Tampilkan postingan dengan label Audio. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Audio. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 September 2014

loudness control





     P1 10K Linear Potentiometer (Dual-gang/stereo)
    R1,R6,R8 100K 1/4W Resistor
    R2 27K 1/4W Resistor
    R3,R5 1K 1/4W Resistor
    R4 1M 1/4W Resistor
    R7 20K 1/2W Trimmer Cermet
    C1 100nF 63V Kapasitor
    C2 47nF 63V Kapasitor
    C3 470nF 63V Kapasitor
    C4 15nF 63V Kapasitor
    C5,C9 1�F 63V Kapasitors
    C6,C8 47�F 63V Kapasitors
    C7 100pF 63V Kapacitor
    IC1 TL072 Dual BIFET Op-Amp
    SW1 DPDT Switch (4 pole)



source: circuit-finder

Senin, 03 Februari 2014

Rangkaian intercom ini bisa digunakan untuk komunikasi dua arah, sehingga tidak memerlukan PTT switch seperti intercom pada umumnya. 

intercom 2 ways system


Gambar 1 menunjukkan blok diagram sistem intercom dan gambar 2 menunjukkan rangkaiannya. Intercom ini memiliki dua channel yaitu unit 1 dan unit 2. Seperti yang terlihat pada gambar 2. Gain dari kedua penguat (IC1 & IC2) sekitar 200 sehingga cocok menggunakan condenser mic. 



Rangkaian yang terdiri dari transistor T1 berfungsi untuk memperkuat sinyal rendah yang dihasilkan dari mic, transistor BC547 memiliki noise rendah namun gain-nya cukup tinggi.
Nilai resistor R11 ditentukan dengan menyesuaikan tegangan antara kolektor dan emitor T1 yaitu sekitar setengah dari tegangan catu daya. Resistor R12 harus memiliki nilai yang rendah. Sebagai contoh, jika emitor T1 terhubung ke ground, nilai R12 bisa rendah mencapai 1K ohm (umumnya, memiliki rentang 680 ohm - 4,3K ohm). Preamplifier bisa dikacaukan oleh frekuensi yang sangat besar. Jadi, gunakan nilai R1 yang relatif kecil agar input tidak mudah terpengaruh oleh noise elektromagnet. 

IC LM386 berfungsi untuk memperkuat sinyal suara yang keluar melalui speaker, besar volume suara bisa diatur melalui VR1. 


Senin, 11 November 2013

Volume control digital ini tidak menggunakan potensio untuk menaikkan atau menurunkan volume audio, dan hampir tidak ada noise dalam rangkaian. Sebaliknya, volume audio dikendalikan dengan menekan tombol pushbotton UP dan Down. Rangkaian sederhana ini akan menjadi sentuhan yang bagus untuk setiap proyek audio yang di rumah. 

Komponen:
C1________0,1uF Kapasitor Keramik
U1________DS1669 IC potensio digital (lihat datasheet)
S1, S2_____Pushbotton switch

IC DS1669 merupakan rheostat digital produk dari Dallas Semiconductor. Proses pengaturan volume audio dilakukan dengan cara menekan S1 untuk UP dan S2 untuk Down. Sinyal input pada pin1 tidak boleh kurang dari -0,2 volt.

Senin, 17 Juni 2013


Rangkaian penguat audio ini berguna dalam ruang kelas untuk mengurangi ketegangan perkuliahan, jika lingkungan sekitarnya berisik. Rangkaian ini menggunakan power amplifier IC LM380 yang bisa memberikan output 2 watt 8 ohm dan cukup digunakan di ruangan dengan kapasitas terbatas. Amplifier ini bersifat portabel dan seluruh rangkaian serta baterai dapat dikemas dalam kotak speakernya.

