Tampilkan postingan dengan label EROPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EROPA. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Desember 2015


Didik Ahmadi / PIS A

Pertempuran Alesia adalah konflik yang terjadi pada September 52 SM di sekitar Gallia oppidum di Alesia,pusat kota utama dan kota bukit suku Mandubii, kemungkinan terletak di Chaux-des-Crotenay ( Jura). Penyelidikan awal meletakan Alesia di puncak Gunung Mont Auxois,diatas Alise-sainte-Reine modren di Perancis,tetapi lokasi ini tidak sesuai dengan gambaran Caesar mengenai pertempuran tersebut.Alise-Sainte-Reine masih merupakan lokasi resmi Alesia.Pertempuran ini terjadi antara tentara Republik Romawi,dikomandoi oleh Kaisar Julius (Julius Caesar),dibantu oleh komandan kavaleri Markus Antonius,Titus Labienus dan Gaius Trebonius,melawan aliansi suku-suku asli Gallia yang bersatu dibawah pimpinan Vercingetorix dari Averni.

            Alesia merupakan pertempuran utama antara bangsa  Gallia dan Romawi dan menandakan titik perubahan dalam perang Gallia oleh Roma.Pengepungan Alesia dianggap salah satu pencapaian militer Caesar teragung dan masih merupakan salah satu contoh klasik siegewar.kejadian ini digambarkan oleh beberapa sejarahwan pada zaman tersebut,termasuk Caesar sendiri dalam De Bello gallico.
            Setelah kemenangan Romawi. Gallia (letaknya di sekitar Perancis masa kini) ditaklukan dan menjadi Provinsi Romawi.Penolakan senat romawi untuk memberikan Caesar penghormatan bagi kemenanganya dalam perperanagan Gallia akhirnya menjadi salah satu faktor penyebab perang saudara Romawi 50-45 SM
Awal pertempuran
            Julius Caesar telah berada di Gallia semenjak 58 SM.Adalah menjadi kebiasaan bagi konsul,pegawai lantikan tertinggi Romawi,pada akhir tahun jabatanya sebagai konsul,untuk dilantik sebagai gubernur salah satu jajahan Romawi dan Senat Romawi
            Setelah jabatan konsul pertamanya pada tahun 59 SM,Caesar dilantik sebagai gubernur Cisalpine Gallia (kawasan antara Alpen,Apennines dan Adriatic),dan Transalpine Gallia.Dengan promagistrasi imperium,dia mempunyai kekuasaan mutlak pada daerah jajahan tersebut.Caersar mengalahkan suku Gallia satu demi satu seperti Helvetii,Belgae atau Nervii,dan mendapatkan sumpah setia sekutu (peledge of alliance) dan suku-suku lain.Kejayaan dalam perang Gallia memberi konstribusi kekayaan besar kepada Republik dalam bentuk rampasan dan tanah baru untuk dikenakan cukai.Caesar sendiri menjadi amat kaya,karena sebagai jendral,dia berhak atas kelebihan penjualan tahanan perang.
            Tapi kekayaan perang dan kemasyuran turut membawa musuhTriumvirate Pertama,gabungan politik(walaupun tidak resmi) dengan pompey dan Crassus,berakhir pada 54 SM,dengan kematian Julia (anak perempuan Caesar dan istri Pompey) dan Crassur dalam pertempuran Carrhae.Tanpa kaitan politik dengan Pompey,orang-orang seperti Marcus Porcius Cato yang Muda mulai kampanye menentang Caesar,mempropagandakan ketidak percayaan dan menuduhnya ingin menumbangkan bentuk republik dan memulai kekaisaran Romawi.
            Pada musim dingin 54-53 SM,suku eborenus yang sebenarnya patuh,dibawah pemerintahan Ambiorik,memberontak menentang penjajahan Romawi dan memusnahkan Legium XIV dengan serangan kejutan dan dirancang dengan rapi.Ini merupakan satu pukulan hebat untuk Caesar dan Gallia,karena dia kehilangan seperempat kekuatan militernya,sementara evolusi politik di Romawi membuatnya tidak mungkin meminta bantuan senat Romawi.Pertempuran ini memakai waktu hampir setahun,tetapi Caesar berhasil menghancurkan kepungan Gallia dan mengamankan suku-suku disana.Bagaimanapun pergolakan di Gallia tidak berakhir.Suku-suku di Gallia menyadari bahwa dengan bersatu ,kemerdekaan dapat direbut kembali dari Romawi.
            Persidangan Majelis Utama (general council) kemudian di laksanakan di Bibracte atas prakarsa Aedui,yang sebelumnya penyokong setia Caesar.Hanya Remi dan Lingones lah yang bersikukuh mempertahankan aliansi dengan Romawi.Majelis Dewan melantik Vercingetorix salah seorang ketua suku Averni,menjadi komandan pasukan Gallia.Saat hal ini terjadi Caesar sedang menyelenggarakan perkemahan musim dingin di Gisalpin Gallia.Ia tidak menyadari adanya persekutuan untuk mrnentangnya.Tanda pertama dimulai dari Carnutes yang membunuh semua penetap Romawi di daerah Cenabum,keganasan ini diikuti pula dengan penyembelihan seluruh warganegara Romawi,pedagang dan penetap di seluruh daerah Gallia.Mendengar berita ini Caesar dengan cepat mengerahkan pasukanya menyebrangi Alps,yang masih diselimuti salju,menuju pusat Gallia.Ini dilakukan dalam waktu singkat dan Caesar berhasil mengejutkan semua suku Gallia.Dia memecah tentaranya menjadi empat legion dengan Titus Labienus untuk melawan Senones dan Parisii di Utara.Caesar sendiri mengejar Vercingetorix dengan enam legium dan kalaveri sekutu Jermannya.Kedua pihak bertemu di kota bukitn Gergovia,dimana Vercingetorix mendapat posisi pertahanan yang kuat.Caesar terpaksa mundur untuk menghindari kekalahan total setelah mengalami beberapa kekalahan kecil.Pada musim panas 52 SM,beberapa pertempuran terjadi antara pasukan berkuda kavaleri,dengan kemenangan dipihak Caesar.
Pertempuran dan pengepungan
            Alesia merupakan kota atas bukit yang dikelilingi lembah sungai,dengan ciri-ciri pertahanan yang kukuh.Serangan langsung merupakan bunuh diri,karena itu Caesar memutuskan menggunakan strategi siegewar,dengan harapan bisa memaksa musuh karena kelaparan.Degan perkiraan 80.000 orang pasukan di Alesia,bersama dengan penduduk asli,hal ini tidak memakan waktulama.Untuk mmemastikan pengepungan berjalan dengan lancar,Caesar memerintahkan pembangunan tembok kepungan dikenal dengan nama Circumvallation,di sekeliling Alesia.Perincian rekayasa ini diketahui dari tulisan Commentaries Caesar dan penelitian arkeologis dilapangan tersebut sekitar 18 kilometer tembok setinggi 4 meter dibangun hanya dalam waktu  tiga minggu.Garis ini diikuti pula dengan dua parit selebar empat setengah meter,dan sedalam satu setengah meter,parit bersebrangan dengan tembok diisi dengan air dari sungai sekeliling.Ini merupakan suatu kehebatan rekayasa zaman Romawi.Tetapi hal ini bukan hal baru lagi bagi curul aedile,pegawai terpiih dari kota Romawi,yang telah membelokan sungai Tiber kedalam Circus Maximus untuk pertunjukan perang maritim,sebagai hiburan.Tembok ini didukung pula dengan perangkap manusia dan lubang dalam didepan parit dan watchtower didirikan dengan jarak tertentu  dilengkapi artilleri Romawi.
