Senin, 05 Desember 2016

Vapeku.net - Yup, kali ini kami dari Vapeku akan mencoba mengulas komponen vapor yang ada di dalam atomizer yang kebetulan sebelumnya sudah kami publikasikan juga mengenai apa itu atomizer. Bagi anda yang sedang membaca artikel ini ada baiknya sebagai pengantar kalian juga membaca tulisan sebelumnya tentang apa saja komponen vapor.

Sedikit pengingat saja, atomizer adalah salah satu rangkaian komponen vaporizer yang berfungsi sebagai tempat mengubah cairan liquid menjadi uap sehingga bisa kita hisap (penguapan). Atomizer atau clearomizer ini terdiri atas rangkaian koil, kapas vapor, dan cairan liquid. Dalam perkembangannya saat ini banyak sekali atomizer yang bisa di rangkai sendiri oleh si pengguna, dalam artian masing-masing komponen (koil atau kapas) dari atomizer bisa kita rebuild (bongkar pasang) sendiri tanpa harus membeli atomizer baru.  Nah atomizer jenis ini kemudian biasa kita sebut RBA atau rebuildable atomizer, jenis RBA ini juga paling laris di pasaran hingga saat ini karena memang lebih fleksibel dalam pengunaanya.

Pengertian RBA

Jadi secara teori pengertian RBA adalah salah satu jenis atomizer yang bisa kita rebuild sendiri tanpa harus membeli cadangan koil atau bahkan membeli atomizer baru. FYI aja nih hingga artikel ini kami tulis setidaknya ada 3 jenis RBA yang sudah beredar di pasaran yakni RDA, RTA, dan RDTA. Lebih jauh tentang ketiga jenis RBA tersebut akan kami jelaskan di bawah ini.

Perbedaan RDA RTA dan RDTA


1. RDA atau Rebuildable Driping Atomizer

Perbedaan RDA RTA dan RDTA
RDA Goon

Apa itu RDA? secara pengertian RDA pada vape adalah singkatan dari rebuildable driping atomizer yang mana cara kerjanya yaitu atomizer menguapkan liquid yang di tetes atau di drip pada kapas vapor dan koil. Jadi untuk jenis atomizer yang di tetes singkatnya di sebut RDA karena jenis atomizer ini tidak memiliki media tank sebagai penampung cairan liquid. Kasarnya pada cara kerja RDA liquid wajib di teteskan dahulu pada kapas sebagai media penampung, baru kemudian kita hisap. Siklusnya sedikit repot karena harus tetes hisap tetes hisap, namun banyak vapers meyakini jenis RDA dapat memberikan hasil flavor yang lebih baik (relatif sih). Beberapa RDA yang populer saat ini seperti RDA Goon, RDA Tsunami, RDA Maze dan lainnya.

Review RDA murah :


2. RTA atau Rebuidable Tank Atomizer

Beda RDA dan RTA
Mengisi Liquid di RTA

Apa itu RDA? RDA adalah atomizer yang cara kerjanya menguapkan liquid via kapas dengan cara di tetes baru di hisap, maka sebaliknya untuk RTA atau Rebuildable Tank Atomizer yang harus mengisi tanki dengan liquid baru kemudian di hisap. Tanki disini sebagai media penampung liquid sehingga lebih praktis tidak perlu tetes saat mau vaping. Secara teori pengertian RTA pada vapor adalah salah satu jenis atomizer RBA yang secara konsep menggunakan Tank sebagai wadah menampung liquid. Namun atomizer jenis RTA ini cukup simpel karena tidak perlu menetesi/driping kapas dan kawat koil dengan liquid sebelum vaping. Singkatnya RTA ini memiliki tank sebagai wadah liquid sehingga kita hanya perlu mengisi liquid saat tank sudah kosong.

Beberapa contoh RTA yang bagus :

  • Merlin Mini

Apa perbedaan RDA dan RTA?