Rangkaian pre-amplifier menggunakan transistor NPN BC548 dan power amplifier menggunakan IC LM380. Input mikrofon dapat menggunakan jack audio. Sinyal suara akan diperkuat oleh T1 kemudian dialirkan ke IC1 melewati volume control VR1. Kapasitor C3 berfungsi untuk mengurangi suara dengung pada speaker.
 

LM380 adalah sebuah penguat audio yang umum digunakan dan penguatannya secara internal ditetapkan pada 34 dB dan bekerja dengan tegangan 5 sampai 22vdc. 

Rangkaian dapat menggunakan baterai 9 volt. Jika rangkaian digunakan untuk waktu yang lebih lama, bisa menggunakan baterai 6v 4,5 Ah yang dapat di recharge, hanya saja rangkaian membutuhkan tambahan konektor untuk input charger.

Selasa, 11 Juni 2013

Pada rangkaian ini menggunakan op-amp untuk membentuk audio level meter dengan delapan LED. Op-amp yang digunakan dalam rangkaian ini adalah IC LM324. IC ini cukup dikenal sebagai penguat audio dan banyak dijual di toko-toko elektronik.




Resistor-resistor yang terdapat di rangkaian ini sangat penting supaya LED bisa menyala pada level audio yang berbeda. Nilai resistor yang terdapat pada gambar merupakan nilai yang sangat sesuai, jangan menggantinya apalagi melebihi 5K karena LED tidak akan dapat menyala. Rangkaian ini mudah dikembangkan dengan penguatan lebih dan tidak terpaku pada IC LM324 saja. Setiap IC op-amp bisa digunakan asalkan memiliki karakteristik yang sesuai.

Resistor 33K yang terdapat pada rangkaian berfungsi untuk menjaga sinyal input pada level rendah. Sedangkan potensio 50K dapat berfungsi untuk mengatur sensitifitas rangkaian.

Rabu, 24 April 2013

Microphone Pre-amplifier dipakai untuk menguatkan sinyal audio yang dihasilkan dari microphone. Rangkaian tersebut dapat dipasang pada input power amplifier. Dengan tegangan kerja yang kecil, rangkaian ini dapat menggunakan baterai 9VDC. Berikut ini adalah rangkaian preamp mic sederhana yang cukup simpel dirangkai dan portable. 


Daftar Komponen:
    P1 = 2.2K
    R1 = 100K
    R2 = 100K
    R3 = 100K
    R4 = 8.2K
    R5 = 68R
    R6 = 6.8K
    R7 = 1K
    R8 = 1K
    R9 = 150R
    C1 = 1uF-63V
    C2 = 100uF-25V
    C3 = 100uF-25V
    C4 = 100uF-25V
    C5 = 22uF-25V
    Q1 = BC560
    Q2 = BC550

Rangkaian di atas memiliki tingkat noise yang rendah dan gain yang tinggi karena penguatan dilakukan secara dua tahap menggunakan transistor NPN dan PNP. Selain itu juga memiliki umpan balik negatif melalui R6 untuk stabilisasi penguatan sinyal. Level output dilemahkan melalui P1, dalam waktu yang bersamaan gain akan berkurang karena hambatan R5 bertambah. Hal ini membantu dalam memperoleh input gema yang besar dan memungkinkan untuk mengatasi range sumber input yang lebar (0,2 sampai 200mV RMS untuk 1V RMS output).

Selasa, 23 April 2013

Berikut ini adalah blok diagram load speaker aktif Amplifier MP3 150 Watt Untuk Car Audio. IC LF353 akan memecah sinyal audio menjadi tiga band dan kemudian sinyal-sinyal tersebut diperkuat oleh IC LA47536. Dalam pengaturan stereo, amplifier ini dapat mengangkat 8 unit speaker high sound sehingga akan menghasilkan dentuman suara yang dahsyat.