            Pasukan kuda Vercingetorix sering menyerang kerja pembangunan sebagai usaha pencegah pengepungan total.Namun pasukan kavaleri dukungan Jerman sekali lagi berhasil memukul mundur musuh.Setelah dua minggu pembangunan,sepasukan kavaleri Gallia berhasil melarikan diri melalui tembok yang belum selesai dibangun.Memperkirakan pasukan bantuan akan dipanggil,Caesar memerintahkan pembangunan tembok kedua contravallation,yang menghadap keluar dan mengelilinhgi pasukannya antara pasukan dinding pertahanan pertama dengan dinding pertahanan kedua.Garis kedua sejajar dengan pertama dari segi reka bentuk dan memanjang sejauh 21 Km,meliputi pula empat kavaleri.Set dinding pertahanan ini akan melindungi tentara  Romawi apabila pasukan bantuan tiba.Posisi mereka siap mengepung dan dikepung.
            Akibat pengepungan ini,keadaan di Alesia semakin buruk.Dengan 80.000 tentara,ditambah penduduk asli,terkurung di plato dan berebut makanan yang sedikit.Mandubi memutuskan untuk mengeluarkan anak-anak dan wanita dari (citadel),dengan harapan bisa menyimpan makanan untuk pejuang.Ia berharap Caesar mau membuka ruang untuk membiarkan anak-anak dan wanita lewat.Ini juga kesempatan bagi menerobos garis romawi.Tapi Caesar memutuskan tidak memberikan jalan bagi rakyat ini dan dibiarkan kelaparan di tanah antara dinding kota dan dindig kepungan.Nasib buruk mereka menurunkan moral pasukan didalam kota.Vercingetorix berusaha membakar pasukan semangat pasukanya,tetapi harus berhadapan dengan keinginan menyerah dikalangan pasukanya,Tetapi pasukan bantuan sampai pada saat yang tepat sehingga membangkitkan harapan pasukan Gallia yang terkepung.Pada akhir September,suku Gallia dibawah pasukan Commius,menyerang dinding contravallation Caesar.Vercingetorik pun mengerahkan serangan dari dalam.tapi tidak satupun serangan ini yang membuahkan hasil.Hingga menjelang matahari terbenam pertempuran berhenti.
            Besoknya serangan Gallia dilakukan pada malam hari,serangan kali ini membuat pasukan Romawi terdesak sehingga mereka sendiri terkepung,dan membuat makanan terpaksa di jatah,hal ini membuat para tentaranya hampir letih.Pada keesokan harinya,2 Oktober,Vercassivellaunus,sepupu Vercingetorix,melancarkan serangan besar-besaran dengan 60.000 orang.Serangan mereka lancarkan pada kelemahan tembok pertahanan Caesar,yang mana tembok tidak dapat dibangun karena kondisi alam yang tidak memungkinkan.Namun karena Caesar sendiri ikut dalam pertempuran dengan berkuda hal itu membuat pasukan menjadi semangat,dan melakukan balasan serangan yang berasal dari dalam dan serangan balasan itu berhasil memukul mundur pasukan Vercingetorix.
            Pada saat ini area yang dipertahankan Labienus hampir roboh.Caesar memutuskan untuk mengambil tindakan nekat dan membawa 13 chort pasukan berkuda (sekitar 6.000 orang) untuk menyerang pasukan 60.000 dari belakang.Tindakan ini mengejutkan kedua belah pihak yang sedang bertempur.Hal ini membuat pasukan Gallia menjadi panik dan mencoba mundur.Pasukan Gallia yang mundur dalam keadaan kacau menjadi mangsa mudah bagi pasukan Romawi yang disiplin tinggi.Suku Gallia yang mundur dihancurkan,dan Caesar dalam Commentaries menulis bahwa hanya faktor kelelahan orang-orang saja yang menyelamatkan suku Gallia dari kemusnahan.Di Alesia Vercingetorix menyaksikan kekalahan pasukan bantuan,Berhadapan dengan kelaparan dan moral yang rendah,dia terpaksa menyerah tanpa pertempuran akhir.

Akhir pertempuran
            Alesia terbukti mengakhiri pemberontakan massal dan terorganisir terhadap penjajahan Romawi di Gallia.Wilayah tersebut ditundukan secara penuh menjadi jajahan Romawi dan akhirnya dibagi menjadi wilayah-wilayah administrasi yang lebih kecil.Pasukan pertahanan Alesia dijadikan tawanan termasuk pasukan bantuan yang masih selamat.Sebagian dijual sebagai budak atau dijadikan pembantu di leguiner Caesar,kecuali yang berasal dari suku Aedui dan Averni,yang dibebaskan dan diampuni demi mempertahankan aliensi kedua suku penting ini.
            Vecingetorix dijadikan tahanan dan dilayani dengan penghormatan kebangsawanan selama lima tahun berikutnya,sementara  menunggu dipamerkan dalam perayaan Triumvirat Caesar.Seperti biasanya tradisi untuk ketua musuh yang ditahan dan diarak,pada akhir perarakan kemenangan, dia dibawa ke Tullianum (dikenal sebagai penjara Mamertine) dan dihukum mati.
Note:
1)      Rupert,Butler.2012.Perang Yang Mengubah Sejarah.Elex Media Komputindo.Jakarta
2)      J.F.C.Fuller.1991.Julius Caesar:Man,Soldier and Tyrant.Da Capo Press
3)      Glorel International.1999.Negara dan Bangsa.Widyadara.Jakarta
Daftar pustaka:
1)      Rupert,Butler.2012.Perang Yang Mengubah Sejarah.Elex Media Komputindo.Jakarta
2)      J.F.C.Fuller.1991.Julius Caesar:Man,Soldier and Tyrant.Da Capo Press
3)      Glorel International.1999.Negara dan Bangsa.Widyadara.Jakarta

Tika Permata Sari/ PIS

Panama terletak di Amerika Tengah, berbatasan dengan Laut Karibia dan Samudra Pasifik Utara, antara Kolombia dan Kosta Rika. Lokasi yang terletak di ujung timur tanah genting membentuk sebuah jembatan tanah strategis yang menghubungkan Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Pada 1999 Panama menguasai Terusan Panama yang menghubungkan Samudra Atlantik Utara melalui Laut Karibia dengan Samudra Pasifik Utara. Dengan populasi lebih dari tiga juta penduduk, memiliki posisi istimewa di berbagai peringkat pertumbuhan dan perkembangan di Amerika Latin, sebagai indeks pembangunan manusia (pertama di Amerika Tengah dan keempat di Amerika Latin).
Budaya, adat, dan bahasa orang Panama terutama Spanyol Karibia. Secara etnis, mayoritas penduduknya adalah mestizo atau campuran Spanyol, Indian, Tionghoa, dan Hindia Barat. Spanyol adalah bahasa resmi dan dominan; Inggris adalah bahasa ke-2 yang umum dituturkan oleh orang Hindia Barat dan di bidang bisnis dan profesi. Lebih dari setengah populasi tinggal di koridor metropolitan Ciudad de Panam�Col�n.
Mayoritas orang Panama beragama Katolik Roma, lebih dari 80% penduduk. Katolik juga agama resmi Panama. Kristen Evangelis kini diperkirakan sekitar 10% penduduk. Agama utama lain di Panama ialah Islam (5%), Kepercayaan Bah�'� (1%), Yudaisme (0,4%), dan Hindu (0,3%). Masyarakat Yahudi, dengan lebih dari 10.000 anggota, sejauh ini adalah masyarakat terbesar di kawasan ini (termasuk Amerika Tengah, Kolombia, dan Karibia). Imigrasi Yahudi bermula pada abad ke-19, dan sekarang ada 3 sinagoga di Kota Panam�, begitupun 2 sekolah Yahudi. Di Amerika Latin, Panama memiliki salah satu dari masyarakat Yahudi terbesar dalam proporsi terhadap penduduknya, hanya dilampaui oleh Uruguay dan Argentina.
