nya Mikrotik yang dijadikan Hotspot Server.

Seperti yang kita tahu, jika ingin membuat Sistem Wireless Hotspot menggunakan Mikrotik, Access Point harus terhubung langsung ke interface Server Hotspot, agar bisa di bridge dengan interface lain jika ingin menggunakan lebih dari satu AP. Tetapi pada kasus yang saya alami sepertinya tidak bisa diterapkan, karena AP berada di bawah Switch dan Router lain nya, sehingga ada beberapa hop untuk sampai ke server hotspot.

Namun jangan khawatir, karena permasalahan tersebut masih bisa diakali. Caranya dengan menggunakan Ethernet over Internet Protocol (EoIP) Tunneling.
Apa itu EoIP Tunneling? Silakan baca penjelasannya disini : Membangun Tunnel dengan EoIP di Mikrotik.

Jadi konsepnya adalah dengan membuat interface EoIP pada Hotspot Server sebanyak jumlah AP nya. Jika ada 5 AP maka kita buat 5 interface EoIP pada Hotspot Server. Pada masing-masing AP juga dibuat satu interface EoIP yang mengarah ke Server Hotspot. Sehingga akan terjadi komunikasi point-to-point antara hotspot server dengan semua AP. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut :



Tapi tunggu dulu, EoIP merupakan MikroTik Proprietary (kepemilikan) artinya protocol ini hanya dapat berjalan/support pada Mikrotik RouterOS saja dan beberapa jenis linux. Jika AP yang Anda gunakan bukan Mikrotik, maka AP Anda tidak bisa membuat interface EoIP ini. 

Jadi, jika AP Anda misalnya menggunakan TP-Link, Dlink, dll maka interface EoIP dibuat pada Router Mikrotik sebelum AP itu, yang terhubung langsung dengan nya. Seperti pada contoh di Lantai 1 pada Gambar di atas. Kemudian AP tersebut mode nya dibuat Wireless AP Bridge, dan pada Mikrotik nya EoIP dan Interface eth yang ke AP di bridge.

Oke, sudah cukup dongeng sebelum tidur nya. Udah mulai ngantuk kan?? hehe..
Sekarang kita langsung coba buat Konfigurasi Hotspot Mikrotik tanpa Terhubung Langsung ke AP Menggunakan EoIP Tunnel.

Sebelum mulai, pastikan semua AP dan Mikrotik yang akan dibuat EoIP Tunnel sudah bisa komunikasi dua arah. Artinya konfigurasi IP dan Routing nya sudah beres. Karena jika tidak, tunnel EoIP tidak akan terbentuk.

1. Buat Interface EoIP sejumlah AP yang digunakan. Buka Winbox, Masuk ke Menu Interface --> Masuk Tab EoIP --> Add EoIP
Disini yang perlu diperhatikan adalah pada kolom Remote Addres dan Tunnel ID.
- Remote Address : diisi IP Address AP
- Tunnel ID : ID unik untuk AP tersebut. Tiap AP Berbeda ID.


 2. Buat interface EoIP di sisi AP menuju ke Server. Caranya sama seperti di atas. Dengan Remote Address IP dari Server dan Tunnel ID sama dengan yang dipakai di Server.


3. Lakukan langkah 1 dan 2 untuk semua AP yang digunakan.

4. Pada masing-masing AP / Mikrotik, buat bridge dan masukan interface EoIP dan Wlan nya.



4. Pada Server Hotspot, Buat Interface Bridge dan beri IP Address.

5. Masukkan Semua Interface EoIP ke port Bridge yang dibuat sebelumnya.


6. Buat Hotspot Server pada menu IP --> Hotspot --> Hotspot Setup --> Pilih interface Bridge yang digunakan sebagai interface hotspot. Untuk panduan langkah-langkah cara membuat hotspot silakan baca disini : Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik

7. Sampai disini, silakan coba konek ke AP, harusnya halaman login hotspot sudah muncul. Jika Belum silakan cek kembali konfigurasi Anda.

8. Setelah ini Anda bisa ganti halaman Login Hotspot nya, seperti pada artikel berikut : Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik

9. Anda juga bisa memadukan hotspot dengan User Manager Mikrotik untuk manajemen user nya. Baca Tutorial nya disini : Cara Setting User Manager dengan Hotspot Mikrotik

10. Jika Anda ingin membuat WiFi Sistem Roaming dengan 1 SSID, bisa diset pada semua AP untuk menggunakan 1 SSID dan Frequensi yang sama.

Demikianlah Tutorial Cara Membuat Hotspot Mikrotik tanpa Terhubung Langsung ke AP Menggunakan EoIP Tunneling. Semoga bermanfaat :)