Cinta Agama Urusan Akhirat, Cinta Dunia Bukan Urusan Agama ?

Sekedar menjawab pertanyaan netizen yang mendadak fanatik agama, kadang entah apa yang difikirkan netizen sehingga menggangap urusan agama itu urusan akhirat, sedangkan apapun yang kita lakukan didunia ini akan di minta pertanggungjawabkan kelak di akhirat.

Netizen : Segalanya ?
Admin : iya segalanya yang kamu urus didunia, termasuk menulis status di facebook kepada orang yang dengan maksud ia akan melupakan perkara duniawi, bagaimana jika setelah membaca tulisanmu ia menghilangkan cinta pada dunia, menghilangkan cinta pada anak dan istri, menghilangkan cinta pada pekerjaan dan hilang cinta pada seluruh ciptaan allah ? Sementara semua itu amalan yang ada di suci kita, tentu statement netizen itu ngawur sekali.

Allah menciptakan manusia untuk menjadi khalifah di muka bumi.yang berarti setiap manusia menjadi pemimpin diatas bumi.

Al-Qur'an menggunakan kata Khalifah untuk dua makna. Pertama yakni ketika Allah hendak menciptakan manusia yang termaktub dalam QS Al-Baqarah: 30: "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Yang dimaksud di sini adalah manusia yakni Nabi Adam AS sehingga manusia adalah Khalifah.

Kalimat TS salah, seharusnya kita tidak boleh menuruti nafsu duniawi bukan menggunakan kalimat mencintai dunia, karena manusia ditugaskan menjaga segala ciptaan di muka bumi, karena mencintai ciptaan allah bisa berarti rasa syukur kita kepada allah.

Kalau Pemikiran salah seperti TS diterima seluruh umat muslim mungkin islam tidak akan berkembang, tidak ada perusahaan syariah tidak ada perusahaan yang bergerak di bidang penelitian karena ia menghindari cinta pada dunia.

Beramal itu urusan sosial (dunia)
Bekerja untuk mencari rezeki (dunia)
Sholat dan sedekah itu juga sebenarnya urusan dunia, cuma kebanyakan orang belum paham dampak positif dari sholat, sebenarnya sholat itu untuk kebaikan manusia dan ini juga termasuk urusan manusia dengan allah selama didunia.

Rasanya ngawur jika ada yang bilang urusan akhirat seolah-olah ia sedang berada di akhirat...

Posting Komentar

0 Komentar