Panama, karena kepercayaan masa lalunya pada perdagangan, merupakan tempat pertemuan banyak etnis. Sebagai contoh, hal ini ditunjukkan dengan populasi penduduk Tionghoa yang banyak (kebanyakan Taiwan), yang berjumlah sekitar 150.000, atau sekitar 5% populasi.
Dalam hal penduduk, negeri ini adalah yang terkecil di Amerika Latin, dengan Uruguay yang kedua terkecil (hampir sekitar 400.000). Namun, karena Panama memiliki tingkat kelahiran yang tinggi, amat mungkin pada masa yang akan datang jumlah penduduknya akan melampaui Uruguay.[1]
Panama adalah bagian Koloni Spanyol, Panama mendapatkan kemerdekaan dari Spanyol pada 28 November 1821, kemudian Panama bergabung dengan Kolombia Raya yang terdiri dari wilayah-wilayah yang kini menjadi bagian dari Kolombia, Venezuela, dan Ekuador.
Namun perjuangan Panama dalam mendapatkan kemerdekaannya tidaklha mudah. Panama melewati perjuangan politik yang begitu rumit untuk mendapatka kemerdekaannya. Perjuanga politik yang di lakukan Panama terjadi antara kaum federalis dan kaum sentralis yang akhirnya bermuara pada kemerdekaan dari Spanyol yang di hasilkan melalui perubahan status administratif dan jurisdiksional bagi Panama sendiri.
Di bawah corak sentralisme, Panama didirikan sebagai Departemen Isthmus dan di bawah corak federalisme sebagai Negara Berdaulat Panama. Panama berupaya mendapatkan kemerdekaan pada era federalis, dan hampir memperolehnya melalui kesempatan langka yang unik yakni antara 1840 dan 1841 ketika sebuah negara yang berusia pendek didirikan dan pada akhirnya selama Perang Seribu Hari (1899-1902), satu dari beberapa perjuangan bersenjata antara Liberal dan Partai Konservatif, yang menghancurkan Kolombia dan Panama pada abad ke-19. Perang saudara terakhir ini berakhir dengan ditandatanganinya "Traktat Wisconsin", tetapi pemimpin kaum liberal, Victoriano Lorenzo menolak terma-terma perjanjian dan tewas pada 15 Mei 1903.
Pada 25 Juli 1903 kantor pusat surat kabar Panama "El L�piz" diserang tiba-tiba atas titah komandan militer Jenderal Panama, Jos� V�squez Cobo, saudara dari seseorang yang kemudian menjadi Menteri Perang Kolombia sebagai pembalasan atas diterbitkannya artikel yang terperinci yang memaparkan bermacam rupa pembunuhan dan protes di Panama. Peristiwa ini mempengaruhi tingkat kepercayaan kaum liberal Panama terhadap pemerintahan konservatif yang berpusat di Bogota yang kemudian menimbulkan pergerakan separatis.
Sebagian besar politik dalam negeri dan diplomasi internasional Panama pada abad ke-20 berkaitan dengan Terusan Panama. Di pertengahan abad ke-20, visi Theodore Roosevelt atas jalur laut antar samudera mendorong usaha diplomatik AS memfasilitasi perjanjian yang akan memungkinkannya mengambil alih pengoperasian terusan itu oleh Perancis yang dimulai oleh Ferdinand de Lesseps. Pada 1903, manuver politik dan kelautan Amerika Serikat membantu sejumlah kecil pemberontak Panama berpisah dari Kolombia dalam sebuah revolusi yang nyaris tanpa pertumpahan darah. Amerika Serikat dan Kolombia menandatangani Traktat Hay-Herran untuk mengakhiri pembangunan Terusan Panama tetapi proses itu ditolak karena Kongres Kolombia tidak menyetujui usulan pada 12 Agustus 1903. Kejadian ini menyulut kemarahan kaum separatis dari Panama dan komponen bangsa Panama lainnya yang mengharapkan dibangunnya terusan. Amerika Serikat kemudian beralih menyokong pergerakan separatis Panama.
Di Ciudad de Panama, pada tanggal 3 November, pemberontak itu, diketuai oleh Manuel Amador Guerrero, mendeklarasikan Panama sebagai republik merdeka, yang segera juga diakui oleh AS. Tepat lebih dari 2 minggu setelahnya, sebuah perwakilan republik menandatangani Perjanjian Hay-Bunau Varilla yang dari situ Panama diberi hak oleh AS membangun dan mengatur Terusan Panama. Perjanjian ini memicu banyak debat masalah diplomatik antara AS dan Panama hingga penandatanganan Perjanjian Torrijos-Carter pada tahun 1977.
1.      Pemisahan
Politisi Panama, Jos� Domingo De Obald�a, terpilih untuk menjadi penjabat Gubernur Isthmus di mana dia sebelumnya pernah memegang jabatan itu dan disokong oleh pergerakan separatis. Politisi Panama lainnya, Jos� Agust�n Arango, mulai merencanakan revolusi dan upaya-upaya pemisahan diri. Kaum separatis berhasrat untuk merundingkan pembangunan terusan Panama secara langsung dengan Amerika Serikat karena tidak bergairahnya pemerintah Kolombia menanggapi keinginan itu.
Jejaring separatis dibangun oleh Arango, Dr. Manuel Amador Guerrero, Jenderal Nicanor de Obarrio, Ricardo Arias, Federico Boyd, Carlos Constantino Arosemena, Tom�s Arias, Manuel Espinosa Batista, dan banyak lagi lainnya. Manuel Amador Guerrero saat itu tengah dalam perjalanan ke Amerika Serikat untuk meraih sokongan rencana upaya pemisahan diri; dia juga meraih sokongan dari pemimpin liberal Panama dan sokongan komandan militer lainnya, Esteban Huertas.
Dengan sokongan yang bagus, pergerakan separatis menetapkan November 1903 sebagai saat yang tepat untuk memisahkan diri. Tetapi, rumor di Kolombia meluas, tetapi informasi yang dikelola oleh pemerintah Kolombia menunjukkan bahwa Nikaragua berencana menyerang sebuah daerah di utara Panama yang dikenal sebagai Calov�bora. Pemerintah mengirimkan serdadu Batalyon Tiradores dari Barranquilla, dan menginstruksi sang komandan untuk mengambil-alih fungsi-fungsi Gubernur Panama Jos� Domingo de Obald�a dan Jenderal Esteban Huertas, yang tidak dipercayai oleh pemerintah.
Batalyon Tiradores dipimpin oleh Jenderal Juan Tovar dan Jenderal Ram�n Amaya dan tiba di Kota Col�n, Panama pagi hari 3 November 1903. Batalyon itu mengalami penundaan dalam perjalanannya menuju Kota Panama yang disebabkan oleh kerumitan situasi di otoritas Rel Panama yang bersimpati dengan pergerakan separatis. Pada saat ketibaan di Kota Panama, para serdadu diletakkan di bawah komando Kolonel Eliseo Torres. Jenderal Esteban Huertas, yakni komandan Batalyon Kolombia di Panama memerintahkan penangkapan Tovar dan para petugasnya yang lain.
Sebuah bahtera Amerika Serikat, USS Nashville, yang dikomandani oleh John Hubbard, yang juga membantu untuk menghambat pendaratan serdadu Kolombia di Col�n, berlanjut pada upaya penggangguan dengan misi mereka melalui tuduhan bahwa "netralitas" jalur rel kereta api mesti dihargai.