  1. Perbedaan Rda dan Rta yang paling mencolok tentunya jika RDA hanya bisa di tetes di kapas karena tidak ada tank, sebaliknya untuk RTA hanya bisa di isi via tank. 
  2. Untuk beberapa device atomizer jenis Tank, RTA harus membeli koil pabrikan yang mana setingan lilitan dan ohm sudah di tentukan namun pada umumnya sama saja dengan RDA karena bisa recoil sendiri. [updated]

3. RDTA atau Rebuildable Driping Tank Atomizer

Beda RDA dan RDTA
RDTA Azeroth

Setelah paham apa itu RDA dan apa itu RTA, selanjutnya yakni atomizer jenis RDTA. Apa itu RDTA?
Pengertian RDTA adalah salah satu jenis atomizer yang memiliki tank dan juga memungkinkan pengguna untuk mengganti koil sendiri karena prinsip RDTA adalah menggabungkan prinsip kerja dari RDA dan RTA.
RDTA diklaim sebagai jenis atomizer yang fleksibel karena sudah support saat di tetes maupun dengan tank penampung liquid sehingga sangat cocok bagi kebanyakan vapers. Contoh RDTA yang saat ini banyak di gunakan antara lain :

  • RDTA Azeroth dari Coil Art
  • RDTA Combo Mage dari Coil Art
  • RDTA Avocado dari GeekVape

Kelebihan dan Kekurangan RDA RTA dan RDTA


Dari ketiga jenis RBA diatas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan karena ketiganya memang memiliki karakter dan prinsip kerja yang berbeda, nah detilnya akan kami coba ulas di bawah ini.

Kelebihan RDA

  • RDA cara kerjanya tetes dulu liquidnya ke kapas dan koil, hisap kemudian, tetes lagi, hisap lagi.
  • Lebih hemat liquid karena penggunaan seperlunya saat ingin vaping saja
  • Rasa yang di dapat lebih maksimal 
  • Uap/cloud lebih banyak 
  • Lebih menantang karena pengguna bisa mengulik detil koil dan kapas sesuai selera 
  • Biaya maintenance (ganti kawat, biaya ganti kapas)lebih murah karena bisa rebuild sendiri

Kekurangan RDA

  • Jenis RDA ini merupakan atomizer paling merepotkan karena harus selalu menetes liquid sebelum vaping
  • Pengguna di wajibkan memiliki pengalaman atau skill recoil.
  • Cap atomizer biasanya sering belepotan liquid sehingga harus sering di bersihkan
  • RDA tidak cocok bagi pengguna dengan mobilitas tinggi misalnya saat nyetir.


Kelebihan RTA
  • RTA cara kerjanya isi tank dengan liquid, hisap sampai habis, isi lagi tanknya.
  • Lebih simpel dan tidak repot karena tidak harus meneteskan liquid setiap kali ingin vaping
  • Atomizer jenis ini cenderung lebih bersih, tidak belepotan liquid

Kekurangan RTA

  • Lebih boros liquid karena pengguna merasa 'dimanjakan' untuk terus menerus vaping mengingat tidak perlu meneteskan liquid saat ingin vaping.
  • Rasa atau flavor yang di dapat kurang maksimal

Kelebihan RDTA

  • RDTA cara kerjanya bisa di tetes pada kapas atau bisa di isi tanknya, bisa keduanya baru kemudian hisap
  • Sangat fleksibel di bandingkan RDA atau RTA karena bisa di tetes dan bisa juga di isi ke tank.
  • Sensasi tantangan tetap ada karena pengguna bisa leluasa bereksperimen saat mengulik koil.
  • RDTA cenderung cocok bagi semua pengguna vapor, baik dengan mobilitas tinggi atau hanya sekedar daily vaping.
  • Rasa yang di dapat bisa maksimal

Nah dengan ulasan tentang perbedaan antara RDA RTA dan RDTA diatas diharapkan bisa menambah wawasan kita tentang vape khususnya jenis jenis atomizer yang saat ini beredar di pasaran. Jadi, anda ingin menggunakan RDA, RTA, atau RDTA?

0 Comments:

Posting Komentar

-Berkomentarlah yang baik dan rapi.
-Menggunakan link aktif akan dihapus.