Blok Diagram
Pre-amp and Tone Control
Pada rangkaian pre-amp dan tone controller memakai dua buah IC LF353. IC ini memiliki dua operational amplifier masukan JFET. Penguat pertama berperan sebagai pre-amp untuk memperkuat sinyal audio dari MP3 player. Kemudian tiga op-amp yang lain berperan sebagai pemecah sinyal audio tersebut menjadi tiga bandwidth yaitu bass, medium dan treble yang besarannya dapat disesuaikan melalui RV1, RV2 dan RV3.
pre-amp plus tone controller
Power Amplifier
Untuk power menggunakan IC LA47536. IC ini memang sudah didesain khusus untuk power amplifier pada kendaraan yang dapat menghasilkan empat channel suara. IC ini juga memiliki fitur yang paling dibutuhkan pada sistem audio kendaraan seperti standby switch, muting dan proteksi circuit pada setiap pin. Power supply yang dibutuhkan sebesar 12 VDC yang dapat diambil langsung dari accumulator kendaraan. Gambar terlihat seperti di bawah ini.




Ketika power amplifier dipasang di bagasi belakang, dibutuhkan sebuah switch untuk mengontrol work stop ampli tersebut. IC power ini memiliki standby mode di dalamnya melalui pin4 yang membutuhkan tegangan picu sekitar 2V dalam mengaktifkan amplifier. Transistor Q1 dan Q2 akan berfungsi ketika ampli dalam keadaan non-aktif sementara saat pengendara menyalakan lampu sign, lampu belakang atau saat menginjak rem. Karena menyalanya lampu di bagian belakang akan mengaktifkan Q2 yang kemudian memicu Q1 untuk menghasilkan tegangan >2V pada pin4 untuk mengaktifkan amplifier. 

Source: zen22142.zen
Daftar Komponen:
P1
R1, R5
R2, R3, R4, R6
C1, C2, C6
C3, C7
C4, C5, C8
IC1
J1
SW1
B1
22 K (Potensio stereo/dual gang)
18K 1/4 watt (Resistor)
68K 1/4 watt (Resistor)
4,7uF/25V (Kapasitor elektrolit)
22pF (kapasitor keramik)
220uF/25 (kapasitor elektrolit)
NE5532 (low noise dual op-amp)
3,5 mm (Stereo jack socket)
SPST switch
Baterai 9 volt


Source: redcircuits

Senin, 22 April 2013

Rangkaian berikut ini membutuhkan catu daya +/- 9 volt DC dan pickup gitar ini memiliki impedansi yang tinggi. Oleh karena itu harus menggunakan kabel gitar yang kualitasnya bagus


Input dari gitar masuk melalui kapasitor C1 100nF, dan R1 mengatur impedansi input pada penguat pertama U1 sebesar 10 mega ohm untuk menghidari efek shunt. Penguatan pada U1 disesuaikan oleh R2 dan R3 dan kapasitor C3 akan mengontrol frekuensi pada penguatan ini.

Sinyal input yang sudah diperkuat tersebut masuk melalui C1 dan VR1 yang berfungsi untuk mengatur besaran gain yang diinginkan. Kini sinyal akan melewati jaringan tone control dimana VR2 untuk mengatur bass dan VR3 mengatur treble. Penguat non inverting yang berikutnya U2 adalah sebagai penguat akhir, dimana output dari penguatan berkisar 24dB.

Minggu, 21 April 2013


Berikut ini adalah rangkaian amplifier yang tidak memakan banyak power. Rangkaian ini menggunakan IC TDA2003 yang mudah didapatkan dan cukup simpel dirakit. IC ini adalah produk ST Micro Electronics yang memiliki banyak keunggulan sperti perlindungan short circuit pada setiap pin, thermal over range dsb.


Pada gambar di atas, masing-masing IC dirangkai sebagai amplifier mono yang dioperasikan oleh catu daya 12 VDC. R2 dan R3 membentuk sebuah jaringan feedback yang mengatur nilai penguatan (gain). Kapasitor C7 sebagai penyelaras sinyal input audio dan C5 penyelaras speaker pada output ampli. Kapasitor C4 digunakan untuk memaksimalkan proses pembuangan riak tegangan saat C1 dan C2 melakukan filterisasi pada power supply. C3 dan R1 berperan untuk mengatur pemotongan frekuensi  atas. Sedangkan C6 dan R4 berfungsi untuk menstabilkan frekuensi output dan mencegah osilasi.