Dengan penekanan serdadu, Junta Revolusioner melangsungkan pernyataan pemisahan Isthmus dan dan kemudian kemerdekaan dengan deklarasi Republik Panama. Sebuah skuadron angkatan laut di Teluk Panama ditangkap tanpa perlawanan. Demetrio H. Brid, presiden Dewan Kota Panama menjadi Presiden Panama de fakto, pada 4 November 1903 sebuah Junta Pemerintahan Sementara yang memerintah negara ini hingga Februar 1904 ketika Konvensi Nasional Konstituen Panama didirikan dan memilih Manuel Amador Guerrero sebagai presiden konstitusional pertama. Kabar pemisahan Panama dari Kolombia sampai ke Bogot� pada 6 November 1903 karena ada masalah dengan Kabel komunikasi bawah laut.[2]
2.      Reaksi
Pada 13 November 1903, Amerika secara resmi mengakui Republik Panama (setelah secara tidak resmi mengakuinya pada 6 dan 7 November pada tahun yang sama). Perancis melakukan hal serupa pada 14 November 1903 diikuti oleh 15 negara lainnya. Pada 18 November 1903, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Hay dan Philippe-Jean Bunau-Varilla menandatangani Traktat Hay-Bunau Varilla. Tidak ada orang Panama yang menandatangani traktat itu, kendati Bunau-Varilla hadir sebagai duta diplomatik Panama (sebuah peran yang dia beli melalui bantuan keuangan untuk kaum pemberontak), kendati faktanya dia tidak tinggal di Panama selama 17 tahun sebelum peristiwa itu terjadi, dan dia tidak pernah kembali.[1] Traktat itu kemudian diterima oleh Pemerintah Panama dan Senat Amerika Serikat.
Duta Besar Kolombia di Ekuador, Emiliano Isaza, mengabarkan situasi Panama tetapi tidak memberitahu pemerintahnya untuk mencegah pemberontakan di Bogot�. Pemerintah Kolombia kemudian mengirimkan misi diplomatik ke Panama dengan tujuan untuk membuat Panama memperhatikan kembali dengan menganjurkan penerimaan oleh senat Kolombia jika mereka memperhatikan kembali Traktat Hay-Herran dibandingkan Hay-Bunau Varilla Treaty dan juga mengajukan penetapan Kota Panama sebagai ibu kota Kolombia.[2]
Misi itu dilakukan di atas Kapal Amerika Serikat USS Mayflower dengan delegasi Panama yang dibentuk oleh Constantino Arosemena, Tom�s Arias, dan Eusebio A. Morales, yang menolak semua proposal. Kolombia kemudian mengirimkan delegasi politisi dan tokoh politik kawakan; Jenderal Rafael Reyes, Pedro Nel Ospina, Jorge Holgu�n, dan Lucas Caballero yang berjumpa dengan wakil yang sama untuk Panama dan Carlos A. Mendoza, Nicanor de Obarrio, dan Antonio Zubieta, pertemuan di atas USS Canada itu gagal mencapai mufakat. Kolombia mengakui kedaulatan Panama pada 1921.[3]
Pemerintah Panama melalui ketakstabilan politik dan korupsi sepanjang sejarahnya, mandat presiden terpilih diakhiri secara dini. Pada tahun 1968, Jend. Omar Efrain Torrijos mengambil alih pemerintahan negeri dan merupakan orang kuat sesungguhnya di Panama hingga kematiannya dalam sebuah musibah pesawat udara pada tahun 1981. Setelah kematian Torrijos, akhirnya kekuasaan politik terpusat di tangan Jend. Manuel Antonio Noriega.
Hubungan dengan AS kembali dekat, Hubungan mesra yang baru terjalin kembali antar keduanya tidak berlangsung lama. Sejak tahun 1986, hubungan AS dengan rezim Noriega di Panama mulai retak setelah AS meminta Noriega untuk mundur menyusul munculnya laporan bahwa Noriega secara diam-diam menyuplai informasi ke negara Kuba yang berhaluan komunis & terlibat dalam skandal penjualan senjata Iran-Contra. AS juga berencana mengadili Noriega dengan tuduhan terlibat dalam kegiatan pencucian uang & perdagangan narkoba. Namun AS saat itu merasa kesulitan menarik Noriega ke AS untuk diadili karena lemahnya perjanjian pertukaran buronan (ekstradisi) antara AS dengan Panama.[4]
Pada bulan Desember 1989, AS menyerang Panama. Kematian seorang prajurit AS di Panama di tangan pengadang jalanan Angkatan Pertahanan Panama menjadi salah satu alasan bagi George Bush untuk mengumumkan invasi, dinamai Operasi Just Cause.
Invasi militer AS ke Panama dimulai pada tanggal 20 Desember 1989. Mula-mula, pasukan AS melakukan pemboman besar-besaran ke daratan Panama. Serangan udara tersebut lalu diikuti dengan penerjunan tentara infantri melalui parasut ke Panama City - ibukota dari Panama - beserta kota-kota sekitarnya. Dalam waktu yang kurang lebih bersamaan, pasukan darat AS juga didaratkan di sisi utara Terusan Panama. Hanya dalam waktu singkat, wilayah utara Terusan sudah berhasil diamankan & pasukan AS yang diterjunkan dari Atlantik mulai bergerak ke sebelah barat Panama - menuju ibukota Panama.
Meskipun pasukan AS di medan perang terlihat terlalu tangguh bagi pasukan Panama, namun bukan berarti pasukan AS tidak menemui kesulitan sama sekali. Kesulitan terbesar mereka utamanya adalah ketika melakukan pertempuran di wilayah padat penduduk. Sebagai contoh, ketika pasukan AS harus menghancurkan dinding & aneka bangunan penghalang lainnya untuk membuka jalan, mereka harus memakai teknik-teknik yang kurang efektif & berbahaya semisal menggunakan tembakan senapan, granat, & bahkan roket anti tank. Tak hanya itu, pasukan AS juga sempat terlibat baku tembak dengan sesama rekannya sendiri karena adanya miskomunikasi & salah mengidentifikasi pasukan yang berada di dalam bangunan.
Invasi AS ke Panama sendiri bukan tanpa kontroversi. Banyak negara yang mengecam invasi AS ke Panama karena menganggapnya sebagai bentuk pelanggaran kedaulatan suatu negara. Dalam sidang Majelis Umum PBB di tahun 1989 misalnya, sekitar 75 negara sepakat bahwa tindakan AS tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional. Sebuah resolusi sempat dibuat oleh PBB untuk menghentikan aksi AS tersebut, namun resolusi tersebut gagal terlaksana setelah AS beserta Perancis & Inggris memveto resolusi tersebut. Selain PBB, Organization of American States (OAS) yang anggotanya terdiri dari negara-negara di Benua Amerika juga menentang invasi yang dilakukan oleh AS tersebut.
Namun, menurut pemerintah Panama saat itu, kendaraan perwira itu mencoba melanggar pengadang jalanan itu yang terletak dekat lokasi militer sensitif. Serangan itu terjadi tepat sehari sebelum administrasi Terusan Panama akan diserahkan kepada Panama, menurut jadwal yang dirancang dalam Perjanjian Torrijos-Carter. Setelah serangan itu, Manuel Noriega mencari suaka ke misi diplomatik Vatikan, namun setelah beberapa hari ia menyerahkan diri ke militer AS. Noriega segera dibawa ke Florida di mana secara resmi ia didakwa dan ditahan oleh pemerintah federal AS. Dakwaan korupsi dan kronisme masih diungkit terhadap pemerintah oleh partai dan pers oposisi.
Di bawah Perjanjian Torrijos-Carter, pada tanggal 31 Desember 1999, AS mengembalikan semua daerah terkait terusan ke Panama. Panama juga mendapatkan kendali atas bangunan dan infrastruktur terkait terusan juga pengaturan penuh atas terusan.

[3] Gunawan, Dewi. Perluasan Terusan Panama. Bandung. 2009
[4] Gray, Wood. Garis Besar Sejarah Amerika. Washington : Universitas George Whashington

Jumat, 20 November 2015


Jely Novianti/PIS/B

Perang dingin adalah sebutan bagi sebuah periode di mana terjadi konflik, ketegangan, dan kompetisi antara Amerika Serikat (beserta sekutunya disebut Blok Barat) dan Uni Soviet (beserta sekutunya disebut Blok Timur) yang terjadi antara 1947-1991.

