Sejarah dan Istilah BULE

Asal-usul

Bagi bangsa Romawi kuno atau juga orang-orang Jerman pada umumnya, keturunan mereka yang memiliki karakteristik seperti disebut di atas adalah masuk dalam Suku Bangsa Arya atau salah astu yang masuk dalam ras Kaukasoid dan merasa lebih unggul dibandingkan dengan orang-orang yang berasal dari ras Mongoloid atau Negroid. Dan, khususnya di Indonesia, para pendatang asing seperti ini lebih dikenal dengan nama bule.

Lantas kenapa mereka dipanggil atau dikenal dengan istilah bule daripada harus menyebutnya sebagai pendatang atau orang asing. Bule lebih banyak digunakan karena mudah di ingat dan tersemat untuk orang-orang yang memiliki karakteristik fisik seperti itu.

Sejarah kata

Kata bule berasal dari kata bulai atau istilah untuk menyebut orang yang memiliki kelainan kulit yang dikarenakan kurangnya zat pigmen dalam kulit atau dalam bahasa umum disebut albino. Akan tetapi, terjadi perubahan makna ketika istilah ini ikut mengarungi waktu yang mana awalnya digunakan untuk menyebut orang albino, akhirnya digunakan sebagai istilah menyebut orang yang memiliki kulit putih, bertubuh tinggi besar, berhidung mancung dan berambut pirang.

Perubahan kata dari bulai menjadi bule sendiri juga digunakan sebagai penyederhana saja karena pada dasarnya masyarakat di Indonesia akan lebih mudah melafalkan suatu kata atau istilah asing dengan cara menyesuaikan cara ucapnya masing-masing.

Rasis

Banyak orang asing yang pada khususnya para ekspatriat atau orang-orang dari negara lain yang bekerja dan tinggal di Indonesia keberatan bahkan menganggap sebutan bule terhadap dirinya tersebut adalah suatu hal yang rasis, seperti contohnya penggunaan kata negro untuk orang berkulit hitam atau cina untuk orang yang berwajah oriental dan sebagainya.

Tidak sedikit orang asing merasa tersinggung ketika mendengar atau dipanggil dengan sebutan bule karena mereka akan merasa seperti dilecehkan dan disetarakan dengan orang-orang albino pada umumnya.

Refferensi : http://www.boombastis.com/sejarah-istilah-bule/75709

Posting Komentar

0 Komentar