Source: circuitstoday
Berikut ini adalah rangkaian penguat subwoofer yang sepenuhnya diperkuat oleh beberapa transistor dan dapat mengangkat speaker output 100 watt 12 inch. 

Transistor Q1 dan Q2 membentuk sebuah pre-amplifier atau penguat input audio. Sedangkan Q4 sampai dengan Q7 merupakan penguat output. Karena tidak menggunakan IC, menjadikan rangkaian ini mudah untuk dirangkai. 




Catu daya yang dibutuhkan adalah dual power supply +35 VDC/-35 VDC dengan kapasitas arus 5 Ampere. Rangkaian ini menyerap arus yang cukup besar sehingga transistor Q4 sampai Q7 harus menggunakan peredam panas (Heatsink). Semua kapasitor elektrolit yang digunakan memiliki rentang tegangan 100 volt. Skema dapat dilihat seperti berikut.


Source: circuitstoday

Sabtu, 20 April 2013

Perlu diketahui bahwa lingkungan yang tidak bersih dapat menjadi tempat berpesta bagi hama, tidak terkecuali serangga. Perkembangan teknologi yang pesat saat ini tidak akan mampu menyelamatkan lingkungan jika kita terlalu malas untuk menjaga kebersihan lingkungan yang kita singgahi. Oleh karena itu solusi pertama untuk mengatasi gangguan dari serangga adalah menciptakan lingkungan yang bersih dan sebagai tambahannya berikut ini ada sebuah alat pengusir serangga yang bekerja menggunakan gelombang ultrasonik. 


 
Alat pengusir atau pencegah gigitan serangga sudah ada sejak lama, dahulu orang-orang menggunakan ramuan atau rempah-rempah sebagai obat anti serangga, dan masyarakat modern cenderung menggunakan kelambu, lotion anti serangga atau raket pengusir serangga. Meskipun sudah banyak cara dan produk yang bisa didapatkan di pasaran, terkadang kita masih merasa butuh inovasi untuk mengatasi gangguan serangga.
 
Rangkaian Pengusir serangga
Komponen:
IC1 = NE555
R1 = 470 K
R2 - R3 = 100
R4 - R5 = 1 K
R6 = 47
C1 = 10 uF/25V
C2 = 1000 uF/25V
C3 = 0,01 uF (keramik)

Source: jitutechnology

Selasa, 16 April 2013

Rangkaian subwoofer filter sederhana yang dapat diaktifkan dengan tegangan 12 VDC. Rangkaian ini merupakan low pass filter yang frekuensinya dapat diatur antara 60 sampai 160 Hz.




Subwoofer Filter Tl072

Rangkaian ini menggunakan IC op-amp TL072. Dari kedua op-amp yang ada di dalamnya, IC1A berperan sebagai buffer. Dua input audio pertama-tama digabung dan setelah itu dialirkan ke input IC1A menggunakan saklar DPDT S1 (Double Pole Double Throw). Saklar S1 adalah saklar pengontrol fase yang dapat digunakan untuk menyalurkan subwoofer pada speaker yang lain. Ketika S1 berada pada posisi 2, pergeseran fase 180 derajat akan diinduksikan. Potensio R7 dapat digunakan untuk mengatur levelnya. IC1B akan membentuk low pass filter yang frekuensinya dapat diatur melalui potensi R13.




Pin description of TL072

Notes:
Rangkaian membutuhkan tegangan kerja 12 VDC
Kapasitor C5 dan C6 harus menggunakan kapasitor milar
Potensio R13 berfungsi untuk mengatur pass frequensy
Potensio R7 berfungsi untuk mengatur level