1.        Latar Belakang dan Faktor Penyebab Perang Dingin
Latar belakang terjadinya perang dingin antara lain munculnya Amerika Serikat sebagai Negara pemenang perang di pihak sekutu (inggris, Prancis, dan Amerika). Amerika berperan besar dalam membantu Negara-Negara Eropa Barat untuk memperbaiki kehidupan perekonomiannya. Dan disisi lain Uni Soviet muncul sebagai Negara besar yang berperan mem-bebaskan Eropa Timur dari tangan Jerman dan membangun perekonomian Negara-Negara Eropa Timur.
Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perang Dingin sebagai berikut
a.        Penyebaran Ideologi
Anerika Serikat dan Uni Soviet sebagai pemenang Perang Dunia II memiliki paham atau Ideologi yang berbeda. Amerika Seikat memiliki Ideologi Liberal-Kapitalis yang mengagungkan kebebasan individu yang memungkinkan Kapitalis berkembang dengan Subur. Sedangkan Uni Soviet memiliki Ideologi Sosialis-Komunis yang berkeyakinan bahwa paham itu dapat mempercepat kesejahteraan buruh dan rakyat. Karena perbedaan Ideologi itulah maka antara Amerika Serikat dan Uni Soviet saling bersaing untuk menyebarkan Ideologi mereka ke Negara-Negara Eropa.
b.      Keinginan Untuk Berkuasa
Amerika Serikat dan Uni Soviet mempunyai keingina untuk menjadi penguasa di dunia dengan cara yang baru. Amerika Serikat sebagai Negara Kreditor besar membantu Negara-Negara yang sedang berkembang berupa pinjaman modal dan pembangunan. Sedangkan Uni Soviet memanfaatkan Masyarakat miskin sebagai lahan subur untuk ideology Sosialilis Komunis dengan cara membantu perjuangan Nasional berupa bantuan senjata dan tenaga ahli. Semua itu dilakukan agar mereka mendapatkan kepercayaan dari Negara-Negara tersebut.
c.       Berdirinya Pakta Pertahanan
Guna mengatasi berbagai perbedaan yang ada kepentingan untuk dapat berkuasa maka Negara-Negara Eropa Barat dan Amerika Serikat mendirikan Pakta Pertahanan yang dikenal dengan nama NATO atau Organisasi Pertahanan Atlantik Utara. Sementara itu pada tahun 1955 Uni Soviet  mendirikan Pakta Warsawa untuk mengimbangin NATO buentukan Amerika Serikat.
2.        Berlangsungnya Perang Dingin
Perang dingin (Cold War) adalah ketegangan karena adanya persaingan kepentingan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Perang dingin dimulai setelah berakhirnya Perang Dunia II sejak pembagian Jerman menjadi dua Wilayah yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur. Pembagian Jerman menjadi dua Wilayah ini diikuti dengan pembagian kota Berlin menjadi Berlin Barat yang dikuasai Amerika Serikat dan Berlin Timur yang dikuasai Uni Soviet yang tepatnya terjadi Konfrensi Yalta (Februari 1945).
Dalam waktu singkat (1945-1948) Uni Soviet berhasil membentuk pemerintahan Komunis di Bulgaria, Rumania, Hongaria, Polandia, dan Cekoslovakia. Untuk itu Amerika Serikat membentuk strategi Politik Containment Policy yang bertujuan mencegah berkembangnya pengaruh suatu Negara atau sistem politik dari pihak lawan.
Strategi politik tersebut dikembangkan melalui pemberian bantuan ekonomi dan militer seperti Marshall Plan dan Truman Doctrine yaitu bantuan berupa keuangan, militer, penasihat militer kepada yunani dan Turki guna menghadapi grilyawan Komunis.
Kegiatan yang mewarnai situasi dan kondisi dunia saat berlangsungnya perang dingin:
1.      Sistem Aliansi
Ketika perang dingin memuncak maka setiap Negara yang bertentangan berusaha memperkuat dirinya dengan bergabung dalam satu aliansi. Bentuk aliansi sebagai berikut:
  Pembentukan Cominform (The Communist Information Bereau) pada tahun 1947. Comimform adalah wadah kerja sama partai-partai komunis Eropa yang berpusat di Beograd, Yugoslavia.
  Pembentukan NATO (North Athlantic Traty Organization) pada 4 April 1949. Bertujuan untuk membendung komunis mulai dari Eropa utara sampai Turki dan Yunani.
  Pembentukan Pakta Warsawa pada tahun 1955. Pakta Warsawa merupakan kerja sama pertahanan dan keamanan Negara-Negara Komunis.
  Pembentukan SEATO (South East Asia Treaty Organization) pada tahun 1954. SEATO merupakan kerja sama pertahanan antara Negara-Negara Asia Tenggara dengan pihak Barat.
  Pembentukan Pakta ANZUS (Australia, New Zealand, and Umited State)pada tahun 1951. Pakta ANZUS yaitu pakta pertahanan Negara-Negara Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru.
  Perjanian antara RRC dan Uni Soviet paa tahun 1950. Yang dibahas dalam perjanjian ini adalah mengenai kerja sama diantara kedua Negara guna menghadapi kemungkinan Agresi Militer Jepang.
2.      Kegiatan Spionase
Kegiatan Spionase (mata-mata) tercermin dari tindakan yang dilakukan agen Spionase kedua belah pihak yaitu antara KGB dan CIA. KGB merupakan dinas intelligent sipil atau dinas rahasia Uni Soviet. Sedangkan CIA merupakan dinas rahasia Amerika Serikat yang bertugas untuk mencari keterangan tentang Negara-Negara asing tertentu.
KGB dan CIA selalu berusaha untuk memperoleh informasi rahasia mengenai segala hal yang menyangkut kedua belah pihak atau Negara-Negara yang berada dibawah pengaruh kedua belak pihak. Serta membantu terciptanya berbagai ketegagan di dunia seperti Insiden Teluk Babi.
3.        Perlombaan Teknologi Persenjataan dan Ruang Angkasa.
Perang Dingin antara dua Negara adidaya ditandai oleh perimbangan persenjataan nuklir dan personil militer. Sehingga kegiatan ini disebut politik Balance of Power. Perang Dingin juga dapat menimbulkan perlombaan senjata yang dilakukan kedua belah pihak berupa perlombaan senjata nuklir.
Untuk mengurangi perlombaan senjata nuklir pada kedua belah pihak maka PBB membentuk Atomic Energy Commission yang bertujuan mencari jalan dan cara untuk mengembangkan penggunaan tenaga atom untuk maksud damai serta mencegah penggunaannya untuk tujuan perang.
3.      Dampak Perang Dingin
Dampak perebutan pengaruh antara Amerika Serikat dengan Uni Uni Soviet yaitu:
a.        Bidang Politik
Amerika Serikat berusaha menjadikan Negara-Negara berkembang menjadi Negara Demkrasi agar hak asasi manusia dapat terjamin. Sedangkan Uni Soviet mendengungkan pembangunan Negara dengan rancangan lima tahun. Caranya dictator bukan liberal.
Dampak dalam bidang politik dapat juga dilihat dengan dibangunnya tembok Berlin di Jerman sebagai pembatas wilayah antara Jerman Barat dan Jerman Timur. Pembangunan tembok Berlin ini didanai oleh Uni Soviet karena Uni Soviet merasa tersinggung saat warga Jerman Timur pindah ke Jerman Barat yang lebih maju dan sejahtera. Sehingga tembok Berlin juga dikenal sebagai simbol Perang Dingin.
b.        Bidang Ekonomi
Amerika Serikat sebagai Negara Kreditor terbesar, memberikan pinjaman atau bantuan ekonomi kepada Negara-Negara berkembang berupa Marshall Plan. Amerika Serikat juga memberikan bantuan "Grants in Aid" yaitu bantuan Ekonomi dengan Kewajiban mengembalikan berupa dollar atau dengan membeli barang-barang Amerika Serikat.
Dengan adanya perang dingin, kerja sama antara Eropa Barat dan Eropa Timur  tidak dapat terjalin. Dampaknya perekonomian antara Blok Barat (Negara-Negara Eropa Barat) dan Blok Timur (Negara-Negara Eropa Timur) tidak seimbang. Negara-Negara Blok Barat lebih maju.
Perang Dingin juga membawa dampak Positif pada Perekonomian Dunia, seperti munculnya Negara super Power. Dengan Negara Super Power, perekonomian dunia dikuasai oleh parapemegang modal. Mereka saling berlomba untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya dengan cara menginvestasikan modal mereka ke Negara-Negara berkembang yang upah buruhnya relative rendah. Perang dingin menimbulkan Globalisasi Ekonomi dan menyatukan mata uang yang disebut euro.
c.         Bidang Militer
Dengan adanya senjata nuklir yang dikembangkan secara pesat oleh kedua belah pihak, maka masyarakat dunia mengalami ketakutan yang amat mendalam. Seperti sempat beredarnya rumor bahwa Uni Soviet sudah meletakkan senjata-senjata nuklirnya di Kuba dan diarahkan ke Amerika Serikat. Dengan ancaman nuklir seperti itu maka Amerika Serikat tidak tinggal diam sehingga Amerika Serikat kemudian menandatangani terbentuknya NATO. NATO adalah suatu organisasi pertahanan yang kira-kira menyetujui tentang perjanjian bahwa apabila salah satu Negaranya diserang maka dianggap sebagai serangan terhadap NATO. Setelah mengetahui hal itu maka Uni Soviet menarik kembali Rudal-Rudal nuklirnya dari Kuba.
d.        Bidang Ruang Angkasa
Amerika Serikat dan Uni Soviet saling berebut menguasai ruang angkasa karena dunia dirasa terlalu sempit untuk diperebutkan. Karena untuk meningkatkan gengsi Negara mereka maka mereka sama-sama berlomba untuk meluncurkan roket keluar angkasa. Hasilnya, kita menjadi tahu bahwa sebenarnya kita ada pada tata surya apa dan bagaimana bentuknya.
Dengan adanya perang dingin ini secara tidak langsung juga berdampak pada perkembangan ilmu pengetahuan keruangangkasaan yang berawal dari upaya Uni Soviet meluncurkan pesawat Sputnik I dan Sputnik II yang ditandingi Amerika dengan meluncurkan pesawat Explorer I dan Explorer II, Discovery dan Vanguard. Lalu diikuti dengan usaha Uni Soviet untuk mendaratkan Lunik di bulan dan denga  meluncurkan pesawat Vostok I dengan astronot pertamanya Yuri Gagarin untuk mengintari bumi selama 108 menit. Amerika Serikat mengirim astronot pertamanya yaitu Alan Bartlett Shepard yang berada di luar angkasa selama 15 menit.
Uni Soviet menunjukan kelebihannya dengan meluncurkan Kosmonotnya, Gherman Stepanovich Titiv, yang mengintari bumi selama 25 jam dengan Vostok II. Disusul Amerika Serikat meluncurkan John H. Glenn dengan peawat Friendship VII yang berhasil mengintari bumi sebanyak 3 kali.
e.         Bidang Sosial Budaya
Munculnya undang-undang tentang Hak Asasi Manusia (HAM), dengan adanya undang-undang Ham ini maka rakyat semakin percaya akan adanya demokrasi dan tidak ada lagi penindasan bagi kaum lemah.
f.          Teknologi
Pada periode ini tumbuh disiplin-disiplin ilmu yang mempelajari dampak sains pada masyarakat. Dinegara-negara maju, teknologi era Modern bukan lagi urusan individu atau komunitas berskala kecil melainkan urusan yang bersifat nasional.
4.      Akhir Perang Dingin
Amerika Serikat dan Uni Soviet akhirnya menyadari bahwa hubungan antara kedua Negara sudah sangat panas. Oleh karena itu, mereka ingin mengurangi ketegangan yang ada. Sejak tahun 1970-an hubungan antar Negara dunia mulai membaik dan ketegangan dalam perang dingin mulai berkurang. Penyebab berakhirnya perang dingin yaitu:
           Pengurangan ketegangan pihak yang bertikai (d�tente)
           Pembatasan nuklir balistik pada 1987
           Kebangkrutan Uni Soviet
           Ketertingfalan teknologi dan peralatan industry Uni Soviet
           11% GNP Uni Soviet dibelajakan untuk kepentingan militer
           Harga minyak jatu, hingga keadaan ekonomi Uni Soviet tidak stabil
           Dikurangi kekuatan senjata di Eropa Timur oleh Uni Soviet
           Puncaknya runtuhnya Uni Soviet
5.      Dampak Berakhirnya Perang Dingin
Berakhirnya perang dingin memberikan dampak luas bagi perubahan dunia diantaranya:
1.      Mengakhiri kekuasaan komunis dan domisili Uni Soviet di Eropa Timur, Rusia, dan Jerman.
2.      Hubungan secara menyeluruh (global) dan kawasan (ragional)
3.      Berdirinya beberapa lembaga
4.      Munculnya ketergantungan satu sama lain
5.      Akhir semangat sistem hubungan internasional bipolar, dan timbul sistem hubungan internasioal multipolar
6.      Lahirnya system ekonomi yang kuat.

Daftar pustaka:
Djaja, Wahjudi. 2012. Sejarah Eropa dari Eropa Kuno hingga Eropa Modern. Yogyakarta: Penerbit Ombak
http://www.scribd.com /doc/154895371/sejarah-perang-dingin#scribd
Ida Nurjannah/PIS/B

Sejalan dengan pesat perkembangan islam di Asia dan Afrika ,Islam juga menyebar di Eropa.yaitu melalui tiga jalan sebagai berikut.pertama ,jalan barat,yakni dilakukan dari Afrika utara melalui semenanjung Iberia dibawah pimpinan Thariq bin Ziyad (711).bahkan tentara islam dapat melewati pegunungan Pirenia yang akhirnya ditahan oleh tentara Prancis dibawah pimpinan Karel Martel di Kota Poitiers (732).Akhirnya ,pemerintahan Khalifah Umayyah memimpin di semenanjung Iberia yang di kenal dengan bani Umayah II (711-1492) dengan ibu kotanya Cordoba.

Kedua jalan tengah ,yakni di lakukan dari Tunisia melalui Sisilia menuju semenanjung Apenina .Islam dapat menduduki Sisilia dan italia selatan ,tetapi dapat direbut kembali oleh bangsa Nordia pada abad ke-13.ketiga,jalur timur,dimana pada pada 1453 ,Turki di bawah pimpinan Sultan Muhammad II berhasil menaklukkan Byzantium dengan terlebih dahulu menyerang Konstatinopel dari arah belakang yakni laut hitam sehingga mengejutkan tentara Byzantium Timur .Dari Byzantium ,tentara Turki Usmani terus melakukan Perlawanan sampai ke kota Wina di Austria.setelah itu,tentara Turki Usmani mundur kembali ke semenanjung Balkan dan menguasai daerah ini selama kurang lebih empat abad.Baru pada abad ke -19,daerah ini berhasil melepaskan diri dari kekuasaan islam .Akan tetapi,Kota Konstatinopel masih tetap di kuasai Dinasti Umayyah dan berubah menjadi Istanbul.
A. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan
Sesungguhnya Eropa banyak berhutang budi pada Islam karena banyak sekali peradaban Islam yang mempengaruhi Eropa, seperti dari spanyol, perang salib dan sisilia. Spanyol sendiri merupakan tempat yang paling utam bagi Eropa dalam menyerap ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam, baik dalam bentuk politik, sosial, ekonomi, kebudayaan dan pendidikan. Beberpa perkembangan Islam antara lain sebagai berikut.
1.        Bidang politik
Terjadi balance of power karena di bagian barat terjadi permusuhan antara bani Umayyah II di Andalusia dengan kekaisaran karoling di Perancis, sedangkan di bagian timur terjadi perseteruan antara bani Abbasyah dengan kekaisaran Byzantium timur di semenanjung Balkan. Bani Abbasyah juga bermusuhan dengan Bani Umayyah II dalam perebutan kekuasaan pada tahun 750 M. Kekaisaran Karoling bermusuhan dengan kekaisaran Byzanium timur dalam memperebutkan Italia. Oleh karena itu terjadilah persekutuan antara Bani Abbasyah dengan kekaisaran Karoling, sddangkan bani Umayyah II bersekutu dengan Byzantium Timur. Persekutuan baru berakhir setelah terjadi perang salib (1096-1291)
2.        Bidang Sosial Ekonomi
Islam telah menguasai Andalusia pada tahun 711 M dan Konstantinopel pada tahun 1453 M. Keadaan ini mempunyai pengaruh besar terhadap pertumbuhan Eropa. Islam berarti telah menguasai daerah timur tengah yang ketika itu menjadi jalur dagan dari Asia ke Eropa. Saat itu perdagangan ditentukan oleh negara-negara Islam. Hal ini menyebabkan mereka menemukan Asia dan Amerika
3.        Bidang Kebudayaan
Melalui bangsa Arab (Islam), Eropa dapat memahami ilmu pengetahuan kuno seperti dari Yunani dan Babilonia. Tokoh tokoh yang mempengaruhi ilmu pengetahuan dan kebudayaan saat itu antara lain sebagai berikut.
a.        Al Farabi (780-863M)
Al Farabi mendapat gelar guru kedua (Aristoteles digelari guru pertama). Al Farabi mengarang buku, mengumpulkan dan menerjemahkan buku-buku karya aristoteles
b.       Ibnu Rusyd (1120-1198)
Ibnu Rusyd memiliki peran yang sangat besar sekali pengaruhnya di Eropa sehingga menimbulkan gerakan Averoisme (di Eropa Ibnu Rusyd dipanggil Averoes) yang menuntut kebebasan berfikir. Berawal dari Averoisme inilah lahir roformasi pada abad ke-16 M dan rasionalisme pada abad ke-17 M di Eropa. Buku-buku karangan Ibnu Rusyd kini hanya ada salinannya dalam bahasa latin dan banyak dijumpai di perpustakaan-perpustakaan Eropa dan Amerika. Karya beliau dikenal dengan Bidayatul Mujtahid dan Tahafutut Tahaful.
c.        Ibnu Sina (980-1060 M)
Di Eropa, Ibnu Sina dikenal dengan nama Avicena. Beliau adalah seorang dokter di kota Hamazan Persia, penulis buku-buku kedokteran dan peneliti berbagai penyakit. Beliau juga seorang filsuf yang terkenal dengan idenya mengenai paham serba wujud atau wahdatul wujud. Ibnu Sina juga merupakan ahli fisika dan ilmu jiwa. Karyanya yang terkenal dan penting dalam dunia kedokteran yaitu Al Qanun fi At Tibb yang menjadi suatu rujukan ilmu kedokteran
d.  Bidang Pendidikan
Banyak pemuda Eropa yang belajar di universitas-unniversitas Islam di Spanyol seprti Cordoba, Sevilla, Malaca, Granada dan Salamanca. Selama belajar di universitas-universitas tersebut, mereka aktif menterjemahkan buku-buku karya ilmuwan muslim. Pusat penerjemahan itu adalah Toledo. Setelah mereka pulang ke negerinya, mereka mendirikan seklah dan universitas yang sama. Universitas yang pertama kali berada di Eropa ialah Universitas Paris yang didirikan pada tahun 1213 M dan pada akhir zaman pertengahan di Eropa baru berdiri 18 universitas. Pada universitas tersebut diajarkan ilmu-ilmu yang mereka peroleh dari universitas Islam seperti ilmu kedokteran, ilmu pasti dan ilmu filsafat
Banyak gambaran berkembangnya Eropa pada saat berada dalam kekuasaan Islam, baik dalm bidang ilmu pengetahuan, tekhnologi, kebudayaan, ekonomi maupun politik. Hal-hal tersebut antara lain sebagai berikut.
1.        Seorang sarjana Eropa, petrus Alfonsi (1062 M) belajar ilmu kedokteran pada salah satu fakultas kedokteran di Spanyol dan ketika kembali ke negerinya Inggris ia diangkat menjadi dokter pribadi oleh Raja Henry I (1120 M). Selain menjadi dokter, ia bekerja sama dengan Walcher menyusun mata pelajaran ilmu falak berdasarkan pengetahuan sarjan dan ilmuwan muslim yang didapatnya dari spanyol. Demikin juga dengan Adelard of Bath (1079-1192 M) yang pernah belajar pula di Toledo dan setelah ia kembali ke Inggris, ia pun menjadi seorang sarjan yang termasyhur di negaranya
2.        Cordoba mempunyai perpustakaan yang berisi 400.000 buku dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan
3.        Seorang pendeta kristen Roma dari Inggris bernama Roger Bacon (1214-1292 M) mempelajari bahasa Arab di Paris (1240-1268 M). Melalui kemampuan bahasa Arab dan bahasa latin yang dimilikinya, ia dapat membaca nasakah asli dan menterjemahkannya ke dalam berbagai ilmu pengetahuan, terutama ilmu pasti. Buku-buku asli dan terjemahan tersebut dibawanya ke Universitas Oxford Inggris. Sayangnya, penerjemahan tersebut di akui sebagai karyanya tanpa menyebut pengarang aslinya. Diantara bukuyang diterjemahkan antara lain adalah Al Manzir karya Ali Al Hasan Ibnu Haitam (965-1038 M). Dalam buku itu terdapat teori tentang mikroskop dan mesiu yang banyak dikatakan sebagai hasil karya Roger Bacon.
4.        Seorang sarjana berkebangsaan Perancis bernama Gerbert d'Aurignac (940-1003 M) dan pengikutnya, Gerard de Cremona (1114-1187 M) yang lahir di Cremona, Lombardea, Italia Utara, pernah tinggal di Toledo, Spanyol. Dengan bantuan sarjana muslim disana , ia berhasil menerjemahkan lebih kurang 92 buah buku ilmiah Islam ke dalam bahasa latin. Di antara karya tersebut adalah Al Amar karya Abu Bakar Muhammad ibnu Zakaria Ar Razi (866-926 M) dan sebuah buku kedokteran karangan Qodim Az Zahrawi serta buku Abu Muhammad Al baitar berisi tentang tumbuhan. Sarjana-sarjana muslim tersebut mengajarkan penduduk non muslim tanpa membeda-bedakan agama yang mereka anut
5.        Apabila kerajaan-kerajaan non muslim mengalahkan kerajaan-kerajaan Islam, maka yang terjadi adalah pembumihangusan kebudayaan Islam dan pembantaian kaum muslim. Akan tetapi, apabila kerajaan-kerajaan Islam yang menguasai kerajaan non muslim, maka penduduk negeri tersebut diperlakukan dengan baik. Agama dan kebudayaan merekapun tidak terganggu
6.        Banyak sarjana-sarjana muslim yang berjasa karena telah meneliti dan mengembangkan ilmu pengetahuan, bahkan karya mereka diterjemahkan ke dalam bahasa Eropa meskipun ironisnya diakui sebagai karya mereka sendiri.
Akibat atau pengaruh dari perkembangan ilmu pengetahuan Islam ini menimbulkan kajian filsafat Yunani di Eropa secara besar-besaran dan akhirnya menimbulkan gerakan kebangkitan atau renaissans pada abad ke-14. berkembangnya pemikiran yunani ini melalui karya-karya terjemahan berbahasa arab yang kemudian diterjemahkan kembali ke dalam bahasa latin. Disamping itu, Islam juga membidani gerakan reformasi pada abad ke-16 M, rasionalisme pada abad ke-17 M, dan aufklarung atau pencerahan pada abad ke-18 M.
Nasib kaum muslim di Spanyol sepeninggal Abu Abdullah Muhammad dihadapakan pada beberapa pilihan antara lain masuk ke dalam kristen atau meninggalkan spanyol. Bangunan-bangunan bersejarah yang dibangun oleh Islam diruntuhkan dan ribuan muslim mati terbunuh secara tragis. Pada tahun 1609 M, Philip III mengeluarkan undang-undang yang berisi pengusiran muslim secara pakasa dari spanyol. Dengan demikian, lenyaplah Islam dari bumi Andalusia, khusunya Cordoba yang menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan di barat sehingga hanya menjadi kenangan.
B. Hikmah Sejarah Perkembangan Islam pada Abad Pertengahan
Ada beberapa manfaat yang dapat kita ambil dari sejarah perkembangan Islam pada abad pertengahan, diantaranya sebagai berikut.
1.      Meskipun Bani Umayyah telah dihancurkan oleh Bani Abbasyah, perluasan wilayah Islam masih terus dilanjutkan sehingga dengan demikian kebudayaan Islam tetap berkembang di Eropa. Hal tersebut menandakan bahwa semangat kaum muslim dalam meraih cita-cita sangat tinggi sehingga melahirkan persatuan dan kesatuan yang sangat dibutuhkan dalam mewujudkan hal tersebut. Hal ini terbukti dalam setiap perluasan wilayah, kaum muslim mampu menguasai Spanyol dalam waktu sekitar delapan abad (711-1492 M) dan menguasai Semenanjung Balkan sekitar 4 abad (1453-1918 M)
2.      Niat yang tulus ketika melakukan sesuatu karena Allah sangat dibutuhkan, ketika niat telah berubah menjadi orientasi terhadap kekuasaan atau harta, maka dengan cepat kehancuran akan menimpa. Hal tersebut telah banyak dibuktikan pada peristiwa-peristiwa runtuhnya daulah bani Umayyah, bani Abbasyah, dan bani Umayyah II di Andalusia serta kerajaan atau pemerintahan lain dimanapun berada
3.      Penaklukan wilayah yang demikian luas dilakukan oleh kaum muslim saat itu berdasarkan pada permintaan penduduk suatu negara yang ditindas oleh pemimpin mereka sendiri. Hal tersebut dikarenakan penduduknya berada dibawah pemerintahan yang zalim atau karena kerajaan tersebut telah mengganggu wilayah-wilayah Islam. Oleh karena itu, kaum muslim telah bertindak sebagai pembebas masyarakat suatu negara dari tindakan pemerintah mereka yang sewenag-wenang dan bukan bertindak sebagai penjajah atas suatu negara. Penduduk yang dibebaskan tetap diberikan keleluasan untuk menjalankan agama atau kepercayaan mereka masing-masing meskipun upaya penyebaran agama Islam senantiasa dilakukan.
4.      Islam memiliki kontribusi yang sangat besar dalam upaya menyebarkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Eropa memiliki kemajuan saat ini salah satunya disebabkan jasa sarjana-sarjana muslim yang telah menjadi mata rantai perkembangan ilmu pengetahuan kepada masyarakat Eropa saat itu.
C. Penghayatan terhadap Sejarah Kebudayaan Islam pada Abad Pertengahan
Ada banyak perilaku yang pat diterapkan sebagai cerminan penghayatan terhadap sejarah perkembangan Islam di abad pertengahan yakni antara lain sebagai berikut.
1.      Sejarah merupakan pelajaran bagi manusia agar di kemudian hari perilaku atau perbuatan kaum muslim yang membuat kaum muslim dan umat manusia lainnya menderita tidqak terulang lagi. Lemahnya persatuan umat Islam dapat dijadikan celah pihak lain untuk memundurkan peran kaum muslim, baik dari kancah perekonomian maupun politik. Oleh karena itu, umat Islam hendaknya mampu mengubah tata kehidupannya yang seimbang antara kepentingan duniawi dan ukhrawinya serta senantiasa meningkatkan wawasan keislamannya melalui rujukan Al Qur'an dan Hadis.
2.      Umat Islam harus mengambil pelajaran dari negara barat. Mereka semula jauh tertinggal dibandingkan dengan kemajuan peradaban dan ilmu pengetahuan umat Islam, tetapi kemudian mereka dapat mengejar kemajuan peradaban dan ilmu pengetahuan umat Islam. Invasi Islam terhadap Eropa seperti andalusia dan Semenanjung Balkan selama berabad-abad telah memotifasi barat untuk mempelajari ilmu pengetahuan, tekhnologi dan kebudayaannya
3.      Keberadaan cendekiawan pada masa perkembangan Islam abad pertengahan seperti Ibnu Sina, Al Farabi, dan Ibnu Rusyd haurs menjadi inspirasi dan inovasi bagi uamt Islam untuk terus mempelajari berbagai disiplin ilmu demi melanjutkan cita-cita perjuangan tokoh-tokoh muslim pada abad pertengahan tersebut sehingga Islam mampu membawa rahmat bagi seluruh dunia.
D. Pengaruh Sejarah Islam Abad Pertengahan terhadap Umat Islam Indonesia
Jauh sebelum Islam masuk ke Indonesia, bangsa Indonesia telah memeluk agama hindu dan budha disamping kepercayaan nenek moyang mereka yang menganut animisme dan dinamisme. Setelah Islam masuk ke Indonesia, Islam berpengaruh besar baik dalam bidang politik, sosial, ekonomi,maupun di bidang kebudayaan yang antara lain seperti di bawah ini.
  1. Pengaruh Bahasa dan Nama
Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan sangat banyak dipengaruhi oleh bahasa Arab. Bahasa Arab sudah banayk menyatu dalam kosa kata bahasa Indonesia, contohnya kata wajib, fardu, lahir, bathin, musyawarah, surat, kabar, koran, jual, kursi dan masker. Dalam hal nama juga banyak dipakai nama-nama yang berciri Islam (Arab) seperti Muhammad, Abdullah, Anwar, Ahmad, Abdul, Muthalib, Muhaimin, Junaidi, Aminah, Khadijah, Maimunah, Rahmillah, Rohani dan Rahma.
  1. Pengaruh Budaya, Adat Istiadat dan Seni
Kebiasaan yang banyak berkembang dari budaya Islam dapat berupa ucapan salam, acara tahlilan, syukuran, yasinan dan lain-lain. Dalam hal kesenian, banyak dijumpai seni musik seperti kasidah, rebana, marawis, barzanji dan shalawat. Kita juga melihat pengaruh di bidang seni arsitektur rumah peribadatan atau masjid di Indonesia yang banayak dipengaruhi oleh arsitektur masjid yang ada di wilayah Timur Tengah.
  1. Pengaruh dalam Bidang Politik
Pengaruh inin dapat dilihat dalam sistem pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia seperti konsep khilafah atau kesultanan yang sering kita jumpai pada kerajaan-kerajaan seperti Aceh, Mataram. Demak, Banten dan Tidore
  1. Pengaruh di bidang ekonomi
Daerah-daerah pesisir sering dikunjungi para pedagang Islam dari Arab, Parsi,dan Gujarat yang menerapkan konsep jual beli secara Islam. Juga adanya kewajiban membayar zakat atau amal jariyah yang lainnya, seperti sedekah, infak, waqaf, menyantuni yatim, piatu, fakir dan miskin. Hal itu membuat perekonomian umat Islam semakin berkembang.
Daftar Pustaka:
Djaja, Wahjudi. 2012. Sejarah Eropa dari Eropa Kuno hingga Eropa Modern. Yogyakarta: Penerbit Ombak
Supriyadi,Dedi. 2008. Sejarah Peradaban Islam. Bandung: CV Pustaka Setia